DAILY FEED

Review Little Palmerhaus Mason Baby Towel Review Little Palmerhaus Mason Baby Towel
26 Mar '19

Redakan Hidung Tersumbat pada Bayi dengan Respimer Redakan Hidung Tersumbat pada Bayi dengan Respimer
21 Mar '19

Bagaimana Menentukan Botol yang Tepat untuk Mencegah Kolik? Bagaimana Menentukan Botol yang Tepat untuk Mencegah Kolik?
26 Mar '19

Pengalaman Melahirkan Jongkok di Rumah Bersalin Anny Rahardjo Pengalaman Melahirkan Jongkok di Rumah Bersalin Anny Rahardjo
26 Mar '19

Si Kecil Sembelit? Yuk Berikan Snack Agar-Agar yang Kaya akan Serat Si Kecil Sembelit? Yuk Berikan Snack Agar-Agar yang Kaya akan Serat
26 Mar '19

Botol Susu Tepat Kolik Pun Lewat Botol Susu Tepat Kolik Pun Lewat
26 Mar '19

Benjolan Di Payudara Tidak Selalu Berbahaya Benjolan Di Payudara Tidak Selalu Berbahaya
26 Mar '19

Botol Susu Merupakan Salah Satu Penyebab Kolik Botol Susu Merupakan Salah Satu Penyebab Kolik
26 Mar '19

Mitos dan Fakta Tentang Pompa ASI Mitos dan Fakta Tentang Pompa ASI
18 Mar '19

Faktor Pemicu Kolik Bisa Dicegah dengan Botol Susu yang Tepat Faktor Pemicu Kolik Bisa Dicegah dengan Botol Susu yang Tepat
26 Mar '19

Pentingnya Mainan Edukatif Di Usia Golden Age Pentingnya Mainan Edukatif Di Usia Golden Age
26 Mar '19

Perkembangan Kehamilan Minggu ke-31 yang Perlu Moms Ketahui Perkembangan Kehamilan Minggu ke-31 yang Perlu Moms Ketahui
26 Mar '19

Cara Alami Menambah Tinggi Badan Si Kecil Cara Alami Menambah Tinggi Badan Si Kecil
02 Aug '18

Pompom Kentang Ayam Ala Mom Monica Pompom Kentang Ayam Ala Mom Monica
26 Mar '19

Perlukah ASI Booster untuk Ibu Menyusui? Perlukah ASI Booster untuk Ibu Menyusui?
26 Mar '19

Tips Jitu Pencegahan Kolik pada si Kecil Tips Jitu Pencegahan Kolik pada si Kecil
26 Mar '19

Benarkah Memompa ASI dapat Mengubah Bentuk Payudara? Benarkah Memompa ASI dapat Mengubah Bentuk Payudara?
18 Feb '19

Hasil Testpack Positif tapi Tidak Hamil? Hasil Testpack Positif tapi Tidak Hamil?
26 Mar '19

Cara Mencampur ASI Perah Cara Mencampur ASI Perah
26 Mar '19

Menstimulasi Bayi di Rumah Menstimulasi Bayi di Rumah
26 Mar '19

Manfaat Nursing Pillow untuk Ibu dan Bayi by Baby Loop Indonesia Manfaat Nursing Pillow untuk Ibu dan Bayi by Baby Loop Indonesia
01 Mar '19

Naïf Baby Mini Set review by Mom Karla Naïf Baby Mini Set review by Mom Karla
26 Mar '19

Serba Serbi Botol Susu si Kecil Serba Serbi Botol Susu si Kecil
26 Mar '19

Solusi Anti Kolik dengan Botol Susu Dr. Brown's Solusi Anti Kolik dengan Botol Susu Dr. Brown's
26 Mar '19

Hello Parents, from Chubby Hello Parents, from Chubby
19 Feb '19

Bahayakah Flek Saat Kehamilan? Bahayakah Flek Saat Kehamilan?
26 Mar '19

Review by Mom Septia: Kantong ASI Bagbit Review by Mom Septia: Kantong ASI Bagbit
26 Mar '19

Botol Susu Anti Kolik Dr. Brown's Andalan Mama Fatih Botol Susu Anti Kolik Dr. Brown's Andalan Mama Fatih
26 Mar '19

Benarkah Minum Susu dari Botol Sebabkan Infeksi Telinga? Benarkah Minum Susu dari Botol Sebabkan Infeksi Telinga?
04 Feb '19

Berat Badan Naik Saat Hamil? Don't Worry, Be Happy Moms Berat Badan Naik Saat Hamil? Don't Worry, Be Happy Moms
26 Mar '19

Minum dari Botol Belum Tentu Mengakibatkan Bingung Puting Minum dari Botol Belum Tentu Mengakibatkan Bingung Puting
26 Mar '19

Botol Susu Dr. Brown's untuk Bayi Prematur Botol Susu Dr. Brown's untuk Bayi Prematur
26 Mar '19

