Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Yuk, Kenali Pencetus Alergi pada si Kecil dan Cara Mencegahnya!

BABY  |  BRANDS  |  MY STORY  |  30 Jun '21


Apa itu alergi?

Alergi atau sensitivitas yang berlebihan terhadap jenis protein tertentu berpotensi menghambat tumbuh kembang optimal Si Kecil. Moms, bantu cegah sensitivitas si Kecil dengan menyiapkan nutrisi yang lengkap dan tepat.

Sebelum mempersiapkan nutrisi yang tepat untuk Si Kecil, Moms perlu terlebih dahulu mengenal jenis-jenis alergen dan faktor penyebab seorang anak memiliki alergi. Lebih lanjut, Moms juga perlu tahu risiko apa saja yang bisa terjadi pada Si Kecil bila alerginya kambuh.

Apa saja faktor penyebab alergi?

Beberapa jenis alergi pada anak yang umum ditemui adalah penyakit atopik seperti asma, dermatitis atopik, dan alergi makanan. Faktor penyebabnya bermacam-macam, namun penyebab utamanya adalah faktor genetik. Zave Chad, MD FRCPC dalam artikel “Allergies in children” yang dimuat dalam jurnal Paediatrics & child health, Volume 6, Isu 8, Oktober 2001 menyebutkan bahwa anak yang tidak memiliki kerabat dekat dengan alergi memiliki risiko 12% menderita alergi. Apabila salah satu orang tua memiliki alergi, risikonya meningkat menjadi 30% hingga 50%. Risiko ini semakin meningkat jika kedua orang tua memiliki alergi yaitu 50% hingga 80%.

Faktor lingkungan seperti terpapar bulu hewan, jamur, kecoa, serbuk sari, dan tungau dapat memicu alergi pada Si Kecil. Begitu pula dengan mengonsumsi sumber makanan yang dikenal sering menyebabkan alergi seperti telur, ikan, susu, kacang, dan kerang.

Apa risiko yang bisa dialami si Kecil jika alerginya kambuh?

 

Jika si Kecil menunjukkan gejala-gejala berikut, bisa jadi dia mengalami alergi:

· Gatal-gatal

· Batuk-batuk

· Bersin-bersin

· Ruam merah pada kulit

· Bengkak pada wajah, bibir, dan lidah

· Muntah-muntah

· Diare

· Susah bernapas

· Hilang kesadaran atau pingsan

Si Kecil yang mengalami alergi dan tidak segera diberikan perawatan berisiko terhambat pertumbuhannya. Bahkan, dia bisa mengalami gangguan psikologis dan perubahan perilaku.

Menurut dr. Ratih Puspita Sp.A, alergi dapat memicu perubahan perilaku ke arah dua kutub yang berlawanan. Kutub pertama adalah perubahan perilaku menjadi selalu kelelahan dan depresi; yang ditandai dengan Si Kecil cenderung pendiam dan murung.

Sementara itu, kutub lainnya mencakup anak yang cenderung menjadi banyak bergerak dan mudah terstimulasi apabila mengalami alergi. Anak di kutub kedua ini menunjukkan tanda-tanda perubahan perilaku menjadi mudah marah, sering menangis, berteriak, dan kadang memukul.

Seorang anak yang alergi secara umum mengalami peningkatan kesulitan adaptasi dengan lingkungan, gangguan konsentrasi dan memori, gangguan tidur, hingga stres. Pada anak-anak yang memiliki ADHD dan autisme, alergi yang tidak segera ditangani akan sangat menurunkan kualitas hidup mereka.

Apakah alergi bisa disembuhkan?

Belum ada obat atau perawatan tertentu yang bisa menyembuhkan alergi sepenuhnya. Obat-obatan yang ada hanya mampu meredakan gejala dan reaksi alergi yang muncul. Oleh sebab itulah, Moms perlu mengenali gejala dan alergen Si Kecil agar dapat mencegah alerginya kambuh. Misalnya saja, jika Si Kecil alergi telur, dia tidak boleh makan telur dan makanan yang mengandung telur.

