Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Penggunaan AC di Kamar Bayi

BABY  |  HEALTH TIPS  |  11 May '20


Salah satu cara untuk membuat suhu ruangan sejuk adalah menggunakan pendingin ruangan atau AC. Untuk kita yang tinggal di negara tropis rasanya susah ya Moms berkegiatan tanpa AC. Begitupun juga untuk si Kecil. Meski demikian, suhu AC untuk bayi juga harus diatur dengan tepat agar bayi tidak malah kedinginan dan akhirnya malah sakit.


Suhu AC yang Disarankan untuk Bayi

Suhu AC untuk bayi yang direkomendasikan adalah sekitar 23–25 derajat Celsius. Dalam suhu ini, Moms tetap perlu mengenakan si Kecil pakaian berbahan katun dan menyelimutinya dengan selimut tipis yang nyaman dan dapat menyerap keringat.

Untuk bayi baru lahir yang dibedong atau mengenakan baju tidur panjang hingga ke telapak kaki (sleepsuit), Moms bisa menyesuaikan suhu AC menjadi 18–20 derajat Celsius. Bisa juga menggunakan termometer ruangan untuk mengetahui apakah suhu ruangan sudah sesuai dengan suhu ideal AC untuk bayi. Perlu juga penempatan AC yang tepat agar jangan arahkan langsung ke tubuh bayi ya Moms.

Manfaat Suhu AC yang Sejuk untuk Bayi

Selain membuat bayi tidur lebih nyenyak karena ruangan terasa sejuk, pengaturan suhu AC yang tepat juga dapat mencegah bayi mengalami gangguan kesehatan, seperti dehidrasi, biang keringat, serta serangan panas atau heatstroke. Tak hanya itu, menjaga suhu ruangan tetap sejuk membuat bayi tidak mudah gelisah dan lebih nyaman saat ia tidur. Saat berada di dalam ruangan yang disejukkan oleh AC, Si Kecil juga perlu tetap diberikan ASI atau susu formula agar kebutuhan cairannya tercukupi dan terhindar dari dehidrasi ya Moms.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan AC untuk Bayi

Saat menggunakan AC di ruangan bayi, Moms disarankan untuk mengikuti beberapa tips di bawah ini:

  • Bersihkan AC secara rutin.
  • Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik agar sirkulasi udara tetap terjaga.
  • Oleskan pelembab khusus bayi pada kulit Si Kecil selama berada di ruangan ber-AC untuk mencegah kulit kering.
  • Bila Moms menggunakan kipas angin untuk menyejukkan ruangan, hindari mengarahkannya langsung ke bayi.
  • Gunakan air purifier atau pelembap ruangan untuk menjaga kualitas udara tetap bersih dan bebas dari debu.
  • Hindari merokok di dalam kamar bayi atau pun di dalam rumah.

Meski bayi disarankan untuk berada di ruangan yang sejuk, namun bukan berarti Si Kecil harus terus-menerus berada di ruangan ber-AC. Sesekali, bawalah Si Kecil ke luar rumah di pagi hari untuk mendapatkan sinar matahari dan menghirup udara segar. Selain mengatur suhu AC yang tepat untuk bayi, satu hal lagi yang perlu Moms ingat jika menggunakan AC di kamar Si Kecil adalah membersihkan saringan udara AC secara berkala. Apabila Si Kecil sering mengalami gejala alergi saat berada di ruangan ber-AC, jangan ragu untuk memeriksakannya ke dokter anak.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

315 Atita Soenaring

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Belajar Dari Kekhawatiran Temanku Di Masa Pandemi Dengan 5 Tips Ini

Moms yang memiki newborn babies, yuk simak tips menjaga kesehatan si Kecil di masa pandemi berikut ini.

Imunisasi Saat Pandemi, Perlu Ditunda atau Tidak ya?

Di masa pandemi ini, perlukah imunisasi dilakukan? Atau sebaiknya ditunda? Simak bersama berikut ini.

Bayi Bisa Diare Kalau Busui Puasa, Mitos Atau Fakta?

Benarkah Ibu berpuasa bisa menyebabkan si Kecil diare? Simak berikut ini.

Imunisasi untuk Bayi Usia 0-12 Bulan

Apa saja vaksin yang diperlukan untuk bayi usia 0-12 bulan dan apa kegunaannya? Yuk simak cerita Mama Una berikut ini.

Kapan Sebaiknya Memperkenalkan Sikat Gigi pada si Kecil?

Kapan sih sebaiknya si Kecil diperkenalkan dengan sikat gigi? Yuk, simak cerita berikut ini.

Imunisasi Tambahan untuk Perlindungan Maksimal Si Kecil

Selain dari imunisasi wajib, ada beberapa imunisasi tambahan yang penting untuk kesehatan si Kecil. Yuk simak imunisasi tambahan tersebut!

Mengenal Dermatitis Atopik pada Bayi

Atopic Dermatitis (dermatitis atopik) adalah peradangan kronis penyakit kulit.

Alergi Susu Sapi pada Anak

Alergi susu sapi banyak terjadi di 1 tahun pertama kehidupan anak. Bagaimana solusinya?

Mengenal Alergi Susu Sapi

Alergi susu sapi sering ditemukan pada anak di bawah usia 1 tahun.

Jenis-Jenis Alergi pada si Kecil

Alergi adalah kondisi kronis yang melibatkan reaksi abnormal terhadap zat asing yang disebut sebagai alergen.

SLS pada Sabun si Kecil, Bahaya Gak sih?

Bayi baru lahir memiliki kulit yang masih sangat sensitif dan tipis dibandingkan orang dewasa. 

Apa itu Alergi dan Bagaimana Mencegahnya?

Alergi pada bayi dan anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan.

Segera Periksakan Mata si Kecil ke Dokter apabila Terdapat Gejala Berikut

Karena mata si Kecil memegang peranan penting, maka Moms perlu untuk melakukan beberapa hal terkait pertumbuhannya

Imunisasi Usia 18 Bulan: Efek Samping dan Manfaatnya

Memasuki usia 18 bulan, pemberian vaksin masih terus berlanjut. Imunisasi apakah yang si Kecil perlukan?

Sindrom Aspirasi Mekonium, Kelainan di Cairan Ketuban yang Membahayakan Bayi

Sindrom aspirasi mekonium (meconium aspiration syndrome) adalah gangguan pernapasan yang dialami bayi sesaat setelah lahir.

Seperti Apa Karakteristik Kotoran Bayi yang Minum ASI?

Karakteristik kotoran bayi yang minum ASI tergantung dari usia. Apa saja perbedaan karakteristiknya?

Night-Weaning Metode Jay Gordon

Menerapkan night weaning dpat membantu menstabilkan pola tidur anak loh Moms. Mari simak night weaning metode Jay Gordon

Bayi Batuk Hingga Muntah, Berbahayakah?

Apa yang terjadi jika si Kecil batuk hingga muntah? Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat si Kecil batuk.

2 Penyebab Bayi Sering Muntah Berkepanjangan

Bayi muntah adalah hal biasa, tapi Moms harus membedakan kondisi sering muntah yang wajar dengan yang abnormal.

Muncul Bintik Merah pada Bayi, Apakah Itu Berbahaya?

Apa saja masalah kulit yang sering muncul pada bayi? Yuk simak ulasannya berikut ini