Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Waspadai Jerawat ASI yang Meradang

FEEDING  |  MY STORY  |  18 Mar '19

Seperti yang sudah pernah saya bahas Moms, kalau jerawat ASI itu bisa kambuh (baca: Perih pada Payudara karena Jerawat ASI/Milk Blister). And yes, sepertinya hampir setiap bulan saya mengalami jerawat ASI. Jujur sekarang saya menjadi lebih tenang menghadapi si jerawat ASI ini. Toleransi menahan rasa sakit pun meningkat. Sampai pada 1 hari setelah Valentine, pumping saya keluar darah, mungkin ada jerawat ASI lagi yang pecah. Oke saya pikir ini harusnya membaik. Tetapi tidak juga Moms, keesokan harinya saya merasakan nyeri yang tidak biasanya. Nyut-nyutannya sangat menggangu saya bekerja. Akhirnya saya putuskan untuk pumping, dan akhirnya keluar darah lagi. Setelah pumping, rasanya mulai cukup membaik walaupun masih nyeri. Selang 2 jam, rasa nyeri itu muncul lagi. Dan saya langsung bilang sama suami saya, ini gak bener, pasti ada sesuatu, sakit banget soalnya. Karena seharusnya jika jerawat ASI sudah pecah, tidak akan sesakit ini.

Singkat cerita, malamnya saya langsung ke DSA konselor laktasi yang dari dulu handle saya dalam jerawat ASI. Ternyata setelah dicek, di satu putting terdapat 4 jerawat ASI. Yang tadi saya pompa keluar darah merupakan 1 jerawat ASI yang sudah pecah, tetapi masih ada 3 lagi yang belum. Sambil dokter pecahkan pakai jarum steril saya pun tanya, “kenapa ya dok belakangan suka banget kambuh, padahal produksi saya sudah gak banyak. Apa karena anak saya ngempeng?” dan benar saja ngempeng itu salah satu pemicu jerawat ASI (seperti yang sudah pernah saya bahas pada artikel ini), dan lagi ASI saya kental.

Saya disuruh minum antibiotic Clabat 500mg, 3x1. sebenernya saya gak mau, tapi beliau bilang ini sudah gak mungkin kalau tidak minum antibiotic karena saya sudah radang. Tadi pun sudah ada nanah nya. Kalau tidak proses penyembuhan akan lama. Disamping itu saya juga tidak boleh memakai pumping, harus perah pakai tangan dimulai dari daerah sekitaran putting. Dan harus minum air putih yang banyak agar ASI saya tidak kental.

Tengah malam seperti biasa, Cest terbangun minta susu, saya pikir tidak apa kasi yang tadi kena jerawat ASI, karena saya juga sudah tanya dokter katanya tidak masalah. Kalaupun terminum darah atau nanahnya, dan anaknya tidak kuat, paling nanti akan dimuntahkan. Namun ternyata rasanya luar biasa Moms, sakitnya 3x lipat dari semua jerawat ASI yang pernah saya alami, sakit pake banget. Rasanya seperti luka terbuka yang dikasi alkohol dan diremas-remas. Sakit dan perih sekali, saya bahkan sampai nangis Moms. Saya pun tidak tahan dan akhirnya saya stop.

Jadi sebaiknya jika mengalami jerawat ASI yang sudah meradang, jangan menyusui langsung dulu ya Moms, karena pasti akan keluar darah lagi. Karena luka di dalam puting belum sembuh, terus akibat disedot maka jadinya malah tambah parah sakitnya. lebih baik diperah dulu Moms pelan-pelan.

Semoga bermanfaat.

By: Lysa Seravine

Copyright by Babyologist

218 Lysa Seravine

Comments

Related Stories