Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Mengurangi Risiko Alergi pada Bayi dengan Humidifier

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  10 Mar '20


Orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anak mereka termasuk dalam hal membeli perlengkapan bayi. Tidak hanya itu, mereka juga mempertimbangkan pembelian alat-alat kesehatan elektronik untuk menunjang kehidupan si Kecil. Saat Moms membaca-baca barang-barang apa yang harus Moms taruh di kamar si Kecil, Moms mungkin membaca artikel tentang pentingnya humidifier dalam mengurangi risiko alergi pada bayi.

Benarkah humidifier berdampak positif dalam hal tersebut? Mari bersama-sama menyimak apa kata para ahli soal ini sekaligus tips-tips soal humidifier untuk bayi:

1. Gunakan humidifier ketika si Kecil mengalami demam

Air humidifier pada dasarnya berfungsi menambahkan kelembaban ke udara sehingga mengurangi keringnya atmosfer dalam cuaca-cuaca tertentu. Pada saat cuaca dingin, udara cenderung menjadi kering sehingga memicu hidung tersumbat, sinus kering, sakit tenggorokan, dan infeksi croup pada bayi. Apabila si Kecil sedang demam, humidifier mampu membantu melonggarkan lendir dan meredakan batuk sebagaimana dikatakan oleh dokter Luis E. Ortiz dari Johns Hopkins All Children’s Hospital dan Dr. Lauren Levine dari Columbia Doctors Midtown Pediatrics.

2. Letakkan humidifier di ruangan ber-AC

Menurut penelitian karya Peder Wolkoff dan S. K. Kjaergaard, tingkat kelembaban udara ideal merupakan faktor penting dalam kesehatan mata. Paparan udara kering di ruangan yang kelembabannya rendah seperti ruangan ber-AC, terutama dalam jangka panjang, tentu akan menimbulkan sakit dan iritasi pada mata. Maka, penggunaan humidifier di dalam ruangan akan mencegah iritasi mata secara tidak langsung.

3. Pasang humidifier di tempat si Kecil biasa beraktivitas untuk mengurangi gejala eksim

Gatal-gatal, kulit pecah-pecah, dan eksim adalah tiga gejala kulit kering karena terekspos udara kering. Menurut dokter Ellen M. Schumann, gejala eksim pada si Kecil dapat dikurangi dengan cara menjaga kelembaban udara di sekitarnya. Oleh karena itu, humidifier dapat dipasang di ruangan tempat si Kecil tidur atau beraktivitas untuk mempercepat proses penyembuhan eksim yang dideritanya.

4. Tempatkan humidifier di ruang tidur si Kecil agar kelembaban udara dapat dikontrol selama dia tidur

Ketika menghirup udara kering, selaput hidung bisa mengering. Keringnya selaput hidung ini dapat membuat lapisan kulit disekitar selaput hidung ikut mengeras dan mudah teriritasi serta menyebabkan mimisan. Maka dari itu, kelembaban udara harus dijaga agar seimbang, tidak terlalu kering dan juga tidak terlalu lembap. Letakkan humidifier di ruang tidur si Kecil agar kelembaban udara selalu dapat Moms kontrol.

5. Pilihlah cool mist humidifier yang lebih aman untuk si Kecil

Unit cool mist humidifier menggunakan filter sumbu internal untuk menyerap air dari cadangannya. Setelah itu, air disebarkan dalam bentuk kabut ke atmosfer melalui kipas. Lidia Wassenhoven dalam artikelnya ”Do You Need A Humidifier For Baby?” mengatakan bahwa cool mist humidifier lebih aman daripada warm mist humidifier. Jenis tersebut juga lebih hemat energi.

6. Tempatkan humidifier di atas meja atau lemari kecil

Moms harus menempatkan humidifier pada posisi yang aman dan dapat membuat sebaran kabutnya maksimal. Maka dari itu, disarankan untuk meletakkan alat ini di atas meja atau lemari kecil. Jika diletakkan di furnitur, letakkan handuk di bawahnya untuk melindungi perabot. Jangan meletakkan humidifier di lantai karena dapat membuat lantai lembab dan licin, berisiko tertendang, dan menimbulkan jamur. Letakkan alat ini jauh dari jangkauan anak-anak supaya tidak ada risiko mereka tidak sengaja menjatuhkannya.

7. Lakukan perawatan rutin pada humidifier

Pastikan unit humidifier diatur ke tingkat kelembaban 30%-60%. Hindari penumpukan jamur di dalam unit dengan cara membersihkannya secara teratur. Apabila tidak dibersihkan teratur, jamur malah akan dapat menginfeksi anggota keluarga dan menyebabkan alergi. Bersihkan pula perabotan di kamar si Kecil secara teratur untuk menghindari penumpukan bakteri. Moms dapat mengetahui kapan kamar bayi harus dibersihkan secara menyeluruh ketika Moms menemukan residu debu putih di sekitar humidifier. Bersihkan bagian dalam tangki air unit dengan menggunakan sikat berbulu lembut dan pembersih ringan.

