Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Mencegah Infeksi Virus dengan Purifier

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  05 Mar '20


Berita mengenai wabah virus Corona yang menyebar secara masif di beberapa negara sudah mencapai tahap meresahkan. Seperti virus lainnya, Coronavirus ini salah satu media penyebarannya adalah udara. Karena kita tidak bisa hidup tanpa menghirup udara, kita perlu mengusahakan agar udara yang kita hirup bersih. Kualitas udara terbaik juga akan membantu kita beradaptasi dengan kondisi iklim yang terus-menerus berubah. Moms bisa mengusahakan udara bersih di lingkungan rumah tangga dengan berbagai cara. Salah satu caranya adalah dengan memasang air purifier di bagian rumah yang paling sering dilalui.  Lantas, apakah alat ini benar-benar mampu mencegah infeksi virus? Mari simak penjelasan berikut ini, Moms.

Air purifier dapat menghilangkan mikroba-mikroba terkecil di udara. Alat elektronik ini mampu menurunkan kuantitas partikel berbahaya, serbuk sari, tungau, asbes, aerosol, telur dan ekskresi, spora jamur, debu, partikel asap, dan bulu hewan peliharaan. Dokter dan ahli bidang alergi merekomendasikan model air purifier yang memiliki filter HEPA untuk mengurangi penyebab alergi di udara. Patrick Hearn, sebagaimana dilansir Digital Trends, mengatakan bahwa banyak produk pembersih udara dengan filter HEPA mengklaim 99% efektif menangkap benda-benda kecil penyebab alergi tersebut.

Pilihlah air purifier yang menggunakan sinar Ultraviolet

Untuk benar-benar membunuh virus, dibutuhkan air purifier yang memiliki fitur khusus. Pilihlah pembersih udara yang menggunakan sinar UV-C germicidal internal. Sinar UV tersebut dapat mensterilkan udara yang telah difilter dari virus, bakteri, kuman, dan alergen. Struktur DNA dari patogen-patogen tersebut dihancurkan dan kemampuan reproduksinya dinonaktifkan oleh sinar UV. Sebagai hasilnya, patogen-patogen ini tidak dapat berkembang biak dan cepat mati. Setelah proses membunuh partikel-partikel berbahaya dengan menggunakan sinar UV ini selesai, Moms akan mendapatkan udara bersih di area tempat air purifier dipasang. Kemudian, proses ini akan berulang kembali sehingga kualitas udara berangsur membaik.

Moms tidak perlu khawatir terhadap radiasi UV berlebih dari air purifier dengan fitur tersebut. Bola lampu UV di model ini terletak secara permanen di dalam mesin air purifier. Moms hanya akan mengaksesnya ketika Moms perlu mengganti bohlam UV dengan yang baru. Lagipula, saat diganti, alat ini perlu dimatikan terlebih dahulu sehingga Moms tidak akan terkena radiasi UV secara langsung. Sebagian besar air purifier dengan fitur UV ini memiliki bohlam UV yang tahan lama sehingga Moms tidak perlu sering-sering menggantinya.

Tips umum mencegah infeksi virus di rumah

Pembersih udara memang dapat sangat membantu Moms menghalau virus di rumah. Namun, ini tidak dapat memecahkan masalah mendasar karena virus utamanya disebarkan melalui kontak antar manusia. Sehingga, selain menggunakan air purifier, Moms perlu membentengi diri sendiri dan keluarga dari virus dengan melakukan beberapa hal. Tips ini dibagikan oleh Ted Myatt, seorang koresponden dari CNN.

1. Kontrol kelembaban relatif di dalam rumah

Hampir 40 studi peer-review mengenai kontribusi kelembaban rendah terhadap kelangsungan hidup virus menyatakan bahwa rumah dengan kelembaban relatif 40-60% cenderung lebih sedikit memiliki virus yang menempel di bagian-bagian rumah seperti gagang pintu dan keran wastafel. Moms dapat menggunakan portable air humidifier untuk membantu menjaga kelembaban di rumah.

2. Bersihkan rumah dengan desinfektan

Sabun dan air memang mampu menghilangkan kuman dari permukaan secara fisik. Akan tetapi, Moms hanya menurunkan jumlah kuman saja tidak membunuh mereka. Dengan menggunakan desinfektan, bersihkan perabot yang sering dipegang seperti TV remote, gagang pintu, dan tablet keluarga. Desinfektan yang direkomendasikan adalah yang sudah disetujui EPA untuk efektivitas terhadap virus influenza A. Perhatikan petunjuk pada label sebelum menggunakan.

