Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Aman Menghabiskan Waktu #DiRumahAja dengan si Kecil

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  PARENTING  |  22 Apr '20


Penyakit Coronavirus (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Corona terbaru. Sebagian besar orang yang terjangkit COVID-19 dilaporkan mengalami gejala sakit pernapasan ringan hingga sedang dan dapat sembuh sendiri tanpa perawatan khusus. Di sisi lain, lansia dan orang-orang yang menderita kondisi medis tertentu dilaporkan mengalami gejala yang lebih parah bahkan hingga berujung kematian.

Saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah wabah Coronavirus. Langkah terbaik untuk mencegah penyebaran wabah ini adalah menghindari terpapar virus. Karena virus ini paling mudah menyebar dari kontak fisik antar manusia, WHO menganjurkan masyarakat di seluruh dunia untuk mempraktikkan physical distancing. Di Indonesia, para warga dianjurkan untuk tidak sering keluar rumah apabila tidak perlu alias #DiRumahAja.

Saat-saat karantina mandiri ini bisa jadi saat-saat menyenangkan bagi Moms dan si Kecil untuk menghabiskan waktu #DiRumahAja dengan aman. Simak tips-tips berikut ini:

1. Sering-seringlah mencuci tangan

Virus COVID-19 dapat menyebar melalui droplet yang dihasilkan oleh orang terinfeksi yang sedang batuk, bersin, atau berbicara. Droplet tersebut dapat menempel di anggota tubuh orang lain atau di benda-benda di sekitarnya. Karena itulah, Moms dan si Kecil harus sering membersihkan diri, terutama mencuci tangan, untuk mematikan virus penyakit.

Ajarkan si Kecil untuk tertib mencuci tangan dengan menggunakan air dan sabun selama setidaknya 20 menit. Ini harus dilakukan terutama jika Moms dan si Kecil baru saja batuk, bersin, atau mengeluarkan ingus. Jangan sekali-kali menyentuh daerah mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci.

2. Ajarkan si Kecil untuk bersin dan batuk dengan benar

Berikan contoh cara bersin dan batuk dengan benar kepada si Kecil. Tutuplah mulut dan hidung dengan tisu  atau gunakan bagian dalam siku jika hendak bersin atau batuk. Setelah itu, buang tisu ke tempat sampah. Segera cuci tangan setelah bersin atau batuk. Jika tidak memungkinkan mencuci dengan air dan sabun, hanya gunakan hand sanitizer yang mengandung setidaknya alkohol 60%. Oles atau semprot hand sanitizer tersebut ke seluruh permukaan tangan dan gosok-gosok kedua tangan sampai terasa kering.

3. Hindari kontak fisik dengan orang yang sakit

Ajarkan si Kecil untuk tidak dekat-dekat anggota keluarga yang sedang sakit meskipun sedang di rumah. Ingatlah bahwa beberapa orang yang tidak menunjukkan gejala bisa menjadi carrier atau penyebar virus.

4. Ajak si Kecil untuk membantu membersihkan rumah

Sering-seringlah membersihkan dan memberi desinfektan permukaan yang sering disentuh setiap hari. Bagian-bagian rumah yang perlu sering dibersihkan adalah gagang pintu, saklar lampu, meja, kursi, ponsel, keyboard, toilet, keran, dan wastafel. Jika permukaan tersebut kotor, gunakan deterjen atau air sabun untuk membersihkannya sebelum diberi desinfektan. Gunakan desinfektan yang sudah dianjurkan pemerintah.

Ketika mengajak si Kecil membersihkan rumah, pastikan dia mengenakan peralatan pelindung yang lengkap. Berikan tugas sesuai dengan usianya.

5. Minum obat penghilang rasa sakit dan demam jika badan terasa sakit

Jika Moms atau si Kecil merasa tidak enak badan atau sakit, minumlah obat-obatan penghilang rasa sakit dan demam sesuai dosis. Jangan memberikan aspirin ke anak-anak. Sebelum mengonsumsi obat, ada baiknya Moms konsultasi dulu ke dokter langganan Moms melalui telepon.

6. Istirahat cukup dan banyak minum air

Tetap di rumah, istirahat cukup, dan minum banyak cairan akan mempercepat pemulihan kondisi sakit. Moms dan si Kecil perlu mempertahankan suasana hati positif agar tidak stres dan malah membuat badan tidak fit.

7. Mandi air hangat

Apabila Moms atau si Kecil merasakan sakit tenggorokan dan batuk-batuk, disarankan untuk mandi air hangat. Setelah mandi air hangat terutama dengan menggunakan shower, gejala-gejala tersebut dapat mereda.

8. Gunakan humidifier untuk meningkatkan kualitas udara

Missouri Department of Health & Senior Services menganjurkan penggunaan air humidifier sebagai salah satu perawatan untuk meringkankan gejala Coronavirus. Pemasangan alat ini di kamar si Kecil dapat meningkatkan kesehatannya, terutama meredakan hidung tersumbat dan batuk-batuk, menjaga kelembaban kulit, mencegah iritasi mata dan sakit, dan mengatasi hidung mimisan karena udara kering.

Seperti diketahui, batuk, bersin, dan permasalahan pernapasan merupakan beberapa gejala COVID-19. Oleh sebab itu, pemakaian humidifier untuk meningkatkan kualitas udara secara tidak langsung akan meringankan gejala penyakit menular ini.

Dalam memilih air humidifier, pastikan Moms memperhatikan dengan baik-baik fitur-fitur yang ditawarkannya. Pastikan bahwa produk yang akan dibeli memiliki fitur auto shut-off, mesinnya hening, mudah dioperasikan, kapasitas tangki sesuai kebutuhan, dan bertipe cool mist humidifier karena lebih aman untuk dipasang di kamar tidur si Kecil. Moms juga dapat mempertimbangkan fitur lain seperti dapat digunakan bersama dengan aroma oil atau minyak esensial untuk meningkatkan kualitas tidur si Kecil.

Nah, Moms, itulah beberapa tips aman menghabiskan waktu #DiRumahAja bersama si Kecil. Berikan yang terbaik untuknya dan seluruh anggota keluarga agar kesehatan bersama tetap terjaga.

 

Referensi: CDC, Missouri DHSS, WHO

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

940 Dr. Brown's Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Mungkinkah Ruang Tertutup Terkontaminasi Polusi?

Seharian berada di ruangan tertutup, tapi tetap bisa mengganggu pernafasan. Mengapa demikian?

Apa Itu Air Purifier?

Apa sebetulnya air purifier? Betulkah air purifier dapat membersihkan udara sekitar?