Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Waspada Penyakit Terbaru Screen Dependencies Disorder

OTHERS  |  PARENTING  |  20 Jan '18


Memberikan gadget dan televisi seringkali kita berikan kepada anak untuk dapat membuatnya tenang atau sibuk disaat kita para orang tua melakukan berbagai aktivitas dirumah seperti beberes dan memasak.

Melalui obrolan singkat bersama dokter Eegan, kami pun diwanti untuk jangan sering diberikan gadget seperti handphone bahkan televisi. Karena telah disahkan per Desember 2017 kemarin ada penyakit baru dalam kalangan anak maupun dewasa yang disebabkan oleh hal ini yang disebut dengan Screen Depedencies Disorder.

Setelah dilakukan serangkaian penelitian di Amerika, terlihat bahwa aliran saraf saat seseorang terlalu banyak berhubungan dengan gadget sama persis dengan seseorang yang kecanduan narkoba. Hal ini kemudian menyimpulkan bahwa gadget dapat menyebabkan seseorang kecanduan.

Beberapa hal yang kemudian dapat kita tanyakan untuk melihat apakah kita mulai menuju ke screen dependencies disorder adalah :

  • Saat kita meng-update status atau meng-upload foto dalam social media, apakah kita merasa ganjal atau terganggu saat melihat tidak ada respon like maupun comment?
  • Saat ingin tidur dimalam hari, apakah seperti ada keinginan untuk selalu membuka social media atau gadget dulu baru dirasa tenang untuk tidur?
  • Pada anak, apakah saat gadget diberikan dan di singkirkan, dapat membuat anak marah atau menangis meminta kembali?

Jika iya, maka kita perlu waspada moms. Caranya adalah dengan mengurangi paparan gadget atau televisi, dan hal ini sangat baik dilakukan justru saat anak kita masih kecil. Eegan sendiri saya perhatikan telah memiliki beberapa respon yang cukup mengkhawatirkan saat diberikan gadget. Contohnya, selalu menangis marah minta nonton video saat dia melihat handphone, dan menangis saat handphone itu diambil. 

Kenapa hal ini penting? Karena ternyata penelitian tersebut menyatakan bahwa screen dependencies disorder ini memicu autisme dan speech delay. Beberapa anak normal kemudian didiagnosa autisme akibat kecanduan gadget. Sehingga biasanya terapi yang diberikan untuk anak autis akibat gadget dan anak yang speech delay adalah mengurangi pemberian televisi maupun gadget.

By: Marlisa Tenggara

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

5800 Marlisa tenggara

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Stimulasi Bayi Merangkak, Berdiri, dan Merambat

Untuk dapat merangkak, bayi butuh keseimbangan tubuh yang baik. Moms bisa mengikuti beberapa langkah ini untuk menstimulasi si Kecil.

Tips Merawat Bayi Prematur

Moms, yuk simak pengalaman dan tips merawat bayi prematur ala Mom Febby berikut ini. Semoga bermanfaat.

Perlukah Membuat Akun Media Sosial untuk Anak?

Media sosial telah kuat terikat pada kehidupan zaman sekarang. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun turut terlibat.

Membuka Rekening Tabungan Anak, Sejak Kapan?

Pendidikan anak saat ini sangat penting. Biasanya orangtua akan menyiapkan anggaran dengan membuka tabungan. Kapan sebaiknya dimulai?

Tahapan Belajar Bicara Anak

Mom harus memahami tahapan komunikasi anak agar dapat memastikan pertumbuhannya tergolong normal dan baik.

Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak

Kecerdasan linguistik anak haruslah diasah sejak dini, hal ini bertujuan untuk mempercepat kemampuan berbicaranya.

8 Kata Positif yang Sering Saya Ucapkan pada Anak

Mari kita simak apa saja kata-kata yang sering Mom Valent Cindy gunakan untuk Gavin setiap harinya.