Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Waktu Terbaik untuk Membeli Sepasang Sepatu Pertama si Kecil

GROWTH & DEVELOPMENT  |  TODDLER  |  07 Aug '19


Moms tidak perlu membelikan sepatu pertama untuk si Kecil sampai dia berjalan dengan percaya diri di luar. Biarkan dia bertelanjang kaki ketika dia belajar berjalan di sekitar rumah. Ini akan membuatnya mampu menyeimbangkan dan mengkoordinasikan langkahnya lebih baik jika dia bisa merasakan tanah di bawah kakinya.

Bertelanjang kaki juga akan memungkinkan kakinya berkembang secara alami tanpa dibatasi oleh sepatu ketat atau kaus kaki. Tulang si Kecil lunak, dan mengurung kedua kakinya dengan sepasang sepatu terlalu dini dapat meremas kakinya dan mencegahnya tumbuh dengan baik.

Langkah terbaik adalah membawanya ke toko sepatu. Minta tukang sepatu anak-anak yang berkualitas untuk mengukur kaki si Kecil. Tanyakan kepada staf yang ada jika Moms tidak yakin akan pilihan sepatu yang ditawarkan. Staf akan memberikan nasihat tentang jenis sepatu yang cocok untuk si Kecil. Pastikan sepatu tersebut tidak hanya pas dengan kaki si Kecil tetapi juga memungkinkan kakinya untuk tumbuh.

Membeli sepatu pertama adalah pengalaman baru untuk si Kecil dan mungkin dia tidak akan menyukainya. Jika ya, cobalah untuk tidak terlalu khawatir jika dia mengacau atau mulai menangis. Alat pengukur telapak kaki harus digunakan untuk mengukur sepatu pertama mereka dan dia harus diukur dengan benar. Jika dia rewel, minta staf yang lebih berpengalaman atau kembali lagi di lain hari. Apabila si Kecil tipikal anak yang mungkin akan membuat keributan ketika diukur kakinya, cobalah untuk membawanya saat toko sepi pengunjung.

Si Kecil akan membutuhkan sepatu dengan panjang dan lebar tertentu. Cari sepatu yang mendukung dengan pengikat Velcro untuk menahan kaki si Kecil di tempatnya. Pastikan solnya fleksibel dan ringan dengan cengkeraman yang baik.

Pilih sepasang sepatu yang terbuat dari bahan yang bisa membuat kaki "bernapas", seperti kulit, katun, atau kanvas. Hindari sepatu plastik karena dapat menyebabkan kaki si Kecil berkeringat, yang dapat menyebabkan infeksi jamur seperti kaki atlet.

Saat si Kecil mencoba sepasang sepatu, rasakan di sekitar area jari kaki untuk memastikan ada banyak ruang. Seharusnya ada sekitar 1 cm ruang tumbuh di antara ujung jari terpanjang dan ujung sepatunya. Juga periksa apakah lebar sepatu tepat untuknya. Jika si Kecil akan mengenakan kaus kaki dengan sepatunya, pastikan dia mencoba sepatu sambil mengenakan kaos kaki.

Biarkan si Kecil berjalan dengan sepatunya. Pastikan kakinya tidak tergelincir ke depan atau keluar dari sepatu ketika dia berjalan atau berdiri dengan ujung kaki. Jika kakinya tergelincir ke depan, ini bisa menekan jari kakinya di ujung sepatunya. Jika sepatunya terlalu longgar, ia akhirnya harus meringkuk kaki dan kakinya untuk mencegahnya tergelincir.

Periksa kaki si Kecil secara teratur karena dia mungkin tidak akan memberi tahu Moms jika dia merasa kakinya sakit. Lepuh sering disebabkan oleh sepatu baru atau tidak pas. Jika kakinya lecet, periksalah ukuran sepatunya, kalau-kalau lebar atau ukuran kakinya telah berubah.

Bawa si Kecil untuk diukur kakinya setiap enam minggu hingga delapan minggu. Kakinya akan tumbuh sekitar dua ukuran sepatu setahun. Jadi, dia akan cukup sering membutuhkan sepatu baru. Terus lakukan pengukuran kaki si Kecil setiap enam hingga delapan minggu sampai dia berusia sekitar empat tahun. Setelah ini, Moms bisa mengukurnya setiap tiga bulan.

