Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Tetap Produktif dari Rumah

BRANDS  |  14 Sep '20


Dengan adanya pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, banyak dari kita yang kini menghabiskan lebih banyak waktu di rumah saja. Banyak pula perusahaan yang menerapkan work from home alias kerja dari rumah untuk para karyawannya. Alhasil, makin banyak orang yang stay at home di hari-hari kerja. 

Apabila Moms juga seorang wanita karier yang menerapkan WFH, lingkungan tempat Moms bekerja sekarang berubah drastis. Biasanya, Moms dituntut untuk mengerjakan tugas dan melaporkan progress-nya di kantor. Sekarang, dengan bantuan kecanggihan teknologi, Moms bisa mengerjakan to-do lists Moms di ruang kerja, sofa ruang keluarga, bahkan di kamar tidur. Perubahan kebiasaan ini tidak selalu lancar dan mudah dilakukan. 

Kunci keberhasilan WFH adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan Moms untuk fokus pada tugas-tugas yang diberikan oleh kantor. Ini dia tips-tips agar Moms tetap produktif dari rumah: 

Tips tetap produktif meskipun bekerja dari rumah 

1. Buatlah workspace 

Untuk mensimulasikan lingkungan kerja di rumah, tatalah sudut favorit Moms untuk dijadikan ruang khusus untuk bekerja. Idealnya, ruangan tersebut terekspos sinar matahari dan akses mudah ke colokan listrik. Namun, ingatlah bahwa sinar matahari alami dapat menyebabkan silau pada layar komputer. Posisikan meja komputer agar layarnya tidak silau atau nyalakan lampu jika diperlukan. 

Jika Moms tidak memiliki meja khusus, Moms bisa memanfaatkan meja makan. Yang jelas, workspace khusus akan mendorong Moms untuk bekerja dengan postur tubuh yang baik, meminimalkan gangguan dari luar, dan menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu.

2. Pastikan perangkat elektronik yang digunakan bersih 

Di masa pandemi ini, Moms perlu meningkatkan kebersihan dan higienitas diri termasuk perangkat-perangkat elektronik yang Moms gunakan selama bekerja. Gunakan kain microfiber, cairan desinfektan, dan sarung tangan sekali pakai dari lateks untuk mengelap permukaan laptop, printer, tablet, ponsel, dsb. Jangan lupa untuk mematikan dan melepas kabel-kabel dari perangkat elektronik Moms sebelum membersihkannya. Cuci tangan sesegera mungkin setelah Moms melepaskan dan membuang sarung tangan yang Moms kenakan. 

3. Ikuti rutinitas yang telah Moms buat 

WFH memang sangat menguntungkan bagi karyawan yang rumahnya jauh dari kantor. Dengan WFH, para karyawan ini tidak perlu lagi menghabiskan waktu pergi ke kantor. Apabila Moms juga demikian, bukan berarti Moms bisa melewatkan rutinitas mempersiapkan diri pergi ke kantor saat menjalani WFH. Tetaplah pertahankan rutinitas yang biasa Moms jalani sebelum WFH; bangun pagi, mandi, dan mengenakan pakaian yang pantas untuk bepergian. Terdengar sepele, memang, tetapi ini sangat membantu Moms mempersiapkan mental dan masuk ke “mode bekerja” pada jam-jam kerja yang telah ditentukan. Jika Moms biasanya bekerja pada pukul 9 pagi hingga 5 sore, lakukan hal yang sama di rumah. Sangat mudah terhanyut dalam waktu ketika WFH. Hal tersebut malah akan membuat pekerjaan Moms keteteran.

4. Lakukan stretching di sela-sela WFH 

Duduk sepanjang hari adalah kebiasaan yang tidak sehat bahkan jika Moms berada di kantor. Begitu pula ketika WFH. Pastikan Moms memiliki waktu untuk melakukan stretching secara teratur dan berjalan-jalan sejenak menggerakkan badan.  

Tetaplah terhidrasi dengan meminum cukup air mineral. Beristirahat sejenak setelah selesai mengerjakan suatu tugas juga dapat mengisi kembali kekuatan otak Moms. 

Jika pekerjaan Moms bisa selesai lebih awal karena Moms tidak perlu melakukan perjalanan ke dan pulang dari kantor, manfaatkan satu atau dua jam ekstra itu untuk berolahraga. Luangkan waktu untuk mengolah tubuh saat jam makan siang agar Moms tidak stuck dalam posisi yang sama sepanjang hari.  

5. Tetap terhubung dengan teman-teman kantor 

Gunakan aplikasi yang dapat menunjang kegiatan kantor selama WFH agar tetap terhubung dengan teman-teman kantor, terutama apabila Moms bekerja dalam tim. Tetapkan ekspektasi yang jelas untuk memotivasi anggota tim menyelesaikan tugas-tugas yang ada. 

