Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Traveling with Slow Cooker

FEEDING  |  PARENTING  |  03 Nov '17


Ketika Kimmy berusia 10 bulan, saya sempat traveling dengan membawa serta slow cooker untuk memasak makanan. Hal ini saya lakukan karena saya menginap di apartment bukan di hotel yang mendapatkan sarapan setiap pagi. Jadi daripada pusing Kimmy sarapan apa setiap pagi, lebih baik saya bawa slow cooker dari rumah.

Berikut beberapa tips dari saya jika Moms ingin membawa alat memasak ketika traveling:

  • Pilih yang paling memudahkan hidup (mudah dibawa, mudah dicuci, mudah memasak). Saya memilih untuk membawa slow cooker ketika traveling karena slow cooker memudahkan saya dalam memasak. Jadi setiap hari saya tinggal beli daging ayam atau sapi atau ikan di supermarket dekat penginapan, lalu sebelum tidur saya masukkan kedalam slow cooker bersama beras (saya bawa dari rumah juga), setelah itu tinggal memutar kenop waktu supaya pagi ketika saya bangun, masakan sudah jadi.Slow cooker saya bawa dengan kardusnya supaya lebih mudah dijinjing ketika masuk pesawat. Tidak saya masukkan kedalam bagasi karena takut tembikar tanah liat dan tutup kacanya pecah.
  • Daging yang saya beli bisa untuk memasak 2 hari. Jadi setengah bagiannya saya simpan di kulkas untuk esok hari. Jangan lupa untuk mencairkan daging tersebut jika sebelumnya dimasukkan ke dalam freezer, karena perubahan suhu yang drastis dapat merusak kandungan gizi pada bahan makanan. Saran saya sebaiknya masukkan ke chiller saja (bagian kulkas bawah) karena akan segera dipergunakan esok harinya.
  • Jadi urutannya adalah beras yang sudah dicuci berada di paling bawah, lalu diatasnya saya tambahkan daging yang sudah dipotong kecil-kecil dadu supaya cepat matang.
  • Hindari membuka tutup slow cooker karena dapat memperlambat proses memasak. Jika ingin menambahkan garam atau kecap asin bisa dilakukan esok harinya ketika sudah matang.

Setelah masakan matang, saya pindahkan ke dalam insulated lunch jar untuk saya bawa seharian supaya bisa 3x makan. Dengan cara seperti ini saya dapat memastikan Kimmy makan makanan yang higienis dan tidak menggunakan MSG karena pada saat itu usia Kimmy masih 10 bulan, jadi belum bisa makan makanan diluar mengikuti saya dan papanya.

Semoga sharing saya dapat menjadi bahan pertimbangan Moms yang ingin membawa alat masak saat traveling ya.

By: Ricka Puspita Atmadja 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1751 Ricka Puspita Atmadja

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Tepat Memberikan Permen pada Balita

Permen adalah camilan yang disukai anak. Bagaimana cara yang benar memberikan permen pada si Kecil?

Cara Mom Sarah Menghadapi GTM si Kecil

Mom Sarah membagikan cara menyikapi GTM si Kecil. Yuk simak tipsnya di sini Moms.

5 Kesalahan Ini Sering Orangtua Lakukan Tanpa Disadari

Memberi yang terbaik untuk si Kecil adalah impian setiap orangtua. Tapi, tanpa disadari Moms sering melakukan kesalahan.

Alasan Mengapa Si kecil Kehilangan Nafsu Makan

Nafsu makan Si Kecil mendadak menuru? Kira-kira hal apa yang menyebabkan hilangnya nafsu makan pada anak? Simak alasannya berikut ini.

Ketika Anak Susah Makan, Apa yang Harus Moms Lakukan?

Ada masanya anak mengalami susah makan ya Moms. Lantas hal apa yang dapat kita pelajar dan lakukan untuk mengatasinya?

Manfaat Skin To Skin Contact Ibu Dan Anak

Apa itu skin to skin contact? Apa manfaatnya untuk Ibu menyusui dan juga bayi? Mari simak borsama berikut ini.