Cara Mencegah Si Kecil Muntah ketika Minum Susu! Cara Mencegah Si Kecil Muntah ketika Minum Susu!
04 Feb '19

Telur sebagai Bahan MPASI? Telur sebagai Bahan MPASI?
26 Mar '19

Pisang Ijo: Camilan Keluarga yang Mengenyangkan Pisang Ijo: Camilan Keluarga yang Mengenyangkan
26 Mar '19

Baby Cheese Stick Baby Cheese Stick
26 Mar '19

Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Body Lotion? Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Body Lotion?
27 Sep '18

Spraysafe: Sanitizer Andalanku Spraysafe: Sanitizer Andalanku
26 Mar '19

Review Sugar Baby 3 Stages Bouncer by Mom Nurhakiki Review Sugar Baby 3 Stages Bouncer by Mom Nurhakiki
25 Mar '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Yuk Atasi Ketergantungan Gadget Pada Anak Usia Dini

MY STORY  |  PARENTING  |  07 Jan '19

Di era orangtua millenial atau yang biasa disebut parenial, sebagian besar anak sudah dikenalkan dengan gadget terutama telepon genggam. Hal tersebut tidak bisa dipungkiri, disetiap kegiatan terselip pemberian gadget dengan aplikasi berbagai macam aplikasi salah satunya Youtube. Tujuannya tidak lain agar anak menjadi tenang dan penurut. Namun, ketika pemberian gadget diberikan secara terus-menerus akan memberikan dampak buruk pada aspek fisik, kognisi dan sosial anak.

Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman. Si Kecil mengenal gadget (dalam bentuk televisi dan telepon genggam) sejak usia 5 bulan. Di usia 5 bulan ia menikmati lagu melalui Youtube di televisi. Hal utama yang terlihat adalah dampak positif pada aspek fisik dan kognisi. Ia menjadi responsif dengan lagu-lagu yang didengar dan gambar yang ditonton.

Tiba di usia 8 bulan, si Kecil sudah bisa mengerti dan mengikuti gerakan satu lagu ‘If You Happy & You Know It’. Hal penting ketika memutuskan untuk memberikan gadget adalah si Kecil harus selalu dalam pengawasan dan terlibat komunikasi dengan orang sekitar. Tak hanya itu, batasan waktu dan konten yang ditonton juga menjadi poin yang penting.

Problematika muncul ketika si Kecil memasuki usia 20 bulan. Mata menjadi tidak fokus dengan kata lain sedikit juling. Saya dan suami seketika langsung memberi ketegasan untuk stop pada gadget terutama handphone. Berdasarkan pengamatan sehari-hari, ketika sudah berhadapan dengan handphone si Kecil tidak responsif dengan sekitar. Tidak menjawab ketika diajak berbicara, bahkan untuk menoleh pun tidak.

Selain itu, si Kecil enggan mengeluarkan sepatah kata karena dia menganggap tanpa ia berbicara pun orang sekitarnya akan paham. 3 bulan berjalan ‘No Handphone’, si Kecil mulai menunjukkan perkembangannya. Ia mulai memiliki kemauan untuk berbicara dan menjadi sangat aktif dalam komunikasi, selain itu secara fisik mata sudah kembali normal hingga saat ini. 

Bagaimana mengatasi ketergantungan gadget pada anak?

  1. Orangtua harus tegas dan berpendirian teguh dengan keputusan.

  2. Jika anak diasuh dengan orangtua, mertua atau pengasuh, komunikasikan secara jelas dampak gadget dan tunjukkan contoh konkrit sehingga aturan yang kita berikan tidak sekedar menjadi larangan secara lisan.

  3. Temani anak melakukan aktivitas lain yang menyenangkan.

  4. Ekspresif dalam berkomunikasi dengan anak sehingga anak tidak merasa bosan.

  5. Rencanakan aktivitas bermain anak dengan olah sensorik dan motorik yang berbeda setiap harinya.

  6. Jika anak suka dengan musik, berikan dalam bentuk ‘no screen’ hanya audio.

  7. Menumbuhkan rasa ingin tahu dan ketertarikan pada kegiatan bermain dengan anak. Ketertarikan orangtua terhadap permainan anak-anak akan membuat si Kecil menjadi ingin tahu.

Beberapa poin di atas saya tulis berdasarkan pengalaman. Kegiatan harian untuk anak bisa dimodifikasi sekreatif mungkin oleh orangtua. Namun, hal yang utama adalah kehadiran orangtua untuk anak saat bermain dan ketertarikan orangtua terhadap kegiatan si Kecil. Contoh, jika anak bermain sendiri komunikasi yang terbentuk hanya satu arah. Sedangkan, saat bermain dengan orangtua ia akan melakukan komunikasi 2 arah. Hal tersebut tentunya mampu mengembangkan aspek sosial, kognisi dan bahasa pada anak.

Semoga bermanfaat.

By: Indria Putri Damayanti

Copyright by Babyologist

1535 Indria Putri Damayanti Send Message to Writer

Related Stories