Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Mencegah Sakit Saat Pumping

FEEDING  |  30 Sep '18

Untuk memenuhi kebutuhan ASI si Kecil bagi Moms yang sibuk bekerja, sudah lebih mudah yaitu dengan menggunakan pumping untuk membantu menghasilkan ASI. Moms, untuk hasil pumping yang maksimal kita harus merasa nyaman saat pumping.

Tips untuk mencegah rasa sakit saat pumping

  1. Gunakan breastpump yang sesuai
    Jika menggunakan breastpump manual, tarik tuas dengan lembut. Menarik tuas kuat-kuat menyebabkan hisapan terlalu kencang dan memicu rasa sakit pada puting.
    Jika menggunakan breastpump elektrik, pastikan suction ratenya tidak kurang dari 30 hisapan per menit. Jika kurang berarti breastpump terlalu lama menarik puting.

  2. Atur kekuatan hisap breastpump hingga sesuai
    Cara ini membutuhkan trial error. Moms harus mencoba level hisap mana yang paling maksimal dalam mengeluarkan ASI sekaligus tidak membuat Moms merasa sakit. Jika level hisapan terlalu rendah, ASI yang keluar tidak maksiimal. Jika level hisapan terlalu tinggi, Moms akan merasa sakit yang akhirnya membuat ASI juga tidak maksimal keluarnya.
    Ada breastpump yang telah menggabung setting kecepatan dan kekuatan hisap menjadi satu (misalnya Spectra), dan ada juga yang memisahkan kedua settingan tersebut (misal Little Giant), untuk yang settingnya terpisah, yang harus Moms atur adalah suction strenghtnya, bukan suction speed. Suction speed biasanya semakin cepat semakin bagus karena menyerupai hisapan bayi yaitu 60 hisapan per menit.

  3. Pastikan corong pas
    Ukuran corong harus pas. Jika terlalu kecil maka akan menyebabkan rasa sakit, jika terlalu besar juga akan menyebabkan sakit karena area di luar puting ikut terhisap ke dalam corong.
    Cara memillih corong yang pas: pumping dulu 5 menit sampai puting mengembang kemudian ukur diameter puting dengan penggaris, tambahkan 3mm dari hasil pengukuran.

  4. Jaga kelembapan puting
    Banyak yang menggunakan cara dengan mengoleskan ASI ke puting sebelum pumping. Kalau saya biasanya pakai krim lanolin. Krim lanolin aman jika termakan.

  5. Pancing Let Down Refleks dulu sebelum pumping
    Let Down Refleks (LDR) membuat ASI keluar lebih lancar sehingga tidak menimbulkan rasa sakit saat ASI dikeluarkan. Kalau saya biasanya pancing LDR ini dengan pakai mode massage di breastpump selama 1 menit baru lanjut ke mode expression.

  6. Pasang silicone massager di corong
    Saya tetap pakai silicone massager saat mode expression karena empuk, jadi puting tidak langsung contact sama corong yang keras.

  7. Pumping sebelum payudara keras
    Banyak yang beranggapan payudara keras tanda ASI melimpah. Itu tidak benar ya Moms. Payudara yang keras justru aliran ASInya kurang lancar saat dipumping dan bisa menimbulkan rasa sakit.

  8. Pastikan puting dan payudara bebas masalah
    Milk blister, clogged duct, dan mastitis dapat menyebabkan rasa sakit tidak hanya waktu pumping saja. Namun, jika mengalami masalah tersebut bukan berarti tidak boleh pumping, tetap pumping ya Moms untuk menjaga kuantitas ASI, tapi harus segera diatasi dan jangan dibiarkan berlarut-larut.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen

452 Kristiani Chen

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bagaimana Cara Melibatkan Dads dalam Kegiatan Menyusui?

Bagaimana cara melibatkan seorang ayah dalam kegiatan menyusui?

Jenis Pompa ASI Terbaik

Mana lebih bagus? Pompa ASI manual atau pompa ASI listrik?

Panduan Memberikan Makanan Bayi 11 Bulan dan Contohnya

Apakah si Kecil sudah menginjak usia 11 bulan Moms? Yuk, siapkan pelajari cara pemberian makanan untuk si kecil.

Olahan Teri Nasi yang Kaya Manfaat

Apakah Moms mengetahui bahwa ikan memiliki banyak manfaat untuk si Kecil? Yuk, coba beberapa resep mengolah ikan!

Perkedel Daging Keju

Membuat perkedel adalah hal yang cukup mudah, perkedel bisa jadi pilihan makanan untuk anak yang lagi bosan dengan nasi.

Perbandingan UHT Milk dan Fresh Milk

Kapan si kecil boleh mengkonsumsi Susu UHT / Freshmilk ? Apakah Moms sudah mengetahui perbedaan susu UHT dan freshmilk?

Kiat Menghadapi Anak GTM

Apakah anak Moms sedang memasuki masa GTM? Bagaimana cara menghadapi anak GTM? Yuk, simak kiat-kiat berikut.

Bolabi Snow White

Si kecil tidak harus selalu konsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat, bisa saja menggantinya dengan ubi loh Moms!

Persiapan MPASI Saat Mudik

Libur hari raya Idul Fitri sudah dekat, apakah Moms sudah menyiapkan keperluan untuk si Kecil saat mudik nanti?

Tahu Kriuk Isi

Apakah Moms adalah seorang pecinta tahu seperti Mom Lilia? Yuk, coba resep mudah dengan bahan dasar tahu!

Cheese Cookies

Cheese cookies ini sangat mudah dibuat dan dapat menjadi cemilan kesukaan si Kecil loh Moms! Mari dicoba.

Creamy Oreo Cheese Cake

Sedang kehabisan ide untuk membuat cemilan untuk si Kecil? Mungkin resep berikut bisa dicoba nih Moms!

Fresh Milk VS Susu UHT VS Susu Formula

Masalah persusuan memang tidak pernah selesai, setelah ASI pastinya Moms sering bingung ingin memilih yang mana kan?

Takoyaki Homemade

Jajanan jepang sudah banyak di indonesia, yuk coba buat sendiri di rumah, tentunya kesehatan terjamin Moms!

Resep MPASI Beef Patties (12m+)

Bagi Moms yang bingung cara mengolah daging untuk menu MPASI si kecil, bisa mencoba resep beef patties ini.

Orange Yoghurt Pudding, Dessert Berbahan Yoghurt Kaya Manfaat

Dessert berbahan yoghurt bisa menjadi sajian menarik untuk si kecil dan memberikan manfaat positif bagi tubuh loh Moms.

Es Pelangi Menu Berbuka Puasa yang Sehat

Pastikan berbuka puasa dengan yang sehat, karena manis saja belum tentu sehat Moms. Yuk coba resep berikut.

Mie Bit Ladang Lima - Mie yang Aman untuk si Kecil

Buat si kecil yg suka sekali dengan mie, Moms boleh coba membuat mie bit ladang lima ini ya, karena aman untuk si kecil.

Macaroni Cream Soup - Sarapan untuk si Kecil

Macaroni cream soup bisa jd pilihan Moms yg bingung bikin menu sarapan si kecil, buatnya sangat mudah dan cepat loh!

MPASI Crispy Chicken Steak (12m+)

Buat kesayangannya Moms yg lebih senang makan sendiri, Crispy Chicken Steak ini bs jadi pilihan loh!