THE DAILY

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Yang Perlu Diketahui Mengenai Operasi Caesar

PREGNANCY  |  Trimester 1  |  Trimester 2  |  Trimester 3  |  18 Jan '18

Saat ini persalinan caesar semakin banyak diminati karena ibu merasa lebih tenang karena tidak perlu merasakan sakitnya melahirkan dengan metode persalinan normal. Tidak sedikit ibu yang sebenarnya bisa melahirkan normal namun memilih untuk menjalani caesar karena berbagai alasan. Ini sah-sah saja dilakukan namun tentu saja harus dikonsultasikan dengan dokter supaya persiapannya lebih matang dan aman untuk dijalankan nantinya. 

Persalinan caesar adalah upaya medis untuk mengeluarkan bayi melalui celah sayatan pada perut dan juga rahim ibu oleh tenaga medis. Berikut hal-hal lain yang bisa ibu ketahui tentang persalinan menggunakan metode caesar:

  • Persiapan
    Sebelum dilakukan operasi, ibu biasanya dianjurkan untuk melakukan serangkaian tes seperti tes darah untuk mencari tahu golongan darah serta kadar hemoglobin. Ini untuk antisipasi jika saat operasi nanti ibu memerlukan transfusi darah. Ibu juga mungkin akan dianjurkan untuk menjalani tes amniosentesis. Ini terutama dilakukan pada ibu yang ingin menjalani caesar dengan usia kehamilan dibawah 39 minggu. Tes ini bertujuan untuk memeriksa sampel air ketuban serta paru-paru janin. 
  • Anestesi
    Ibu memilih metode caesar untuk persalinan terkadang karena tidak ingin merasakan rasa sakit. Dalam persalinan caesar Mayoritas operasi caesar menggunakan anestesi epidural. Ini berarti ibu masih dalam kondisi sadar ketika menjalani proses persalinan ini. Anestesi pada persalinan caesar bukanlah hal yang sepele karena sebelumnya dokter harus berkonsultasi dengan spesialis anestesi supaya anestesi aman baik untuk ibu maupun bayi. Biasanya ibu tidak boleh mengendarai kendaraan selama kurang lebih 5 minggu pasca operasi. 
  • Alasan operasi caesar
    Seperti yang telah disebutkan diatas, ibu bisa meminta persalinan caesar jika ingin melakukannya meskipun ibu dalam kondisi yang sehat untuk menjalani persalinan normal. Namun operasi caesar juga bisa berdasarkan indikasi darurat misalnya jika kondisi ibu terlalu beresiko untuk melakukan persalinan normal. Beberapa kondisi tersebut diantaranya. Ibu mengalami kondisi preeklamsia, infeksi herpes/HIV, plasenta yang terlalu turun, kanal jalan lahir terhalang, dll. 
  • Pasca operasi
    Setelah proses operasi selesai, ibu akan dipindahkan ke ruang perawatan jika kondisi ibu normal. Ibu juga akan diberikan resep obat penghilang rasa sakit karena luka bekas sayatan diperut tentunya akan menimbulkan nyeri yang cukup kuat. Nantinya ibu akan mengalami perdarahan namun hal ini normal terjadi selama beberapa hari pasca operasi. Perdarahan bukan terjadi pada bagian sayatan namun dari vagina layaknya pasca persalinan normal. 

Usai menjalani perawatan, maka ibu akan dipulangkan dan biasanya dokter akan memberikan arahan lanjutan pada ibu untuk bagaimana merawat luka bekas operasi, juga bagaimana merawat bayi dirumah. 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

670 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories