Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Sukses Memberikan ASI Eksklusif setelah Melahirkan

FEEDING  |  15 Mar '19

Hal yang diimpikan oleh seorang ibu setelah melahirkan adalah memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya. Banyak faktor yang mempengaruhi sang ibu dapat memberikan ASI eksklusif, tidak hanya faktor dari dalam diri, melainkan lingkungan sekitar pun berperan besar akan kesuksesan ini.

Kali ini aku akan sharing bagaimana tips sukses memberikan ASI setelah melahirkan yah Moms, sekaligus menceritakan sedikit pengalaman yang kualami. Semoga bermanfaat untuk calon para ibu dan ibu baru.

Pertama, carilah rumah sakit yang pro ASI 

Bukan hanya dokter, tapi seluruh tim tenaga medis di rumah sakit tersebut. Ketika melahirkan, mendukung proses IMD (inisiasi menyusui dini). Lalu adanya fasilitas room in, di mana bayi diperkenankan untuk 24 jam bersama ibu agar anak dapat dengan mudah mendapatkan ASI. Namun, jika ASI Moms belum juga keluar, maka tidak serta-merta memberikan susu formula kepada bayi, apalagi jika memberikannya tanpa seizin orang tua bayi. Perawat dapat memberikan opsi untuk memberikan ASI donor namun tentu dengan izin keluarga.

Dokter, bidan dan perawat pun akan terus-menerus memberikan semangat kepada Moms dan juga keluarga untuk terus mendukung agar ASI dapat segera terangsang keluar, dengan cara memberikan edukasi cara memijat payudara, cara memerah manual, meminjamkan fasilitas breast pump hingga memberikan obat untuk perasang ASI. Dengan banyaknya dukungan dari pihak luar seperti ini, seorang ibu pun akan semangat untuk memberikan ASI kepada sang buah hati,

Kedua, dukungan suami

Moms, percayalah tidak semua anggota keluarga pro dengan ASI, kenyataannya banyak ibu yang gagal memberikan ASI karena awal melahirkan depresi dengan perkataan keluarga besar terkait pemberian ASI/sufor, atau bahkan memang suami sendiri tidak mendukung memberikan ASI. Sehingga dukungan suamilah yang berperan sangat penting untuk terus memberikan semangat kepada seorang ibu untuk dapat memberikan ASI.

Hal-hal sederhana mungkin dapat dilakukan oleh suami, seperti memberikan edukasi mengenai ASI kepada keluarga yang kontra terhadap ASI, menenangkan Moms agar tidak mengalami baby blues, membantu memerah ASI secara manual, pijat oksitosin, membantu mencuci peralatan breast pump, membantu memberikan ASIP kepada anak, dan sebagainya. Namun akan menjadi bonus jika suami juga anggota keluarga yang pro terhadap ASI, sehingga Moms akan sangat semangat untuk terus memberikan ASI kepada sang buah hati.

Ketiga adalah kesadaran akan manfaat ASI yang begitu besar untuk sang anak

Sebaiknya Moms coba dahulu untuk memberikan ASI bagi si Kecil. Manfaat ASI begitu besar, baik bagi anak maupun ibu, beberapa di antaranya:

  • ASI mengandung nutrisi yang lengkap
  • Dapat meningkatkan imunitas tubuh bayi
  • Menurunkan resiko alergi
  • ASI selalu segar, higenies, dan praktis;
  • juga untuk sebagian besar ibu, dapat menjadi KB alami.

Terakhir yakni: diri sendiri

Tekad dan keyakinan yang kuat dari dalam diri Moms sendiri yang menjadi faktor utama sukses tidaknya Moms bisa memberikan ASI eksklusif. Percaya para diri sendiri, bahwa diri ini mampu. Rajin mencari edukasi terkait ASI seperti artikel, konsultasi kepada bidan maupun dokter laktasi, seminar dan komunitas parenting pro ASI juga dapat membantu Moms mengetahui tips dan trik bagaimana cara agar sukses memberikan ASI minimal 6 bulan, atau bahkan diteruskan hingga usia bayi 2 tahun.

Well, Moms, itulah tips yang dapat kuberikan perihal bagaimana cara agar ibu menyusui dapat memberikan ASI setelah melahirkan. Hampir semua tips di atas pun ku jalani, Alhamdulillah aku dapat memberikan ASI untuk anakku namun perjalanan meng-ASI-hi-ku pun masih setengah perjalanan, semoga aku bisa selalu memberikan ASI sehingga anakku berusia 2 tahun nanti. Semoga Moms dan calon Moms dapat selalu semangat untuk memberikan ASI eksklusif kepada sang buah hati. Semangat meng-ASI-hi!

 

Semoga bermanfaat. 

By: Monica Febrianty

Copyright by Babyologist

160 Monica Febrianty

Comments

Related Stories