Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Sukses Menyusui Dengan Kondisi Tongue Tie

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  17 Aug '19


Salah satu tugas seorang ibu setelah melahirkan adalah memberikan ASI kepada buah hatinya atau biasa kita sebut dengan proses menyusui. Menyusui tidak hanya bermanfaat buat bayi tetapi juga buat ibu. Proses menyusui ini seringkali tidak semudah dengan apa yang kita bayangkan, butuh perjuangan dan kegigihan untuk bisa melalui proses demi prosesnya.

Sedikit sharing dari saya yang melahirkan dengan proses caesar. Banyak para ibu yang khawatir post operasi caesar tidak bisa memberikan ASI secara langsung kepada anaknya. Tetapi saya termasuk beruntung dan bersyukur karena 12 jam setelah saya melahirkan ASI saya keluar dengan terus berusaha menempelkan si kecil di payudara (PD)  dan relax tanpa terbebani ASI harus keluar saat itu juga. Saat itulah saya merasakan pertama kali dekapan bayi kecilku. Dan hisapan kuat dari mulut mungilnya.

Beberapa hari setelah menyusui saya merasakan sakit di PD kanan, saya mengira ini sakit biasa saja karena baru awal belajar menyusui. Tetapi makin kesini rasanya sudah tidak karuan bahkan saya sempat mastitis dan demam. Sedangkan PD kiri saya baik-baik saja. Saya mencoba bertahan untuk tetap dan terus menyusui bergantian PD kanan kiri karena dengan kita sering menyusui nanti akan sembuh sendirinya.

Pengalaman awal menyusui, si kecil seringkali menyusu dalam jangka waktu lama seakan tidak pernah kenyang, tetapi saat menyusu terkadang suka lepas. Disamping itu jika saya perhatikan, bibir bagian atas juga terlihat melipat (tidak ndower) sehingga areola tidak tertutupi. Saya merasa ada yang tidak pas dengan proses pelekatan si kecil.

1 bulan post melahirkan, akhirnya saya mencoba konsultasi dengan konselor laktasi untuk dilihat pelekatan dan juga kondisi si kecil. Dari pemeriksaan akhirnya ketahuan jika bayi kecilku mengalami tongue tie, yaitu kondisi tali lidah bayi yang pendek. Setelah berdiskusi dengan suami, akhirnya si kecil harus dilakukan tindakan frenotomi dengan melakukan pemotongan tali lidah agar proses menyusui dan juga pelekatan menjadi lebih nyaman. 

Sebenarnya tidak semua kasus tongue tie harus dilakukan frenotomi dilihat dari grade atau tingkat keparahannya jika selama tidak mengganggu proses menyusui atau tidak berpengaruh terhadap kenaikan berat badan anak, biasanya tidak dilakukan frenotomi. Setelah melakukan tindakan frenotomi, saya merasakan perbedaannya, proses menyusui yang awalnya menyakitkan jadi menyenangkan.

Tips dari saya agar bisa memberikan ASI eksklusif untuk buah hati tercinta:

1. Relax dan enjoy dalam proses menyusui

2. Tanamkan rasa percaya diri ibu, jika ibu bisa terus mengASIhi

3. Afirmasi positif dari diri sendiri untuk terus mengASIhi dan selalu berpikir positif jika ASI ibu cukup untuk si kecil

4. Ikut bergabung dalam komunitas menyusui yang tersebar di seluruh kota di Indonesia

5. Minta dukungan terhadap suami dan keluarga sebagai support system terbaik

6. Dari semenjak hamil berusaha untuk selalu memperhatikan asupan makanan bergizi dan bernutrisi

7. Jika menemui kendala dalam proses menyusui segeralah bertemu dengan konselor laktasi sehingga apabila ada masalah bisa segera tertangani.

8. Selalu berusaha untuk upgrade ilmu terutama dalam hal parenting

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

420 Disa Syahrania

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Pengalamanku Operasi Wisdom Tooth Saat Masa Menyusui

Bagaimana pengalaman Mom Risya melakukan operasi wisdom tooth saat masa menyusui?

Sadari Fibroadenoma Mammae (FAM) Sejak Dini

FAM sering terjadi pada wanita muda berusia di bawah 30 tahun, saya mengalaminya saat usia 22th

Menumbuhkan Self Awareness Tentang Breast Cancer

Kanker payudara ini menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia, so yuk cari tahu gejalanya sejak awal

Makan Pedas Bisa Membuat Bayi Sakit Perut, Mitos Atau Fakta?

Benar atau tidak sih kalau ibu menyusui makan makanan pedas dapat menyebabkan bayinya mengalami diare?

Benjolan Di Payudara Keras Seperti Batu & Sakit Pada Busui, Bagaimana Solusinya?

Ada benjolan di payudara keras seperti batu dan payudara sakit pada busui, bagaimana solusinya?

Resep Homemade Oat Milk

Selain sayur hijau dan aneka kacang-kacangan, oat juga bisa jadi ASI booster buat para ibu menyusui dan juga ibu hamil.

Tips Bebas Mastitis Setelah Menyapih

Seperti apa tips terbebas dari mastitis pasca menyapih si Kecil?

Ibu Menyusui Makan Pedas, Bayinya Ikut Kepedasan?

Benarkah ibu menyusui tidak boleh makan pedas, karena nanti bayinya ikut kepedasan jadi sakit perut?

Domperidone: Obat Mual yang Mampu Tingkatkan ASI

Tahukah Moms bahwa selain baik untuk mengobati masalah pencernaan, Domperidone juga bisa menjadi booster ASI?

Pergantian Susu Anak Berkebutuhan Khusus

Bagaimana Mom Vanessa mengganti susu anaknya dari susu berkebutuhan khusus ke susu biasa? Yuk simak ceritanya.

Normalkah Bayi ASI Selalu BAB Setelah Menyusu?

Apakah Mom sering khawatir karena si Kecil selalu BAB setelah menyusu? Mari kita ketahui penyebabnya!