6. Pertahankan mindset positif dan tetap bersosialisasi dengan keluarga dan teman-teman 

Di masa sulit ini, memiliki pola pikir positif dan optimistis realistis akan dapat membantu Moms mempertahankan produktivitas. Rawat diri Moms dengan tidur cukup, berolahraga, makan makanan bergizi, dan tetap terhubung dengan keluarga serta teman-teman. Mereka akan sangat membantu Moms untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. 

7. Hindari multitasking 

WFH memungkinkan Moms untuk bekerja sembari mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Memang kelihatannya efisien. Namun, menurut Carolyn Forte, Direktur Good Housekeeping Institute’s Cleaning Lab, ini bukan waktunya untuk dapat mengerjakan keduanya sekaligus. Dia menegaskan bahwa tak ada salahnya untuk beristirahat sejenak di sela-sela WFH, akan tetapi, jangan sampai pekerjaan rumah tangga mengalikan perhatian Moms dari menjadi produktif saat bekerja. Lagipula, Moms tidak akan mengerjakan pekerjaan rumah ketika berada di kantor, bukan? 

8. Berikan pengertian kepada si Kecil 

Apabila Moms mempunyai anak yang masih kecil, dia belum memahami sepenuhnya bahwa Moms sedang WFH. Oleh karena itu, berikan pengertian kepada si Kecil bahwa Moms sedang WFH karena sedang ada pandemi Corona. Jelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami terutama apabila si Kecil sudah cukup mengerti dampak-dampaknya pada kehidupan sehari-hari. Selain itu, mintalah juga bantuan dari Dads atau anggota keluarga yang tinggal serumah untuk ikut mengawasi si Kecil ketika Moms bekerja. “Sembunyilah” dari pandangan si Kecil di ruang kerja Moms saat WFH sehingga dia tidak menggangu Moms. 

9. Berhentilah bekerja ketika jam kerja sudah berlalu 

Salah satu aspek terpenting dari WFH adalah menciptakan batasan yang jelas antara waktu kerja dan waktu santai. Jika jam kerja sudah habis, hentikan aktivitas bekerja Anda. Bukan hanya berhenti menggunakan laptop saja, Moms benar-benar harus berhenti memikirkan pekerjaan di luar jam kerja. Hindari overtime  meski Moms bisa mengerjakannya dengan santai di rumah. Ide cemerlang tiba-tiba muncul saat-saat terakhir jam kantor atau setelah jam kantor? Catatlah, tetapi kerjakanlah esok hari. Hanya karena Moms bisa mengakses pekerjaan Moms sepanjang hari di rumah, ini bukan alasan Moms untuk bisa mengerjakannya sepanjang waktu. Pikirkan tentang work-life balance juga.

10. Penuhi kebutuhan akan udara segar 

Udara segar sangat penting untuk kesehatan tubuh serta imunitas tubuh. Sebaliknya, udara kotor meningkatkan risiko sakit kepala, mual, kelelahan, iritasi mata, asma, alergi, infeksi pernapasan, hingga stres. Mereka yang menghirup udara berpolusi juga menderita rentang perhatian terbatas dan produktivitas pekerjaan rendah. 

Berikut ini hal-hal yang dapat Moms lakukan untuk meningkatkan kualitas udara agar Moms dapat #BernapasLebihBaik di rumah terutama di ruang kerja:

  • Bukalah jendela rumah lebar-lebar agar sinar matahari alami dan udara segar bisa masuk
  • Pastikan area yang Moms gunakan untuk bekerja memiliki ventilasi yang baik
  • Gunakan furnitur yang dicat dengan cat yang ramah lingkungan, rendah kandungan bahan kimia berbahaya
  • Pertahankan suhu ruangan yang stabil untuk mencegah kondensasi dan pertumbuhan jamur
  • Pasang air purifier yang memiliki filter HEPA dan sinar UV-C germicidal internal; Fitur HEPA pada air purifier dapat menangkap polutan seperti debu, bulu, jamur, bakteri, asap, tungau, virus, dan alergen lainnya. Sementara itu, sinar UV-C dapat mematikan kuman, bakteri, virus dan alergen sehingga udara yang dikeluarkan dari alat tersebut sudah bersih. Sinar lampunya juga dapat membuat orang di sekitarnya relaks sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi insomnia.

