Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Menyimpan ASI dalam Kulkas

FEEDING  |  10 Jun '18

Pemberian ASI merupakan hal yang sangat baik demi tumbuh kembang yang optimal bagi bayi. Karena itu, pemberian ASIP (Air Susu Ibu Perah) secara ekslusif selama enam bulan merupakan sebuah opsi untuk membantu dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda. Cara seperti ini sangatlah efisien dan membantu seorang ibu yang memang sulit membagi waktu karena bekerja. Pemberian ASI perah ini, selain dapat membantu ibu untuk tetap menjalankan pekerjaannya, juga dapat membantu bayi agar kesehatannya dan kebutuhannya tetap terjaga.

Bagi ibu yang memang aktif bekerja, sangatlah disarankan untuk memerah ASI terlebih dahulu sebelum kembali bekerja dan setelah melewati proses persalinan. Baiknya ibu belajar untuk memerah ASI sedini mungkin, agar produksi ASI dapat dimaksimalkan. Lalu setelah itu, Anda harus memerhatikan penyimpanan ASI perah. Mom tidak harus selalu menyimpan ASIP dalam freezer, melainkan bisa juga disimpan dalam kulkas selama 3-8 hari.

Menyimpan ASI perah di dalam kulkas

  1. Siapkanlah tempat yang bersih dan steril dari bakteri untuk menyimpan ASI perah Anda. Perhatikan juga ukuran wadah yang Anda pakai sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan bayi.

  2. Pastikan terlebih dahulu bahwa ASI perah yang disimpan akan digunakan beberapa jam ke depan atau mungkin pada jangka waktu yang cukup lama. Apabila akan memberikan ASI perah tersebut pada enam jam ke depan, maka Anda tidak perlu untuk menyimpannya di dalam kulkas terlebih dahulu. Sedangkan bagi Anda yang akan memberikan ASIP pada bayi di waktu yang cukup lama, contoh seharian. Maka bisa simpan di kulkas dengan suhu 4 derajat Celcius. Sedangkan bila ASIP akan diberikan pada waktu lebih dari satu minggu, maka sebaiknya dinginkan dalam kulkas selama 30 menit kemudian masukkan ke dalam freezer pada suhu -18 derajat celcius atau lebih rendah. ASIP akan tetap aman bila disimpan dalam waktu 3-6 bulan.

  3. Bila menyimpan ASIP, sebaiknya Anda tidak menyimpannya di rak kulkas yang rentan terjadi perubahan suhu pada saat ditutup dan dibuka. Lebih baik disimpan pada bagian dalam kulkas atau bagian dalam freezer pada kulkas.

  4. Agar tidak bingung dan lupa, maka sebaiknya berikan label atau keterangan waktu pemerahan ASI.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

490 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories