Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Mengatasi Tantrum

PARENTING  |  23 Oct '17


Temper tantrum (emosi yang meledak) adalah problem normal pada perilaku anak kecil dalam mengungkapkan amarahnya ketika belum memiliki kata-kata yang memadai untuk mengungkapkan frustasinya atau belum memiliki kemampuan mengontrol diri. Ada beberapa contoh temper tantrum, misalnya berguling-guling saat menangis, menendang-nendang benda, atau membanting pintu.

Kondisi ini merupakan hal yang umum terjadi, terutama pada anak yang berusia antara 1 hingga 4 tahun.

“Otak balita berbeda dengan otak orang dewasa, bahkan dengan otak anak-anak yang lebih tua. Mereka belum memiliki pengaturan emosi yang baik. Jadi, saat orang dewasa berpikir bahwa mengamuk tanpa alasan di tempat umum adalah hal yang tidak pantas, balita tidak akan mengerti,” tandas Ockwell-Smith, “Mereka akan tetap melakukannya, karena tantrum adalah hal biologis.”

Meskipun terbilang lumrah, Anda harus bisa mencoba untuk menghentikan amarah si kecil. Ketika Ia tantrum di rumah, rasanya mudah untuk mengatasi amukan si kecil. Namun, jika Ia mengalami tantrum di tempat umum, tentu Anda akan merasa risih dan malu dengan tatapan orang-orang sekitar.

Saya ingin berbagi cerita ketika anak saya Ken, tantrum di depan umum. Ketika kita telah sampai tempat tujuan, Ken ngotot mau di mobil. Ia ingin bermain di bagian depan mobil. Saya pun memberi waktu hingga 10 menit lalu saya memutuskan untuk membawanya ke dalam rumah karena sudah larut malam. Amukan Ken menjadi-jadi, teriak dan nangis sekencang-kencangnya.

Jujur saya bingung bagaimana cara menenangkan Ken. Kemudian saya biarkan dia menangis sekitar 10 menit hingga ia mulai terlihat lelah, lalu saya memeluk sambil berbisik "it’s okay". Akhirnya Ken terlihat tenang dan mulai berhenti menangis.

Hal yang saya pelajari adalah memarahi si kecil justru akan memperparah emosinya. Terlebih lagi, jika anda memberikan hukuman atas tantrumnya. Si kecil akan mulai menyimpan amarah dan frustasinya dalam diri. Tentu hal ini tidak sehat untuk dirinya.

Berikut tips mengatasi temper tantrum:

  • Bersikap tenang ketika anak tantrum.
  • Melanjutkan aktivitas seperti biasa. Abaikan si kecil sampai dia lebih tenang lalu tunjukkan aturan yang sudah disepakati bersama.
  • Jangan memukul anak. Lebih baik mendekapnya dalam pelukan sampai tenang.
  • Jangan membujuk anak dengan imbalan yang lain untuk menghentikan kemarahannya. Anak akan belajar untuk mendapatkan imbalan.
  • Cobalah untuk menemukan alasan kemarahan anak.
  • Singkirkan benda-benda yang berpotensi berbahaya dari anak anda.
  • Berikan pujian dan penghargaan perilaku bila tantrum telah selesai.
  • Menjalin komunikasi terbuka dengan anak.

Semoga bermanfaat.

 

By: Freny Sugianto 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

852 Freny sugianto

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Review prodak "Wash Wash Away Dish & Cleanser" ukuran 500ml.

Asslmualaikum.. Bissmillah.. Apa kabar semua😁. Mudah2n kalian sehat2 aja ya😍🤗.. Seneng banget hari ini dapat paket Free Sample dari Babyol [...]

Awalnya, saya tipikal ibu yang berpikir bahwa menc...

Awalnya, saya tipikal ibu yang berpikir bahwa mencuci alat makan bayi pake sabun apa aja bisa , tapi itu semua tidak lagi saya lakukan. Khusus [...]