Periksa ukuran kaus kaki si Kecil secara teratur juga. Jika dia membutuhkan sepatu yang lebih besar, maka dia juga akan membutuhkan kaus kaki yang lebih besar pula.

Adalah langkah terbaik untuk selalu membeli sepatu baru bukan sepatu bekas untuk si Kecil. Sepatu bekas tidak akan memberi si Kecil dukungan yang tepat untuk kakinya yang sedang berkembang. Sepatu bekas sudah terbentuk sesuai kaki anak lain, dan cara sol aus akan berbeda karena gaya berjalan yang berbeda pula.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

374 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ide Bermain Anak Selama Masa Pandemi

Moms, yuk ajak si Kecil bermain dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah.

Review Happy Small World Joy Box - Baby Multifunction Box

Simak review Happy Small World Joy Box berikut ini yuk Moms and Dads.

Baby Gym untuk Bayi 9 bulan sampai 3 tahun

Apa saja manfaat baby gym untuk si Kecil? Yuk simak bersama berikut ini.

Tips Toilet Training Heidy

Si Kecil hampir memasuki masa toilet training? Simak tips berikut ini yuk!

Manfaat Tidur Siang untuk Si Kecil

Apa saja manfaat tidur siang untuk si Kecil? Apa akibatnya jika ia tidak tidur siang? Simak berikut ini.

Ide Stimulasi Motorik si Kecil Usia 2-3 Tahun

Si Kecil usia 2-3 tahun masih perlu distimulasi untuk perkembangan motoriknya? Simak yang berikut ini.

Anakku Senang Menyikat Gigi

Ritual menyikat gigi pada anak harus dilakukan sejak dini ya Moms, agar si Kecil terbiasa dengan kegiatan tersebut

6 Alasan Mengapa Melompat Penting bagi Kemajuan Motorik Kasar si Kecil

Melompat meningkatkan beberapa keterampilan yang sangat signifikan bagi perkembangan fisik si Kecil.

4 Aktivitas Menyenangkan untuk Bayi Berumur 16 Bulan

Agar si Kecil selalu aktif, Moms bisa mengajaknya bermain empat aktivitas berikut ini

Kapan Sebaiknya si Kecil Mulai Minum dari Cangkir?

Belajar menggunakan cangkir adalah salah satu keahlian penting yang harus dipelajari si Kecil.

4 Keunggulan Puzzle Sebagai Sarana Pendukung Perkembangan si Kecil

Mainan puzzle mendukung hampir setiap bidang perkembangan balita. Tapi bukan puzzle yang digital ya Moms.

6 Manfaat Jangka Panjang Belajar Mengenal Bentuk dan Warna

Ada kemampuan dasar lain yang bisa berkembang jika si Kecil mengenal bentuk dan warna sedini mungkin.

3 Permainan Menarik untuk Menstimulasi Balita 19 Bulan

Dalam menstimulasi perkembangannya pada usia ini, Moms bisa mengajaknya melakukan ketiga aktivitas berikut!

4 Permainan Seru Ini Mampu Kembangkan Panca Indera Anak Usia 18 Bulan

Meskipun si Kecil sudah berjalan dengan lincah, dia masih tetap memerlukan aktivitas stimulasi.

Kenali Sindrom Asperger, Gejala Autisme

Sindrom Asperger adalah gangguan perkembangan yang termasuk dalam gangguan spektrum autisme.

Mengenal 7 Macam Stimulasi Sensorik pada Anak

Sistem sensorik adalah bagian dari sistem saraf yang bertanggung jawab untuk memproses informasi sensorik.

Memilih Sekolah Anak Dari Pandangan Saya yang Pernah Menjadi Guru

Apakah sang buah hati sudah waktunya masuk sekolah? Bagaimana tips memilih sekolah menurut seorang guru?

Ide Bermain untuk si Kecil: Sticky Spider Web

Apakah Moms sedang kehabisan ide untuk permainan si Kecil? Mungkin permainan ini bisa dicoba, agar si Kecil tidak bosan.

Anak Spesialis vs Generalis

Pernah dengar tentang templet generalis dan specialist? Yuk kita sama-sama belajar tentang templet tersebut