Meski begitu, mencegah alergi Si Kecil kambuh dengan cara tidak memberikan makanan penyebab alergi kurang optimal dalam mendukung perkembangan Si Kecil. Bagaimanapun, nutrisi yang seharusnya didapat dari makanan tersebut harus diganti dengan sumber makanan lain yang mengandung nutrisi serupa. Moms juga perlu memberikan nutrisi yang bisa membantu mencegah sensitivitas atau alergi Si Kecil supaya tumbuh kembangnya optimal.

Apa saja nutrisi yang bisa membantu mencegah sensitivitas/alergi si Kecil?

  • Vitamin dan mineral

Kurangnya asupan nutrisi adalah salah satu kontributor terhadap lemahnya sistem imun manusia. Mikronutrien, yaitu vitamin dan mineral, berkontribusi penting terhadap pertumbuhan kulit dan lendir untuk melindungi organ tubuh dari zat luar tubuh, kekebalan seluler, dan produksi antibodi. Berikut ini beberapa vitamin dan mineral yang dapat membantu meningkatkan daya tubuh dan melawan penyakit beserta sumber makanannya:

Vitamin A: Berfungsi meningkatkan kemampuan sel imun untuk melawan mikroorganisme penyebab penyakit di usus. Sumber makanan kaya vitamin A misalnya wortel, pepaya, mangga, hati, kuning telur, dan sayuran hijau.

 

Vitamin B Kompleks: Istilah vitamin B kompleks digunakan untuk menyebut beberapa jenis vitamin B yaitu tiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), niasin (vitamin B3), asam pantotenat (vitamin B5), piridoksin (vitamin B6), biotin (vitamin B7), asam folat (vitamin B9), dan kobalamin (vitamin B12). Fungsi vitamin B kompleks yang berhubungan dengan sistem imun di antaranya menjaga kesehatan dan fungsi sistem saraf, mata, dan kulit, mendukung metabolisme tubuh, dan membantu pembentukan hemoglobin. Nutrisi vitamin B kompleks dapat diperoleh dari kacang kedelai, keju, biji-bijian utuh, beras, daging, ikan, kentang, brokoli, dan bayam.

Vitamin C: Fungsi vitamin C di antaranya meningkatkan daya tahan tubuh agar kuat melawan infeksi, melindungi dan menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan, dan membantu penyerapan zat besi. Sebagian besar buah-buahan dan sayur-sayuran mengandung vitamin C.

Vitamin D: Fungsi utama vitamin D adalah melindungi kesehatan gigi dan tulang. Tidak hanya itu, vitamin D juga dapat membantu meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh. Paparan sinar matahari merupakan sumber utama vitamin D. Sementara itu, makanan yang mengandung vitamin D di antaranya telur, produk olahan susu, hati, salmon, sarden, dan tongkol.

Vitamin E: Untuk anak-anak, vitamin E memiliki peran penting dalam membantu proses berjalan sempurna. Selain itu, vitamin yang bisa didapatkan dari bayam, brokoli, kedelai, gandum, dan kacang almond ini dapat menjaga sistem kekebalan tubuh dan menjaga kondisi pembuluh darah sehingga aliran darah tetap lancar.

Zinc: Mineral zinc mempercepat proses penyembuhan luka serta memiliki zat antioksidan yang mampu melawan serta mengurangi kerusakan akibat radikal bebas. Kacang almond, keju cheddar, bawang putih, daging merah, dan yogurt rendah lemak merupakan beberapa sumber makanan kaya zinc.

Zat besi: Selain berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak, zat besi juga dapat menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh anak. Kandungan zat besi dapat ditemukan di daging merah, hati, ikan, tahu, telur, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

AA dan DHA: AA (arachidonic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid) merupakan dua jenis asam lemak tak jenuh yang memiliki peran meningkatan daya tahan tubuh, mendukung kecerdasan, dan membantu perkembangan sel tubuh Si Kecil terutama otak dan mata sejak dalam kandungan. Keduanya dapat ditemukan di ikan kod, salmon, makarel, telur, dan daging merah.