8. Isi humidifier dengan air suling setiap hari

Agar tidak menyebabkan debu putih, isi humidifier dengan air suling. Air keran yang kaya mineral malah berpotensi menimbulkan debu putih dan bercampur menjadi bagian dari udara di dalam ruangan. Air ini juga harus diganti setiap hari untuk mencegah spora jamur dan bakteri berkembang biak. Sebelum mengganti air, kosongkan dan lap unit dengan kain bersih dan lembab.

Beberapa tips di atas dapat Moms terapkan untuk meningkatkan efektivitas humidifier dalam mengurangi risiko alergi. Tingkatkan kualitas udara di lingkungan si Kecil dengan mengusahakan kelembaban udara ideal.

Referensi: AirCetera, Sylvane, What to Expect

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1379 Dr Browns Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Cara Yang Benar Dalam Menggunakan Minyak Telon Untuk Bayi

Penggunaan minyak telon tentu tidak asing lagi. Tapi tahukah Moms mengenai cara penggunaannya yang benar?

Manfaat Air Humidifier Pada Masa Pandemi COVID-19

Apa manfaat air humidifier untuk kesehatan? Mari pelajari bersama berikut ini.

Tips Mencegah DBD pada si Kecil

Selain Covid-19, Moms and Dads juga harus berwaspada terhadap bahaya demam berdarah. Simak tips berikut ini ya.

Tips Berjemur Dengan si Kecil

Berjemur adalah salah satu cara untuk mendapatkan vitamin D yang kita butuhkan. Simak tips berjemur yang aman berikut ini yuk.

Apa Itu Cradle Cap?

Apa sih cradle cap? Berbahayakah untuk si Kecil? Kita simak bersama berikut ini.

6 Tips Menjaga Kesehatan Si Kecil Selama Pandemi Virus Corona

Di tengah-tengah pandemi Covid-19, apa yang sebaiknya dilakukan agar kesehatan si Kecil tetap terjaga? Yuk simak berikut ini.

Purifier dan Humidifier, Apa Bedanya?

Moms pasti sering mendengar istilah Air Humidifier dan Air Purifier. Sebetulanya apa, sih, bedanya? Yuk simak berikut ini!

Tips Mencegah Infeksi Virus dengan Purifier

Air purifier dapat menghilangkan mikroba-mikroba terkecil di udara.

4 Cara Menjaga Kebersihan Udara agar Terhindar dari Virus

Untuk memperlambat pertumbuhan mikroba jahat, pastikan kelembaban udara di rumah sekitar 30% hingga 50%.

Seberapa Pentingkah Humidifier Bagi Kesehatan Anak?

Humidifier dapat membantu menjaga kulit si Kecil tetap lembab saat dia menderita eksim.

Perbedaan Cod Liver Oil dan Minyak Ikan Biasa

Apa, sih, bedanya cod liver oil dengan minyak ikan biasa? Yuk cari tahu jawabannya di artikel ini!

Gerakan Yoga Untuk Anak

Mengajarkan yoga kepada anak-anak adalah hal terbaik yang bisa moms lakukan buat mereka.

Usir Stretch Marks? Begini Caranya!

Bagaimana, sih, cara mengusir stretch marks? Yuk simak caranya di sini!

Apa itu Dermatitis Atopik atau Eksim?

Dermatitis atopik adalah penyakit kulit kering, gatal, pecah-pecah yang meradang.

Skin Issue: Iritasi

Dr. Brown's menghadirkan Baby Wipes yang terbuat dari bahan alami, seperti Ekstrak Grapefruit.

Bahaya Ruangan Kering untuk Kesehatan si Kecil

AC memang membuat kita nyaman. Namun, AC juga bikin ruangan jadi kering. Bagaimana cara mengatasinya?

Amankah Membersihkan Kulit dengan Tisu Basah?

Dr. Brown's menghadirkan tisu basah yang aman untuk si Kecil karena terbuat dari bahan alami.

Ajarkan si Kecil Menjaga Kebersihan Mulutnya Sejak Dini

Dr. Brown’s infant to toddler toothbrush memiliki bulu sikat yang sangat lembut yang nyaman.

Manfaat Baby Wipes Berbahan Dasar Natural

Mom harus tetap membersihkan tangan si Kecil sebelum makan agar kuman dan bakteri tidak masuk ke perutnya.

Dr. Brown's Healthy Wipes for Your Baby

Dr. Brown’s selalu berkomitmen untuk berinovasi memberikan yang terbaik untuk kesehatan buah hati Anda.