Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Usus Buntu Atau Miom Waktu Hamil 23 Weeks?

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  PREGNANCY  |  05 Aug '19


3 april 2019 yang lalu, itu adalah hari pertama sya dan suami tau kalau saya Hamil. Waktu testpack menunjukkan "Yes" rasanya sangat bersyukur bisa dikasih kesempatan berharga dari Sang Pencipta. Akhirnya kita memutuskan untuk USG dan ternyata memang hamil dan sudah memasuki 8 weeks. Sempet kaget karna selama 2 bulan terakhir emang belum mens dan sudah 3 kali testpack menunjukkan negatif.

Setelah tahu ada titipan Tuhan didalam kandungan ku, aku mulai mengubah makanan yang dimakan, istirahat lebih banyak dan mulai minum vitamin dan kalsium dari dokter. Selama menjalani kehamilan, jarang sekali mengalami mual, sakit dan kehilangan nafsu makan. Sangat bersyukur hamil anak pertama ini sangat di lancarkan.

Hari senin tanggal 15 Juli 2019 usia kandungan ku menurut USG dokter sudah berusia 22 w 5 days dan berat anak ku 536 gr. Untuk usia kandungan yang baru segitu dengan berat anak sudah 536 gr merupakan progress yang sangat bagus. Aku dan suami pun lega dan senang akan progress bayi kami.

Tapi ternyata tanggal 18 Juli 2019 lalu, dari pagi hari aku udah merasa agak begah di perut bagian bawah. Aku pikir karna itu efek belum buang air besar akhirnya aku santai aktivitas seperti biasa tapi makin lama merasa makin begah dan ketika sore jam 6 habis mandi, aku rebahan sebentar di tempat tidur dan berharap akan lewat begah ku. Tapi ternyata belum lewat juga begah ku tetapi tetap aku paksain ke dapur untuk masakin suami makan malam. Disitu aku udh ngerasa sakit di perut bagian bawah dan mulai agak bungkuk jalan nya akibat menahan sakit. Setelah makanan jadi aku pun mulai mkan sama suami, tetapi makin lama makin sakit dan suami pun tahu kalau aku sedang menahan sakit. Suami langsung menyuruhku istirahat dikamar.

Awalnya rasa sakit itu masih bisa ku lewati, tetapi menjelang jam 11 malam aku mulai merasakan sakit yang tidak biasa tetapi masih coba aku memaksakan tidur dan terbangun jam 2 malam karna sakit yang luar biasa. Aku bangun dan mencoba untuk duduk dan ternyata sakit, aku mencoba berdiri dan ternyata sakit. Saking aku tidak dapat menahan sakit ku, akupun mulai menangis. Tangisan ku ternyata membuat suami terbangun dan panik melihat kondisi kesakitan ku.

Akhirnya dia menemani ku. Dia mencoba mengompres rasa sakit ku dengan air hangat. Ternyata tidak ada efek dan masih tetap sakit. Akhirnya aku coba mengalihkan sakit ku dengan nonton TV dan tetap tidak berhasil.

Dengan rasa sakit yang luar biasa itu dan rasa ngantuk yang sangat berat. Aku mencoba tidur dan ternyata susah walaupun pada akhirnya berhasil dan aku mampu tidur walaupun cuma 2 jam. Setelah bangun aku mulai merasakan sakit yang luar biasa lagi . Akhirnya aku memutuskan untuk pergi k Dokter SPOG yang biasa menangani ku. 

Pas di periksa di USG, kata dokter tidak ditemukan apapun tpi dokter bilang untuk sakit dibagian perut kanan bawah, kemungkinan itu usus buntu. Langsung dia merujukku ke dokter spesialis penyakit dalam untuk dipastikan sakit apa.

Ketemu dokter spesialis penyakit dalam, dia mulai periksa dan waktu periksa dia mendapatkan tlp dari dokter SpOG ku kalau kayaknya aku usus buntu. Akhirnya dokter penyakit dalam itu meminta aku untuk di USG ulang apakah benar aku usus buntu. Setelah melakukan USG ternyata tidak ditemukan usus buntu karna bagian usus tertutup bayi. Tetapi kata dokter ada 2 miom yang terlihat dibagian sakit ku itu.

1 miom masih kecil dan 1 miom sudah 6 cm. Tetapi dokter tetap tidak bisa memutuskan sakit ku berasal dari mana. Balik lagi ke dokter spesialis penyakit dalam dan dia menyarankan untuk di MRI agar tau apa yang terjadi. Dirumah sakit itu tidak ada alat untuk pemeriksaan MRI. Aku dan suami pun langsung ingin kerumah sakit lain untuk MRI. Tapi sebelum pergi aku minta dikasih obat nyeri karna emang sakit nya ga biasa dan ga bisa tahan rasa sakitnya.

