Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Vaksin Tambahan Apa Saja yang Wajib Diberikan pada Bayi Dan Anak?

BABY  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  TODDLER  |  12 Jul '19


Pemberian vaksin pada bayi, anak, hingga dewasa menurut saya sangat penting ya Moms. Vaksin merupakan langkah awal kita untuk mencegah penularan penyakit yang terbuat dari bibit penyakit yang telah dilemahkan dan diberikan kepada bayi, anak, hingga orang dewasa dengan tujuan untuk membentuk antibodi terhadap suatu penyakit tertentu. 

Saat ini, saya telah memberikan vaksin ke bayi saya sesuai dengan panduan yang ada di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) ya Moms. Bayi saya telah mendapatkan beberapa vaksin dasar tahap awal karena usianya baru 2 (dua) bulan.

Berikut adalah vaksin dasar yang telah didapatkan oleh bayi saya:

1. Hepatitis B

Vaksin ini diberikan sesaat setelah bayi lahir (harga termasuk dalam paket melahirkan).

2. BCG

Vaksin ini berguna untuk mencegah penyakit tuberkulosis dan diberikan ketika bayi berusia 1 minggu. Harga kurang lebih Rp. 80.000 (tergantung tempat).

3. Polio 1

Diberikan ketika bayi berumur 1 bulan. Harga kurang lebih Rp. 20.000 (tergantung tempat).

4. DPT 1 dan Polio 2

Diberikan ketika bayi berumur 2 bulan. Untuk vaksin DPT tersedia 2 pilihan ya Moms, mau yang "tidak demam" atau "demam". Dari harga memang jauh sekali perbedaannya, di Balikpapan harga vaksin yang "tidak demam" antara Rp. 1.000.000 - Rp. 1.500.000 dan tidak dicover asuransi ya, sedangkan vaksin yang "demam" sekitar Rp. 80.000 (tergantung tempat). Vaksin DPT dan Polio lanjutan akan diberikan saat bayi berumur 3 dan 4 bulan.

5. Campak

Vaksin ini mulai diberikan ketika bayi berumur 9 bulan (bayi saya belum diberi vaksin ini).

Menurut saya, vaksin dasar yang diwajibkan oleh Pemerintah memang masih dasar sekali sehingga membutuhkan adanya vaksin tambahan. Setelah saya mencari tahu, ada beberapa vaksin penting yang bisa menjadi pertimbangan Moms, yaitu:

1. MMR (Measles, Mumps, Rubella)

Vaksin MMR terdiri dari tiga vaksin, yaitu campak, gondok dan rubella (campak Jerman). Pemberian vaksin ini lebih baik dilakukan pada usia 15 bulan dan bisa dilakukan kembali saat anak berusia 6 tahun.

2. Varisela

Vaksin ini diberikan untuk mencegah terkena cacar air yang diberikan pada anak usia diatas 5 tahun.

3. Pneumokokus

Imunisasi ini untuk mencegah infeksi kuman pneumokokus salah satu penyebab penting dari radang telinga, pneumonia, meningitis dan beredarnya bakteri dalam darah.

4. Tifoid

Vaksin ini diberikan untuk mencegah penyakit tifus.

5. Flu

Untuk mencegah penyakit influenza dan diberikan pada anak usia 6 bulan hingga 8 tahun setahun sekali karena virus influenza selalu berkembang.

6. Rotavirus

Diberikan untuk melindungi bayi dan anak-anak dari penyakit gastroenteritis (radang pada lambung dan usus). Vaksin rotavirus diberikan melalui mulut (oral), bukan dengan injeksi (suntik) dan diberikan pada anak usia 2, 4, dan 6 bulan (tipe vaksin Rotateq, 3 kali).

Selain vaksin yang sudah saya sebutkan diatas, tentu saja masih ada beberapa vaksin lagi yang layak untuk dipertimbangkan karena pemberian vaksin merupakan bentuk ikhtiar kita sebagai orang tua demi menjaga kesehatan generasi penerus kita.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

289 Hermawati Eka Putri

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Efek Domino Cacar Air Di Keluarga Kecilku (Part 2)

Kedua anak saya tertular cacar air yang saya alami, berikut cara mengobatinya

Cara Memilih Tisu Basah yang Aman untuk si Kecil

Gerak-gerik si-kecil yang makin lincah tentu membuatnya rentan terkena kotoran.

Pentingnya Penggunaan Sunblock pada Kulit Anak

Saya ingin sharing beberapa hal mengenai pentingnya penggunaan sunblock atau tabir surya pada anak.

Tips saat Anak Demam

Bagaimana cara Mom Rahayu mengatasi demam pada si Kecil?

Masuk Musim Hujan? Siapkan Beberapa Hal Ini Moms!

Moms di rumah khawatir nggak? Biasanya ketika musim hujan, berbagai penyakit bisa saja menghampiri si Kecil.

Tips agar si Kecil Tak Mudah Bapil

Udah mulai pergantian musim nih Moms, setelah kemaren panas ekstrim di berbagai daerah, hujan deras mulai turun.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Anak

Merawat dan menjaga kesehatan gigi anak itu sangat penting yah moms.

Perawatan Rambut Secara Alami untuk si Kecil dengan Seledri

Salah satu cara untuk perawatan rambut si Kecil secara alami adalah menggunakan seledri

Alasan Saya Memilih Posyandu Sebagai Tempat Imunisasi

Sejak bayi dilahirkan, imunisasi adalah hal wajib untuk diberikan kepada bayi ya Moms.

Asma Karena Alergi

Benarkah asma dapat dipicu karena alergi? Yuk simak penjelasan dokter Lucy di sini!

Sariawan Di Tenggorokan Bagian Belakang

Si Kecil demam tinggi? Bisa jadi ia mengalami sariawan Moms. Berikut ini cara mengatasinya

Si Kecil Diare? Atasi dengan Cara Ini Moms

Jika anak Moms sedang mengalami diare seperti anak saya, simak tips di bawah ini untuk mengatasinya

4 Tips Konsultasi dengan Dokter Anak

Awal2 ketika Owen masih newborn, aku beberapa kali ke dokter anak dengan alasan yang simpel.

Bulu Mata Terlalu Panjang: Bisa Jadi Penyebab Anak Sakit Mata (Belekan)

Aku mau sharing pengalaman babyku soal sakit mata (belekan), mungkin sebagian orang mengatakan ini hal yang wajar.

Bahaya Kekurangan Zat Besi pada Anak

Anak kita tiba-tiba kehilangan nafsu makan, lemas, tidak ceria? Bisa jadi ia sedang kekurangan zat besi

Cara Ampuh Mengatasi Sembelit pada Anak

Hampir 80% anak pernah mengalami sembelit bahkan dimulai sejak masih bayi

Kejang karena Dehidrasi

Suhu tubuh Uwais tidak terlalu panas. Namun kenapa bisa kejang? Bukankah kejang itu karena suhu tubuh di atas 38 °C?

Anti Panik Saat si Kecil Demam dan Kejang Demam

Bagaimana sih cara kita agar tetap tenang saat si kecil demam? Yuk simak tipsnya berikut ini

Pengalamanku Menghadapi Alergi pada Anak

Masa awal MPASI, saya mulai memperkenalkan beberapa jenis makanan. Alergi? Ya. Namun saya punya solusinya

Alternatif Alami Saat Anak Demam dan Batuk

Aku dari anak pertama sampai kedua selalu menerapkan yang namanya tidak buru-buru ke dokter apalagi obat ketika demam