Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Waspada Campak Jerman Mengintai Ibu Hamil

HEALTH TIPS  |  13 May '18


Penyakit rubella atau campak jerman tidak begitu berbahaya pada anak-anak dan orang dewasa. Namun penyakit campak jerman sangat berbahaya apabila terjadi pada Moms hamil. Hal ini menyebabkan dampak buruk pada janin, seperti mengalami kecacatan dan pertumbuhan janin terhambat.

Penyakit rubella atau campak jerman merupakan infeksi virus yang dapat menyerang tubuh, bahkan virus ini dapat menular. Penularan virus campak meliputi benda yang digunakan secara bersamaan atau melalui udara saat penderita batuk dan bersin. Namun campak jerman pada Moms hamil, memiliki risiko yang sangat serius karena bisa menyebabkan kematian pada janin atau bayi yang terlahir cacat bawaan atau lebih dikenal istilah congenital rubella syndrome.

Bahaya campak jerman pada Moms hamil

Penyakit ini sangat berbahaya khususnya pada Moms hamil dan janin. Bagi siapapun yang tidak melakukan vaksinasi campak jerman, kemungkinan besar akan terkena penyakit seperti ini. Campak jerman berbahaya bila Moms terinfeksi pada awal masa kehamilan, umumnya pada trimester pertama. Selain itu congenital rubella syndrome adalah di mana kondisi janin di dalam rahim terinfeksi virus yang bisa mempengaruhi perkembangan pada janin. Cacat bawaan lahir yang sering ditemukan seperti:

  • Katarak
  • Tuli
  • Kelainan jantung
  • Cacat intelektual
  • Kerusakan hati pada limpa
  • Ruam kulit ketika lahir

Komplikasi lain dari campak jerman seperti

  • Kerusakan otak
  • Tiroid atau masalah pada hormone
  • Radang paru – paru
  • Autisme
  • Diabetes mellitus
  • Glaucoma

Gejala campak jerman atau rubella

Sebagian orang yang terkena campak jerman tidak mengalami gejala apa-apa. Penderita campak jerman akan mengalami gejala tetapi lebih ringan di bandingkan dengan penderita dewasa. Namun, penyakit ini bisa menularkan virus. Gejala yang terjadi pada campak jerman seperti :

  • Mengalami demam disertai keringat
  • Sakit kepala
  • Hidung tersumbat
  • Mata merah berair
  • Kurang nafsu makan
  • Pembengkakan di bagian kelenjar getah benih
  • Nyeri sendi disekitar jari jemari dan tangan
  • Ruam kemerahan berbentuk bintik-bintik dibagian wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. Ruam ini akan berlangsung selama 1 – 3 hari.

Bila anda mengalami gejala seperti itu, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter.

Pencegahan campak jerman

Untuk menghindari atau mencegah terjadinya virus campak jerman atau rubella, langkah yang paling optimal yaitu dengan :

  • Melakukan vaksinasi campak jerman atau rubella. Khususnya bagi wanita yang merencanakan kehamilan, 90 % orang yang melakukan vaksinasi terhindar dari penyakit tersebut. Semenjak dilakukan program vaksinasi masal, tercatat jumlah kasus rubella menurun. Pemberian vaksin rubella di wajibkan kepada anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun.
  • Pencegahan selanjutnya yaitu dengan menghindari kontak langsung dengan penderita campak jerman, terutama Moms hamil yang belum mendapatkan vaksin MR dan MMR.
  • Selanjutnya, selalu menjaga kebersihan diri seperti cuci tangan sebelum makan dan mencuci tangan sesudah memegang benda untuk menghindari benda yang sudah terkontaminasi oleh virus campak jerman atau rubella.  

  

Semoga beramanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

3013 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Mengenal Gejala Penyakit Lupus Pada Ibu Hamil

Penyakit lupus di disebut-sebut sebagai salah satu penyakit yang paling mematikan, terutama jika terjadi pada ibu hamil, mengapa?

Risiko Berbahaya Terdiagnosis Lupus Saat Hamil

Moms, bagaimana jika anda di diagnosa terserang penyakit lupus, sedangkan Anda dalam kondisi hamil? Risiko apa yang akan terjadi?

Infeksi Intrauterin Dalam Persalinan, Apakah Itu?

Apakah itu infeksi intrauterin dalam persalinan? Berbahayakah jika kondisi ini terjadi pada Moms?