Sebelum ke rumah sakit lain untuk MRI, aku dan suami yang belum makan dari pagi pun akhirnya memutuskan untuk makan dulu agar bisa minum obat nyeri dari dokter. Pas lagi makan, adik nya suami telephone dan tanya kabar ku. Akhirnya suami cerita kalau dokter suruh MRI. Adik ipar ku pun langsung menyuruhku untuk jangan di MRI dulu.

Adik ipar ku langsung tanya ke dokter kandungan dia dan menceritakan tentang ku. Dokter itu langsung melarang untuk MRI karna takut ada efek yang tidak baik untuk bayi ku nanti. Dokter itu menyarankan untuk k rumah sakit tempatnya bekerja dan di USG lagi. Pas di USG ternyata memang ada 2 miom dan dokter itu bilang kemungkinan besar sakit nyeri itu bukan usus buntu tetapi miom.

Jika penyebab nya usus buntu pasti aku akan ada gejala demam, muntah, mencret dan gejala usus buntu lain nya tetapi aku tidak merasakan gejala itu. Dan dokter cuma menyarankan untuk terus minum obat nyeri dan balik lagi k rumah sakit 2/3 minggu lagi untuk di pantau Miom nya.

Ada perasaan bersyukur karna memang bukan usus buntu ternyata Miom yang menyebabkan nyeri ini dan sangat bersyukur karna tidak menjalankan MRI karna akan berdampak kependengaran bayi nanti.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

385 Flavia Sofia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Menjalani Kehamilan Kembar dengan Happy dan Sehat

Moms, yuk simak tips menjalani kehamilan kembar dengan happy dan healthy berikut ini.

Bumil Wajib Tahu, Cara Atasi Masuk Angin Dengan Tepat

Ibu hamil masuk angin? Begini cara mengatasinya!

Bolehkan Bumil Minum Yoghurt?

Seorang ibu hamil harus menghindari berbagai macam pantangan makanan. Nah, apakah yoghurt masuk di dalamnya?

Kenali Heartburn dan Cara Mengatasinya saat Hamil

Setiap ibu hamil pasti memiliki masalah yang berbeda-beda ya Moms.

Preggo Story: Ceritaku Mengalami Symphisis Pubis Disfunction saat Hamil

Pernah mendengar tentang Symphisis Pubis Disfunction? Yuk simak cerita kehamilan Mom Dewi

Mitos dan Fakta Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bumil

Selama kehamilan, banyak sekali yang memberi pantangan makan ini itu terutama dari pihak keluarga.

Hemoglobin (Hb) Rendah saat Hamil dan Resep Ampuh Menaikkan Hb

Saat hamil, tekanan darah saya cenderung rendah. Saya pun disarankan oleh dokter kandungan untuk tes darah.

Mengenal Tanda Bahaya Kehamilan dan Penanganannya

Momen kehamilan merupakan momen kepercayaan dari Tuhan kepada wanita untuk menjadi seorang Ibu.

Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada Ibu Hamil

Tangan Moms sering merasa nyeri dan susah digerakkan? Berikut ini cara mengatasinya

Mie Instan saat Hamil, Bolehkah?

Saat hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan yang sehat, bergizi & alami, sehingga kebutuhan nutrisi tercukupi.

Mulai Bermunculan Stretchmark? Simak Tips Mencegahnya Yuk Moms!

Suatu kala saya berkaca dan benar-benar kaget.. kenapa perut saya mulai keluar garis-garis tipis ya?

Tips Ibu Hamil agar Hamil “Ngebo”

Sebelum positif hamil, saya sering baca-baca di artikel maupun grup bumil untuk menambah ilmu pengetahuan

Kandungan Gizi dan Manfaat Oatmeal

Oatmeal adalah menu sarapan alternatif yang sedang naik daun, terkait dengan pola hidup sehat yang makin populer.

Mewarnai untuk Mengurangi Stres pada Ibu Hamil

Banyak kegiatan yang dapat dilakukan ibu hamil untuk mengurangi stres, salah satunya dengan kegiatan mewarnai.

Apa itu GERD?

Bagi kalian yang mempunyai riwayat maag atau asam lambung, pada saat hamil, hal seperti ini tidak boleh disepelekan.

Tubuh Moms yang Kecil vs Berat Bayi yang Besar

Pernahkah Moms melihat bumil bertubuh kecil namun perutnya besar, atau yang bertubuh besar namun perutnya kecil?

Pengalamanku Rutin Papsmear Setelah Menikah

Setelah 3 bulanan menikah, aku mengalami hal yang signifikan menurutku, yaitu keputihan setiap hari.

Tetap Bisa Melahirkan Secara Normal Walau Mata Minus & Silindris?

Banyak orang beranggapan bahwa bumil dengan mata minus apalagi silindris akan sulit untuk melahirkan Normal.

Hamil dengan Autoimun

Saya 27 tahun, hamil anak pertama dengan kondisi saya mengidap autoimun

Pertolongan Pertama pada Asma untuk Bumil

Munculnya penyakit Asma atau sesak nafas dapat disebabkan oleh banyak faktor pemicu.