3. Cuci kain-kain pada perabotan rumah tangga

Moms, ketahuilah bahwa virus flu dapat hidup di permukaan selama beberapa jam. Di permukaan dengan banyak pori-pori seperti selimut, waslap, handuk, dan linen, umur virus dapat lebih lama sebelum mati. Sprei, handuk, dan pakaian hendaknya dicuci dengan deterjen rumah tangga dalam air serta dikeringkan dengan air panas juga. Setelah memegang cucian kotor, segera cuci tangan dengan sabun dan air.

Kiat-kiat tersebut memang perlu dilaksanakan untuk meminimalkan persebaran dan perkembangbiakan virus. Meski begitu, ini tidak menggantikan kewajiban Moms dan keluarga untuk menjalankan hidup sehat sehari-hari. Maka, jangan lengah untuk selalu menjaga kesehatan, ya, Moms! #DrewCare #DrewAirPurifier

Referensi: CNNDigital TrendsSylvane

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1701 Drew Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bahaya Fluoride dalam Pasta Gigi Si Kecil

Moms, yuk ajari si Kecil sikat gigi sejak dini!

Moms, Yuk, Sayangi Bahumu!

Karena sering membawa beban berat yang tidak seimbang di bahu, seseorang dapat menderita kejang otot lokal di sekitar leher dan panas di bahu. [...]

Mau Tingkatkan Daya Tahan Tubuh? Jaga Makan, Olahraga, dan Jaga Kualitas Udara

Di masa new normal ini, bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh? Yuk, simak berikut ini.

Cara Mudah Mencegah Dehidrasi yang Menyebabkan Virus Bertumbuh

Tahukah Moms bahwa tenggorokan yang kering dapat menyebabkan virus bertumbuh? Yuk, cegah dengan cara berikut ini!

Tips Buat Moms untuk Sambut New Normal Dengan Imunitas Prima

Moms sudah harus kembali beraktivitas di masa new normal ini? Pastikan imun kuat ya!

Apa Saja Keunggulan UV Air Purifier?

Apa kelebihan UV air purifier dengan air purifier lainnya? Mari simak bersama berikut ini.

Tetap Sehat Walau #DiRumahAja

Walaupun #dirumahaja, jangan lupa untuk memastikan Anda dan keluarga dalam keadaan sehat-sehat ya Moms and Dads.

Cara Yang Benar Dalam Menggunakan Minyak Telon Untuk Bayi

Penggunaan minyak telon tentu tidak asing lagi. Tapi tahukah Moms mengenai cara penggunaannya yang benar?

Manfaat Air Humidifier Pada Masa Pandemi COVID-19

Apa manfaat air humidifier untuk kesehatan? Mari pelajari bersama berikut ini.

Tips Mencegah DBD pada si Kecil

Selain Covid-19, Moms and Dads juga harus berwaspada terhadap bahaya demam berdarah. Simak tips berikut ini ya.

Tips Berjemur Dengan si Kecil

Berjemur adalah salah satu cara untuk mendapatkan vitamin D yang kita butuhkan. Simak tips berjemur yang aman berikut ini yuk.

Apa Itu Cradle Cap?

Apa sih cradle cap? Berbahayakah untuk si Kecil? Kita simak bersama berikut ini.

6 Tips Menjaga Kesehatan Si Kecil Selama Pandemi Virus Corona

Di tengah-tengah pandemi Covid-19, apa yang sebaiknya dilakukan agar kesehatan si Kecil tetap terjaga? Yuk simak berikut ini.

Purifier dan Humidifier, Apa Bedanya?

Moms pasti sering mendengar istilah Air Humidifier dan Air Purifier. Sebetulanya apa, sih, bedanya? Yuk simak berikut ini!

Tips Mengurangi Risiko Alergi pada Bayi dengan Humidifier

Unit cool mist humidifier menggunakan filter sumbu internal untuk menyerap air dari cadangannya.

4 Cara Menjaga Kebersihan Udara agar Terhindar dari Virus

Untuk memperlambat pertumbuhan mikroba jahat, pastikan kelembaban udara di rumah sekitar 30% hingga 50%.

Seberapa Pentingkah Humidifier Bagi Kesehatan Anak?

Humidifier dapat membantu menjaga kulit si Kecil tetap lembab saat dia menderita eksim.

Perbedaan Cod Liver Oil dan Minyak Ikan Biasa

Apa, sih, bedanya cod liver oil dengan minyak ikan biasa? Yuk cari tahu jawabannya di artikel ini!

Gerakan Yoga Untuk Anak

Mengajarkan yoga kepada anak-anak adalah hal terbaik yang bisa moms lakukan buat mereka.

Usir Stretch Marks? Begini Caranya!

Bagaimana, sih, cara mengusir stretch marks? Yuk simak caranya di sini!