Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

MY STORY  |  PARENTING  |  28 Jul '21


Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads. Tentu semua orang tua bercita-cita anaknya tumbuh cerdas dan dapat meraih cita-cita yang mereka impikan. Pendidikan formal di sekolah juga menjadi landasan pembentukan pribadi anak sehingga menjadi orang yang berbudi luhur. Masalahnya, biaya sekolah itu tergolong tinggi sekali bahkan setiap tahun selalu bertambah. Karena itulah, Moms & Dads tidak boleh main-main dalam mempersiapkan uang sekolah anak.

Sebelum mempelajari bagaimana, sih, cara tepat mempersiapkan uang sekolah anak, ada baiknya orang tua tahu dulu, nih, alasan-alasan kenapa biaya sekolah TK mahal dari belasan hingga puluhan juta rupiah supaya juga bisa menjawab rasa penasaran Moms & Dads.

3 Alasan Kenapa Biaya Sekolah TK Mahal

Biaya sekolah pengajar agar kompeten

Pengajar atau guru selain dapat mentransfer ilmu kognitif kepada si Kecil juga diharapkan dapat memberikan teladan yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil. Karena itulah, untuk menjadi pengajar yang berkompeten, seseorang perlu menuntut ilmu dengan biaya tinggi. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, yang juga mengajak agar institusi sekolah memberikan upah yang wajar kepada guru atas kemampuan mengajar mereka.

Rhenald yang juga merupakan pendiri Rumah Perubahan tersebut menambahkan pula bahwa guru PAUD dan TK perlu mengajarkan murid-muridnya untuk mengembangkan motorik halus, motorik kasar, psikomotorik, aspek kognitif, komunikasi dengan sesama, mengendalikan emosi, dan lain-lain. Hal tersebut tentu membutuhkan biaya lebih bukan hanya untuk membayar jasa-jasa tak ternilai mereka tetapi juga untuk membayar prasarana mengajar.

Biaya pelatihan pengajar supaya dapat mengajarkan ilmu terkini

Aktivis dan pemerhati PAUD, Elisa Kasali, menunjukkan bahwa guru dan pengajar juga harus diberikan pelatihan dan pendidikan mengenai metode pendidikan anak sehingga dapat menciptakan generasi-generasi cemerlang. Pemimpin TK Kutilang Rumah Perubahan ini jujur mengungkapkan bahwa menginvestasi guru untuk mengikuti pelatihan metode pendidikan yang dipakai di sekolahnya tidak murah dan tidak instan. Setiap pengajar perlu menjalani latihan selama sekitar 3 bulan agar dapat menerapkan metode pengajaran yang dipakai di TK tersebut yaitu metode sentra.

Fasilitas dan bangunan gedung yang bagus

Anak sekolah usia PAUD dan TK masih sangat muda sehingga membutuhkan fasilitas dan gedung yang memadai. Gedung sekolah yang digunakan pun haruslah memerhatikan segi keselamatan.

Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria Pedoman Prasarana PAUD yang diterbitkan oleh Direktorat PAUD Kemendikbud RI 2014 menyebutkan bahwa PAUD harus memiliki prasarana utama dan prasarana pendukung. Prasarana utama PAUD meliputi area kegiatan bermain baik di dalam maupun di luar ruangan, ruang pendidik, ruang administrasi, ruang pemeriksaan kesehatan, kamar mandi anak dan dewasa, dan meubel. Serta prasarana pendukung yang meliputi dapur, area ibadah, ruang perpustakaan, ruang konsultasi, area parkir, ruang serbaguna, area cuci, gudang, jaringan telekomunikasi & IT, dan transportasi.

Ada sebuah kisah dari TK Robbani di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Pada awal berdirinya TK ini di tahun 2009, TK ini masih tidak memiliki gedung jadi berpindah-pindah gedung dan pada suatu ketika meminjam area TPA Masjid Nurul Afiat. Area yang dipakai TK Robanni ini berada di lantai 3.

