Kanker serviks terbukti menjadi penyebab kedua terbesar kematian wanita di Indonesia. Karena itu sangat penting bagi setiap wanita untuk mengerti cara mencegah kanker serviks. Salah satu upaya untuk mencegahnya adalah dengan vaksin HPV. Berikut ini adalah penjelasan mengenai vaksin HPV dari dr. Dyah Vita Anggraini dari Klik Dokter.
- Apa itu vaksin HPV? Apa kegunaan vaksin HPV?
Vaksin HPV adalah Vaksin Human Papillomavirus (HPV) yang berfungsi untuk mencegah penularan virus HPV pada infeksi menular seksual dan penyakit Kanker serviks. Virus HPV merupakan virus utama penyebab kanker serviks (70%) yaitu HPV 16 dan HPV 18. - Kapan sebaiknya vaksin HPV diberikan?
Vaksin HPV sebaiknya diberikan pada mereka yang belum aktif secara seksul, oleh karena itu yang disarankan diberikan pada usia remaja 11 – 12 tahun baik pada anak wanita maupun laki-laki dan disarankan juga pada wanita dewasa yang belum pernah aktif berhubungan seksual namun sedang dalam masa persiapan nikah dan belum pernah vaksin HPV. - Siapa yang membutuhkan vaksin HPV?
Wanita dan pria sama-sama membutuhkan vaksin HPV. Pada pria direkomedasikan pada golongan pria yang berhubungan intim dengan sesama pria, pria yang memiliki gangguan imunitas dan pria berusia dibawah 26 tahun. Untuk wanita bisa mencegah penyakit kanker serviks dan infeksi menular seksual. Sedangkan pada pria dapat mencegah penyakit infeksi menular seksual, kanker anus dan kanker tenggorokan. - Bagi wanita yang sudah menikah dan memiliki anak, masih perlukah vaksin HPV?
Bagi wanita yang sudah menikah dan punya anak jika belum pernah mendapatkan vaksin sebelum nikah wajib vaksin HPV, namun harus melakukan pemeriksaan PAP Smear terlebih dahulu sebelum vaksin HPV dilakukan. PAP Smear adalah pemeriksaan pada lapisan sel leher rahim, dari pemeriksaan ini dapat diketahui apakah kondisi leher rahim Anda normal atau sudah terjadi perubahan sel yang mengarah kepada proses keganasan. Jika hasil PAP Smear baik maka dilanjutkan dengan pemberian vaksin HPV, namun jika hasilnya kurang baik perlu konsultasi lebih lanjut dulu dengan dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk mendapatkan terapi. - Seberapa efektifnya vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks?
Vaksin HPV terbukti efektif mencegah kanker serviks dengan rentan 90 – 100%. - Bagaimana proses pemberian vaksin HPV?
Vaksin HPV diberikan 3x dalam jangka waktu 6 bulan. Vaksin HPV kedua diberikan 1 – 2 bulan setelah vaksin HPV pertama. Vaksin HPV ketiga diberikan 6 bulan setelah vaksin HPV pertama. - Dimana vaksin HPV bisa didapatkan?
Vaksin HPV bisa didapatkan di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di sekitar lingkungan rumah Anda. - Berapa biaya vaksin HPV? Apakah BPJS bisa meng-cover vaksin HPV?
Biaya vaksin HPV tergantung dari jenis vaksin yang Anda ambil. Di Indonesia ada beberapa jenis vaksin HPV yang dapat digunakan. Jenis pertama merupakan vaksin HPV yang hanya berfungsi untuk mencegah infeksi HPV-16 dan HPV-18 sebagai penyebab kanker serviks. Jenis vaksin HPV kedua memiliki fungsi selain untuk mencegah infeksi HPV-16 dan HPV-18, juga dapat mencegah infeksi HPV-6 dan HPV-11 sebagai penyebab kutil kelamin. Sedangkan jenis vaksin HPV ketiga cakupannya lebih luas dari kedua jenis Vaksin HPV sebelumnya yaitu mencegah infeksi HPV-31, HPV-33, HPV-45, HPV-52 dan HPV-58. Jadi dari ketiga jenis vaksin HPV tersebut harganya berbeda. Untuk jenis vaksin HPV yang pertama harganya berkisar Rp.900.000 – Rp.1.000.000, jenis vaksin HPV yang kedua harganya berkisar Rp.1.200.000 – Rp.1.500.000, sedangkan jenis vaksin HPV ketiga harganya di atas kedua jenis sebelumnya dan BPJS tidak mencover vaksin HVP. - Jika sudah pernah vaksin HPV sewaktu remaja, apakah perlu mengulangi vaksin tersebut?
Jika sudah pernah vaksin HPV lengkap 3x saat remaja, maka dapat dilakukan pengulangan kembali 10 tahun kemudian.
Semoga bermanfaat.
By: Klik Dokter
Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!
Comments