Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Yuk Atasi Ketergantungan Gadget Pada Anak Usia Dini

MY STORY  |  PARENTING  |  07 Jan '19


Di era orangtua millenial atau yang biasa disebut parenial, sebagian besar anak sudah dikenalkan dengan gadget terutama telepon genggam. Hal tersebut tidak bisa dipungkiri, disetiap kegiatan terselip pemberian gadget dengan aplikasi berbagai macam aplikasi salah satunya Youtube. Tujuannya tidak lain agar anak menjadi tenang dan penurut. Namun, ketika pemberian gadget diberikan secara terus-menerus akan memberikan dampak buruk pada aspek fisik, kognisi dan sosial anak.

Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman. Si Kecil mengenal gadget (dalam bentuk televisi dan telepon genggam) sejak usia 5 bulan. Di usia 5 bulan ia menikmati lagu melalui Youtube di televisi. Hal utama yang terlihat adalah dampak positif pada aspek fisik dan kognisi. Ia menjadi responsif dengan lagu-lagu yang didengar dan gambar yang ditonton.

Tiba di usia 8 bulan, si Kecil sudah bisa mengerti dan mengikuti gerakan satu lagu ‘If You Happy & You Know It’. Hal penting ketika memutuskan untuk memberikan gadget adalah si Kecil harus selalu dalam pengawasan dan terlibat komunikasi dengan orang sekitar. Tak hanya itu, batasan waktu dan konten yang ditonton juga menjadi poin yang penting.

Problematika muncul ketika si Kecil memasuki usia 20 bulan. Mata menjadi tidak fokus dengan kata lain sedikit juling. Saya dan suami seketika langsung memberi ketegasan untuk stop pada gadget terutama handphone. Berdasarkan pengamatan sehari-hari, ketika sudah berhadapan dengan handphone si Kecil tidak responsif dengan sekitar. Tidak menjawab ketika diajak berbicara, bahkan untuk menoleh pun tidak.

Selain itu, si Kecil enggan mengeluarkan sepatah kata karena dia menganggap tanpa ia berbicara pun orang sekitarnya akan paham. 3 bulan berjalan ‘No Handphone’, si Kecil mulai menunjukkan perkembangannya. Ia mulai memiliki kemauan untuk berbicara dan menjadi sangat aktif dalam komunikasi, selain itu secara fisik mata sudah kembali normal hingga saat ini. 

Bagaimana mengatasi ketergantungan gadget pada anak?

  1. Orangtua harus tegas dan berpendirian teguh dengan keputusan.

  2. Jika anak diasuh dengan orangtua, mertua atau pengasuh, komunikasikan secara jelas dampak gadget dan tunjukkan contoh konkrit sehingga aturan yang kita berikan tidak sekedar menjadi larangan secara lisan.

  3. Temani anak melakukan aktivitas lain yang menyenangkan.

  4. Ekspresif dalam berkomunikasi dengan anak sehingga anak tidak merasa bosan.

  5. Rencanakan aktivitas bermain anak dengan olah sensorik dan motorik yang berbeda setiap harinya.

  6. Jika anak suka dengan musik, berikan dalam bentuk ‘no screen’ hanya audio.

  7. Menumbuhkan rasa ingin tahu dan ketertarikan pada kegiatan bermain dengan anak. Ketertarikan orangtua terhadap permainan anak-anak akan membuat si Kecil menjadi ingin tahu.

Beberapa poin di atas saya tulis berdasarkan pengalaman. Kegiatan harian untuk anak bisa dimodifikasi sekreatif mungkin oleh orangtua. Namun, hal yang utama adalah kehadiran orangtua untuk anak saat bermain dan ketertarikan orangtua terhadap kegiatan si Kecil. Contoh, jika anak bermain sendiri komunikasi yang terbentuk hanya satu arah. Sedangkan, saat bermain dengan orangtua ia akan melakukan komunikasi 2 arah. Hal tersebut tentunya mampu mengembangkan aspek sosial, kognisi dan bahasa pada anak.

Semoga bermanfaat.

By: Indria Putri Damayanti

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1852 Indria Putri Damayanti

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads.

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.