Meski banyak orang tua murid yang cocok dengan konsep TK Islam Terpadu yang dimiliki TK Robanni, sebagian dari mereka urung menyekolahkan anak mereka di sini dengan alasan faktor keamanan. Ya, para guru pun harus ekstra menjaga anak-anak didik mereka untuk tidak berlarian keluar kelas. Maka, mereka membutuhkan biaya ekstra untuk membuat gedung sendiri: dalam hal ini dibantu juga dengan Dana Program Mitra Desa Mandiri (PMDM).

Nah, setelah tahu sebab-sebab mengapa biaya pendidikan khususnya sekolah TK dan PAUD mahal, Moms & Dads perlu mengetahui tips mempersiapkan biaya pendidikan. Bila orang tua tidak mempersiapkan biaya sekolah sejak dini, akan sangat sulit untuk mendapatkan uang meski meminjam karena peminjaman dana pun perlu proses.

2 dari 4 halaman

Apa saja komponen biaya sekolah yang harus diperhatikan?

Moms & Dads perlu tahu bahwa biaya sekolah tidak hanya biaya yang dibayar bulanan saja. Setiap sekolah memiliki komponen biaya sekolah yang cukup banyak dan berbeda-beda, yaitu:

Biaya masuk sekolah (uang pangkal)

Uang pangkal dibayarkan pada awal si Kecil masuk sekolah. Beberapa sekolah terutama sekolah swasta membebankan uang bangunan atau uang pembangunan pada biaya masuk sekolah. Uang pangkal masuk SD biasanya lebih besar daripada uang pangkal masuk PT karena fasilitas yang akan digunakan si Kecil dalam waktu cukup lama yaitu 6 tahun. Sekolah dengan reputasi bagus atau grade tinggi akan memiliki biaya pembangunan yang lebih tinggi daripada sekolah yang biasa-biasa saja. Karena biaya masuk sekolah yang cukup besar ini, Moms & Dads harus mengetahui terlebih dahulu estimasi biaya yang bisa ditanyakan kepada orang tua murid calon kakak kelas si Kecil.

Biaya bulanan (SPP)

Uang sekolah yang dibayar per bulan sering dikenal dengan sebutan Uang SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan). Uang SPP didefinisikan sebagai dana untuk pembinaan pendidikan yang berada dalam suatu instansi pendidikan di sekolah. Sekolah membutuhkan pengeluaran bulanan untuk menggaji guru dan memelihara fasilitas sehingga membebankan biayanya kepada orang tua murid. Perlu diketahui, beberapa pemerintah daerah sudah mulai menggratiskan SPP. Namun, besaran biaya SPP untuk sekolah swasta adalah tetap. Meski begitu, Moms & Dads yang memiliki pemasukan lebih kecil bisa merundingkan biaya SPP sekolah swasta karena ada beberapa sekolah yang menggunakan sistem subsidi silang.

Biaya daftar ulang

Beberapa sekolah masih menggunakan biaya daftar ulang setiap tahun. Biaya ini meliputi uang kegiatan, uang material, dan lain-lain. Tanyakan besaran biaya tahunan kepada pihak sekolah sehingga Moms & Dads bisa menabung sejak dini.

Biaya seragam

Beberapa sekolah, terutama sekolah swasta, tentu memiliki ciri khas seragam masing-masing. Moms & Dads perlu membuat anggaran biaya seragam sekolah supaya si Kecil bisa mengikuti pembelajaran di kelas dengan nyaman.

Biaya buku

Kebijakan buku di setiap sekolah pasti berbeda-beda tergantung kurikulum dan metode pembelajaran apa yang mereka pakai. Yang pasti, biaya buku pastilah mahal. Sekolah negeri memiliki kebijakan meminjamkan beberapa buku pelajaran kepada murid. Untuk sekolah swasta, setiap murid harus membeli buku pelajaran sendiri serta biasanya sudah dimasukkan ke dalam biaya tahunan atau biaya daftar ulang. Untuk menghemat biaya ini, Moms & Dads bisa meminjam buku bekas dari kakak kelas apabila buku yang dipakai masih sama.

Biaya ekstrakurikuler

Fasilitas ekstrakurikuler sekolah seperti ruang olahraga, alat musik, perlengkapan menari, dsb. terkadang dibebankan kepada orang tua murid. Besaran biaya ekstrakurikuler ini pun berbeda tergantung kegiatannya. Karena itulah, pastikan bahwa jenis ekstrakurikuler yang diambil sesuai dengan minat dan bakat si Kecil.

3 dari 4 halaman

Tips mempersiapkan dana pendidikan anak

Cek biaya masuk sekolah

Biaya masuk alias uang pangkal sekolah, baik itu PAUD, TK, SD, maupun jenjang pendidikan lanjutan lainnya, merupakan biaya utama yang harus dibayarkan di awal. Carilah informasi tentang biaya masuk sekolah yang diinginkan orang tua dan si Kecil sejak dini dengan cara datang langsung ke sekolah; tanya ke teman, tetangga, saudara, atau kenalan orang tua murid yang sekolah di situ; atau mencari tahu lewat internet. Dengan mengetahui uang pangkal suatu sekolah, Moms & Dads akan mempunyai gambaran besarnya biaya yang harus dipersiapkan sejak dini.

Rencanakan menabung sesuai jumlah anak

Pastikan untuk menyisihkan pendapatan secara adil sesuai rencana jumlah anak yang hendak dimiliki Moms & Dads. Selain membayar uang masuk, pikirkan juga mengenai biaya kebutuhan sekolah lainnya. Biaya tambahan sekolah akan semakin banyak dan mahal semakin tinggi level pendidikannya. Biaya-biaya tersebut akan sangat berat dilunasi apabila orang tua tidak menganggarkan keuangan dengan rapi. Moms & Dads juga disarankan untuk mendukung gerakan KB dengan membatasi jumlah anak maksimal 2 orang. Gerakan KB ini sangat bermanfaat untuk mengontrol jumlah penduduk di Indonesia serta meringankan Moms & Dads dari beban pembiayaan hidup dan pendidikan anak.

Buat anggaran pendidikan sedetail mungkin

Perencanaan keuangan pendidikan harus dibuat sematang mungkin dan idealnya dibuat sebelum si Kecil masuk PAUD atau TK. Ketika si Kecil sudah memasuki jenjang pendidikan SD dan seterusnya, Moms & Dads sudah memiliki dana dari usaha mengatur keuangan sehingga pikiran Anda berdua tidak terforsir untuk memikirkan biaya pendidikan. Orang tua harus mempunyai komitmen kuat untuk memenuhi anggaran pendidikan agar pendidikan si Kecil terjamin.

Atur prioritas keuangan

Setiap keluarga memiliki kondisi keuangan yang unik sehingga tidak ada yang sama dalam hal pengaturan prioritas keuangan. Apabila Moms & Dads merasa bukan keluarga yang berkecukupan maka Anda berdua harus membuat daftar prioritas keuangan mana saja yang penting didahulukan pelunasannya.

Jika Moms & Dads masih merasa sulit menyisihkan pendapatan karena butuh banyak dana untuk keperluan hidup sehari-hari, cobalah memangkas pos-pos pengeluaran yang tidak terlalu mendesak atau penting. Sisa uang untuk pos tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tabungan pendidikan si Kecil.

Prioritaskan uang yang dipunya untuk memenuhi kebutuhan primer dan alokasikan kebutuhan sekunder pada pembiayaan anak alih-alih memenuhi kebutuhan sekunder orang tua. Ini berarti Moms & Dads perlu menahan diri untuk memenuhi kebutuhan sekunder Anda berdua, seperti misalnya kebiasaan minum kopi, menonton serial drama Netflix, liburan ke tempat wisata mewah, dan perwujudan gaya hidup konsumtif lainnya. Jika memang Anda berdua membutuhkan hiburan, pilihlah yang dapat dinikmati oleh seluruh keluarga dengan harga murah seperti jalan-jalan ke taman kota, memasak di hari libur, dan membuat prakarya bersama.

Pertimbangkan untuk membuka bisnis mandiri

Selain bekerja di kantor, Moms & Dads juga bisa mencari peluang rezeki dengan berbisnis mandiri. Tidak hanya untuk memenuhi biaya pendidikan, keuntungan dari bisnis tersebut bisa menjadi penghasilan utama keluarga apabila sukses. Di zaman yang serba online ini, cukup mudah untuk memulai bisnis tanpa modal kantor atau pegawai. Beberapa bisnis yang dapat dicoba sebagai pemula adalah bisnis reseller produk orang lain, bisnis dropship produk, bisnis layanan jasa dan keahlian, dan bisnis rumahan modal kecil (catering makanan atau laundry).

4 dari 4 halaman

Investasikan dana untuk mendapatkan penghasilan tambahan jangka panjang

Berbeda dengan menabung, investasi memungkinka Moms & Dads menambah dana sesuai dengan jenis investasi yang dipilih. Investasi memungkinkan Moms & Dads mendapatkan penghasilan tambahan tanpa susah payah mencari karena uang yang diinvestasikan yang bekerja. Maka, pelajarilah investasi untuk pemula seperti reksadana. Investasi reksadana mudah dilakukan bahkan bisa dimulai dari Rp100.000,- per bulan. Keuntungan investasi yang paling utama adalah dapat membuat Anda berdua menghindari tekanan inflasi setiap tahun sehingga dalam jangka panjang bisa mencapai kebebasan finansial.

Diskusikan strategi persiapan dana pendidikan dengan pasangan

Dalam sebuah pernikahan, dibutuhkan kerja sama suami istri agar dapat harmonis. Moms tidak perlu memikirkan biaya pendidikan si Kecil sendirian. Begitu pula dengan Dads yang tidak perlu berusaha mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga sendirian. Diskusikan segala segi kehidupan dengan pasangan sehingga beban yang dipikul lebih ringan. Anda berdua perlu menyingkirkan ego masing-masing dalam mendiskusikan pendidikan si Kecil. Carilah jalan tengah sehingga Moms & Dads dapat memaksimalkan pengumpulan dana pendidikan si Kecil.

Tabung uang di asuransi pendidikan

Jangan sampai ketika si Kecil sudah sekolah nantinya uang SPP mahal tidak bisa dibayar sehingga terkena denda terlambat bayar uang sekolah. Agar dana pendidikan terkumpul lebih maksimal, cara mempersiapkan biaya sekolah paling ampuh adalah membuka tabungan khusus pendidikan anak. Moms & Dads bisa mencari jasa asuransi pendidikan yang dapat “memaksa” Anda berdua untuk menyisihkan pendapatan yang diinvestasikan dalam bentuk asuransi. Proses serupa juga dilakukan oleh tabungan pendidikan anak yang memotong gaji yang ditransfer lewat rekening tabungan.

Pada intinya, kedisiplinan Moms & Dads dalam menabung akan sangat membantu mempersiapkan uang sekolah si Kecil. Jangan pernah tergoda untuk mengutak-atik dana yang telah dialokasikan untuk tabungan pendidikan. Langkah langsung mendepositkan sebagian gaji ke tabungan pendidikan dianggap paling efektif untuk persiapan pembiayaan pendidikan anak. Nah, Moms & Dads, sudah siapkah untuk menabung demi pembiayaan pendidikan si Kecil di masa depan?

Referensi: Anggun PAUD, Cermati 1, Cermati 2, Klasika, Kumparan, Vale

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2726 Babyologist Indonesia

Comments

LATEST POSTS

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.

Mengenal Tedak Siten

Apa itu Tedak Siten? Mari simak bersama berikut ini!