Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Waspada Lumpuh Otak Pada Anak

HEALTH TIPS  |  OTHERS  |  03 Jun '18


Cerebral palsy adalah nama sekelompok kondisi yang mempengaruhi otak dan syaraf, dikenal juga sebagai lumpuh otak. Penyakit ini bukanlah bawaan, melainkan termasuk salah satu kondisi yang terjadi sejak lahir. Sampai sekarang sudah ada 3 jenis kelainan untuk penyakit ini yaitu spastic, athetoid, dan ataxic. Penderita yang mengalami kondisi ini pada umumnya mempunyai kegiatan yang sama seperti orang normal.

Kelainan ini pada umumnya dapat menyerang bayi yang baru lahir dan juga anak kecil.

Kelainan ini pada umumnya dapat menyerang bayi yang baru lahir dan juga anak kecil. Beberapa orang yang terkena penyakit ini tipe ringannya masih bisa hidup dengan normal, sementara untuk sebagian orang lainnya mengalami gejala cukup parah. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak sedikit orang-orang yang mempunyai tingkat kecerdasan lebih tinggi daripada orang normal meskipun memiliki cacat fisik yang parah.

Tanda-Tanda Dan Gejala Terjadinya Cerebral Palsy

Cerebral palsy adalah kondisi yang bisa terjadi dengan tiga tingkatan yaitu ringan, sedang, dan parah. Adapun untuk gejala yang umum terjadi pada penderita ini yaitu pergerakan kaki dan juga lengan yang abnormal, bentuk otot yang kurang baik, perkembangan berjalan dan berbicara yang lebih lambat dari normalnya, bayi sulit makan, tubuh yang kaku, postur tubuh yang abnormal, kejang otot, dan bagian mata yang terlihat seperti sedang marah.

Penderita cerebral palsy spastic umumnya memiliki pergerakan kaki, tangan, lengan serta punggung yang kaku dan otot yang menyempit. Sedangkan untuk tipe cerebral palsy athetoid merupakan kondisi dimana seluruh tubuh terpengaruhi, sehingga anak-anak seringkali memperoleh masalah dengan keseimbangan dan koordinasinya. Pergerakan mereka cenderung lebih lambat bahkan seringkali membuat mereka kesulitan ketika duduk tegap ataupun berjalan.

Cerebral palsy ataxic merupakan kombinasi dari kedua jenis cerebral palsy yang sudah disebutkan sebelumnya. Di sebagian kasus yang terjadi penderita CP pada umumnya mempunyai kesulitan dalam belajar, melihat ataupun mendengar, dan mempunyai keterbelakangan mental.

Penyebab Terjadinya Cerebral Palsy

Penyebab umum terjadinya cerebral palsy adalah cedera di bagian otak yang fungsinya untuk mengontrol kemampuan penggunaan otot. Jika dipisahkan, cerebral mempunyai arti berhubungan dengan otak, sedangkan palsy mempunyai arti kelemahan menggunakan otot. Selain terjadinya cedera di bagian otak, ada beberapa hal lain yang menyebabkan terjadinya cerebral palsy, antara lain :

  • Selama masa kehamilan, ibu mengalami cedera atau dalam sebagian kasus bayi yang mengalami cedera pada saat proses persalinan.
  • Terjadinya infeksi seperti campak jerman atau rubella yang menular dari ibu ke bayi.
  • Bayi baru lahir yang mengalami infeksi serius.
  • Selama lahir dan setelah lahir bayi tidak mendapatkan asupan oksigen yang mencukupi.

Kondisi seperti ini biasanya tidak bisa disembuhkan, tapi untuk gejala dan cacat yang terjadi bisa diatasi dengan bantuan terapi fisik, konseling psikologi, okupasi, dan operasi. Terapi fisik akan lebih membantu untuk mengembangkan otot-otot semakin kuat. Sementara okupasi bisa dijadikan sebagai cara untuk membantu anak dalam mengembangkan kemampuan motorik yang dimilikinya. Terapi bicara juga bisa dilakukan untuk membantu perkembangan bahasa pada anak dengan kemampuan berbicara yang dimilikinya.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

394 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Sering Menjatuhkan Sesuatu Tanpa Sengaja? Waspada Gejala Sindrom Carpal Tunnel!