11. Menjaga Mood dengan Berinovasi dan Kreatif 

Ketika jam kerja sudah usai, ada baiknya Moms menjaga mood untuk tetap baik di kemudian hari dengan melakukan kegiatan yang berinovasi juga kreatid.Terus kembangkan diri dengan hal-hal yang baru dengan melakukan pekerjaan yang belum sempat dilakukan di masa-masa sebelum pandemi. Contohnya, memasak dengan resep baru, eksplor aktivitas-aktivitas baru dengan si kecil dan keluarga, berkebun, membaca buku baru dan lain lain.   

Selain untuk menyegarkan mood sehari-hari, hal ini juga bisa menjadi kesempatan Moms untuk terus berkembang dan eksplor diri. Ingat, tetap jaga work-life balance yaa Moms 😊  

WFH merupakan solusi perusahaan-perusahaan untuk tetap mempekerjakan karyawan di kala pandemi COVID-19 ini. Dengan menerapkan tips-tips di atas, semoga Moms dapat tetap produktif meskipun bekerja dari rumah. #breathewellwithDREW 

 

Referensi: Good HousekeepingJakarta PostSuccess.com

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

106 Drew Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ini Cara Mengatasi Panic Attack Buat Millenial Moms

Kondisi pandemi virus Corona memaksa kita untuk menjalani kehidupan yang tidak menentu. Rutinitas

Babyo Review Dr. Brown's Silicone One-Piece Breastpump

Apa saja sih manfaat dari menggunakan Pompa ASI bagi Moms? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Biasakan Si Kecil Merawat Gigi Sejak Dini

Mengajarkan si Kecil merawat gigi perlu dilakukan sejak dini. Hal ini bertujuan untuk membiasakan si kecil hidup sehat. berikut ini tips yang [...]

Si Kecil Sering Kembung Setelah Minum? Ini Solusinya

Di awal-awal kehidupannya, seringkali kita menjumpai bayi dengan keluhan perut kembung. Saat si Kecil kembung, Ia akan cenderung rewel dan sulit [...]

Manfaat Berolahraga di Sore Hari Bersama Si Kecil

Di tengah rutinitas sehari-hari, manusia perlu berolahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Nah, melibatkan si Kecil saat [...]

Bedtime Routine, Senjata Ampuh Agar Si Kecil Tidur Lelap

Apakah Moms merasa kesulitan menidurkan si Kecil di kala malam tiba? Bedtime routine alias rutinitas tidur yang konsisten dapat membantu si [...]

Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang si Kecil

Apa saja cara yang bisa dilakukan orang tua agar tumbuh kembang si Kecil optimal? Yuk, Moms, simak tips berikut ini.

Si Kecil Mencret? Yuk, Beri Ia Makanan Berikut

Moms, apakah si Kecil sering diare? Jika ya, kondisi ini sebenarnya lazim terjadi kok pada balita.

Babyo Review Nestlé LACTOGROW 3

80% sistem imunitas berada di dalam saluran cerna sehingga kesehatan saluran cerna sangat penting untuk dijaga.

Exclusive Privilege: Lactaboost Andalan Nutrisi

Selain mencukupi nutrisi, masa menyusui menjadi momen bonding dengan si Kecil.

Yuk Kenalan dengan Dr.ato Baby Skincare Series

Rangkaian perawatan Dr.ato sudah siap untuk menemani dan melindungi kesehatan kulit si Kecil.

Why Does Baby Need Baby Shampoo?

Why do we use baby shampoo instead of our own shampoo to wash our baby’s hair?

Why Does NAIF Nourishing Shampoo Give Your Baby a Good Hair Day?

Why doe NAIF Nourishing Shampoo give your baby a good hair day? Let's find out here!

Why Does Untangled Hair Happen to Babies?

Why does untangled hair happen in babies? Let's find out!

Why Does Foam Cause Hair Fall?

Kandungan SLS memberikan efek berbusa, namun bisa menghilangkan minyak di kulit kepala.

So, Why Is NAIF Effective for Untangled Hair?

NAIF Nourishing Shampoo memiliki kandungan cottonseed oil yang membantu mempertahankan kelembaban kulit.

Mamibot, The First Cordless, Small, and Light Vacuum Cleaner

Mamibot UV LITE100 didesain dengan ukuran yang kecil dan ringan sehingga praktis saat digunakan.

Bagaimana Proses Pemotretan Newborn?

Proses pemotretan Newborn sering dianggap mudah, padahal banyak tantangan sebelum melakukan pemotretan.

Why Should You Choose NAÏF Nourishing Shampoo For Newborns?

Banyak sampo bayi yang dapat Moms temukan di pasaran. Tapi apakah sampo tersebut aman bagi newborns?

Why Is NAÏF Nourishing Shampoo Perfect for Your Little One?

Banyak sampo bayi yang dijual di pasaran. Tapi kenapa Nourishing Shampoo NAÏF pilihan yang paling pas?