Resep Strawberry Cheese Cake tanpa di oven

Gimana nih puasanya hari ini? Semoga semua lancar & sehat ya moms. Nah..biar makin semangat, yuk bikin Strawberry Cheese Cake yuk buat buka [...]

3 Tantangan Orangtua Saat Ajari Puasa si Kecil

Apa saja tantangan orangtua saat mengajari si Kecil untuk berpuasa? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Atasi Kulit Sensitif Sikecil Dengan Aveeno

Worry juga ya bund kalau si kecil punya masalah kulit, apalagi punya masalah kulit yang sensitif seperti yang dialamin sama Ceisya. Jadi [...]

Apa sih ciri-ciri anak temperamental? Pernah gak ...

Apa sih ciri-ciri anak temperamental? Pernah gak moms bertanya "Kenapa anakku gampang banget marah/tantrum ya? Padahal dalam kondisi atau [...]

Apa bahasa kasih anakku? Disadari atau tidak, set...

Apa bahasa kasih anakku? Disadari atau tidak, setiap orang itu punya bahasa kasih. Apaan tuh? Sederhananya, bahasa kasih itu sesuatu yg membuat [...]

Bagaimana kita tahu bahwa anak kita bahagia?

Bagaimana kita tahu bahwa anak kita bahagia? Jawabannya ternyata cukup sederhana tapi membutuhkan effort yang perlu disengaja oleh orang tua [...]

Mendidik Anak adalah Pekerjaan Seumur Hidup!

Menurut saya, mendidik anak adalah pekerjaan seumur hidup dan sejujurnya saya juga belum terlalu paham konsep “mendidik anak”. Atas dasar inilah [...]

REVIEW : MOMAMI Wash Wash Away Dish & Bottle Cleanser - 500ml

Mulai dari anak pertama sampai sekarang sudah punya 2 anak, aku tuh selalu pakai sabun khusus untuk cuci botol susu, perlengkapan makan atau pun [...]

Review Pisuka Minyak Kayu Putih Plus Qusthul Hindi

Halo Moms, tidak terasa, sudah berjalan hampir 3 tahun pandemi di negeri tercinta ini. Tapi, Alhamdulillah sudah mulai ada vaksinasinya. Apakah [...]

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mam...

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mama eping, botol susu menjadi kebutuhan yang esensial untuk aku dan si kecil, mulai dari si [...]

Berdamai dengan Bosan dan Lelah

Halo moms semua, gimana kabar hari ini? Kalau saya, rasanya sedang bosan dan lelah. Dulu, kalau sedang bosan dan lelah, biasanya saya akan [...]

Telat Vaksin BCG? Oh no!

Telat Vaksin BCG? Oh no! Mommies, sudah familiar kan dengan vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin)? Vaksin ini digunakan untuk mencegah pe [...]

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa s...

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa sih empati harus diajarkan ke anak? Moms pasti sudah tahu donk ya arti empati itu apa? Yup, [...]

Manajemen ASI Perah : Apakah Ada Metodenya?

ASI Perah atau sering disebut sebagai ASIP sangat dibutuhkan oleh Ibu agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif. Tidak hanya untuk working Mom, [...]

Mengapa Aktvitas Skin to Skin Sangat Bermakna?

Istilah Skin to Skin sudah sangat familiar saat ini. Pada awalnya, aktivitas ini dilakukan setelah proses melahirkan. Bayi yang telah dilahirkan [...]

REVIEW : MOMAMI NEW BABY CARE PRODUK yang AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Memiliki anak dengan sensitifitas kulit yang tinggi sempat membuat aku stres dan bingung, terlebih karena banyak sekali jenis produk yang dijual [...]

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget ...

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget akhirnya bisa mencoba 4 jenis dari produk terbaru MOMAMI sekarang, karna sudah penasaran [...]

Cuaca yang Tidak Menentu, Waspada Eczema pada si Kecil

Istilah eczema dikenal sebagai dermatitis atopik. Eczema merupakan penyakit kulit yang mengalami peradangan, seperti kulit iritasi, kemerahan, [...]