Seseorang dengan sindrom carpal tunnel mungkin mengalami kesulitan mengetik di komputer atau bermain game.

Mengatasi Anak Overweight dan Underweight

Seperti apa ciri anak kelebihan dan kekurangan berat badan? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Sindrom Brugada: Gangguan Serius Terkait Irama Jantung

Sindrom Brugada merupakan gangguan irama jantung yang berpotensi mengancam jiwa.

Cara Mengobati Sifilis pada Wanita

Sifilis bisa menyerang siapa saja baik tua, muda, wanita, pria hingga anak-anak. Berikut penanganannya.

Mengenal 3 Gejala Diabetes yang Hanya Dialami Wanita

Khusus pada wanita, ada setidaknya tiga gejala diabetes yang perlu diketahui. Apa saja gejala tersebut?

Hal Berikut Perlu Diperhatikan Penderita Asma Sebelum Memutuskan Hamil

Apakah Moms memiliki riwayat asma? Jika ingin mencoba memiliki keturunan disarankan konsultasi terlebih dahulu.

Daftar Gejala Kanker Rahim yang Harus Moms Waspadai

Meskipun penyebab pastinya tidak diketahui, ada beberapa faktor yang menyebabkan risiko kanker rahim meningkat.

Cara Paling Efektif Memperlancar Haid yang Tidak Teratur

Untuk mengatasi haid yang tidak teratur, Moms bisa mempraktikkan cara paling efektif untuk memperlancar haid berikut ini.

10 Tips Merawat Diri Setelah Melahirkan

Apakah Moms sudah merawat diri pasca kelahiran si Kecil? Hal tersebut dapat mengurangi beberapa penykit loh!

Moms, Perhatikan Tanda dan Gejala Hipertensi Berikut!

Hampir sepertiga orang di dunia memiliki tekanan darah tinggi. Namun, gejalanya terkadang tidak tampak.

Cara Merawat Anak yang Berpuasa

Saat merawat si Kecil yang sedang berpuasa, Moms harus mengingat hal-hal berikut ini.

Serba-serbi Kanker Serviks: Definisi, Gejala, Diagnosis, Pencegahan & Pengobatan

Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal di lapisan serviks tumbuh dengan cara yang tidak terkontrol.

Waspada, Moms! Ini Gejala Sakit Tipes pada Anak

Penyakit tipes merupakan penyakit yang berbahaya bagi kesehatan. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga anak-anak.

5 Gaya Hidup Berikut Pengaruhi Kesuburan Pria

Gaya hidup ini termasuk apa yang dimakan dan diminum hingga aktivitas sehari-hari.

Premarital Check Up: Apa Saja Fungsinya dan Mengapa Penting?

Mari kita simak 9 tes penting sebelum nikah dengan alasan mengapa masing-masing pemeriksaan perlu dilakukan.

Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Perut Kembung & Mencret pada Anak

Yuk Moms, mari kita kenali penyebab dan gejala perut kembung & mencret yang dialami bayi beserta cara mengatasinya!

Gejala, Penyebab dan Penanganan Defisiensi Kalsium pada Bayi

Tidak hanya orang dewasa yang dapat kekurangan kalsium. Ternyata bayi juga bisa kekurangan kalsium lho Moms!

Interaksi Asam Folat dengan Zat Lain

Jika Moms sedang mengonsumsi obat asam folat, sebaiknya hindari interaksi dengan beberapa zat berikut ini.

Anak Bisa Tertular Sakit Tanpa Kontak Langsung?

Anak bisa tertular penyakit tanpa kontak fisik langsung lho Moms. Lalu bagaimana penularannya?

Cara Ampuh Merawat Gigi si Kecil

Kapan harus mulai menyikat gigi bayi? Perlukah membeli sikat gigi bayi? Pasta gigi jenis apa yang terbaik?