  • Protein terhidrolisis parsial (PHP)

Protein terhidrolisis parsial merupakan protein yang diolah dengan proses khusus. Proses tersebut memecah protein menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah dicerna dan diserap saluran pencernaan Si Kecil. Sumber makanan yang mengandung PHP misalnya susu pertumbuhan yang dibuat dengan menggabungkan hidrolisat casein atau whey yang diambil dari susu sapi.

Zrinjka Mišak dalam jurnal “Infant Nutrition and Allergy” yang diterbitkan oleh Cambridge University Press pada tahun 2011 mengungkapkan bahwa susu dengan protein terhidrolisa parsial efektif mengurangi risiko berkembangnya dermatitis atopik. Studi lain yang dikutip dalam jurnal yang sama menunjukkan bahwa pemberian susu mengandung PHP sejak dini dapat mengurangi risiko eksim pada anak hingga usia 6 tahun yang memiliki riwayat keluarga alergi.

 

Berikan susu pertumbuhan NANKID pHPro yang mengandung protein whey terhidrolisis parsial pada Si Kecil untukbantu cegah sensitivitas dan mendukung pertumbuhannya. Berdasarkan survey Nielsen, susu yang diformulasikan oleh Nestle Research Center Switzerland dan diproduksi di Konolfingen, Switzerland, ini menjadi merek nomor 1 yang paling sering direkomendasikan oleh banyak dokter anak dari 15 negara termasuk Indonesia. 

Perlu Moms ketahui, Moms perlu memenuhi kecukupan nutrisi Si Kecil secara keseluruhan. Moms tidak bisa hanya memberikan jenis vitamin atau mineral tertentu untuk mencegah sensitivitas. Untuk membantu tumbuh kembang Si Kecil agar optimal, NANKID pHPro juga mengandung nutrisi-nutrisi penting lainnya, termasuk Omega 3, Omega 6, Karbohidrat, Vitamin ADEK, Vitamin C, Vitamin B Kompleks, Kalsium, Zat Besi, Zinc, Yodium, dan DHA.

Yuk, Moms, tingkatkan sistem imun dan bantu cegah alergi Si Kecil dengan memberikan nutrisi lengkap termasuk nutrisi yang bisa membantu mencegah alerginya! #NANKID #SiapkanSekarang

Referensi:Allison TannisAlodokter 1Alodokter 2Alodokter 3CambridgeCNN Indonesia, Cochrane LibraryFKUIHalodocKlikdokter 1Klikdokter 2, Kompas 1, Kompas 2, OUP

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

11650 Nestle Nankid

Comments

LATEST POSTS

Yuk, Maksimalkan Belajar dari Rumah dengan Cara Ini

Sebagai salah satu langkah nyata mencegah pandemi COVID-19 semakin berlarut, pemerintah....

Si Kecil Alergi Susu Sapi, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Alergi susu sapi merupakan salah satu jenis alergi makanan yang paling umum ditemui pada anak-anak. Hal ini terjadi karena sistem imun Si Kecil [...]

Si Kecil Uring-uringan? Bisa Jadi Pengaruh Nutrisi & Stimulasi yang Kurang Tepat

Rewel, merengek, dan uring-uringan adalah fenomena yang kerap ditemukan kala mengasuh anak. Seorang anak yang masih

Manfaat Berlatih Musik dan Bernyanyi untuk Dukung si Kecil Grow Happy

Manfaat Berlatih Musik dan Bernyanyi untuk Dukung si Kecil Grow Happy Tugas orang

Tantrum: Kapan Harus Dibiarkan dan Kapan Harus Mulai Disiplin?

Mendapati si Kecil menangis hingga berguling-guling di lantai bahkan melempar barang bisa membuat

Babyo Review: Stroller Babycare

Bepergian bersama si Kecil adalah saat yang menyenangkan sekaligus melelahkan. Di balik pengalaman

Ini Alasan Mengapa Moms Harus Memilih Botol Susu yang Bisa Jaga Gizi ASIP

Memberikan ASI eksklusif secara langsung merupakan metode terbaik untuk memenuhi nutrisi seorang