Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Memilih Nanny

MY STORY  |  OTHERS  |  06 Dec '17

Apabila mom adalah seorang working mom dan tidak ada orang tua yang bisa menjaga anak di rumah, memakai jasa seorang nanny atau baby sitter adalah sebuah opsi yang umum digunakan. Beberapa working mom memilih untuk menitipkan anaknya di day care dekat lokasi kantor. Namun apabila tidak ada daycare atau mom menginginkan anak di rumah, menggunakan jasa nanny adalah pilihan utama.

Berikut ini adalah tips dari saya apabila mom akan meng-hire seorang nanny:

  • Pilih nanny dari yayasan yang terpercaya,
    bukan dari makelar atau referensi mulut ke mulut saja. Hal ini penting karena nanny dari yayasan terpercaya biasanya memiliki sertifikat lulus kursus perawatan bayi. Apalagi untuk bayi newborn yang perlu perawatan khusus, pastikan nanny yang kita pilih sudah memiliki sertifikat ya mom.
  • Tanyakan riwayat pekerjaan sebelumnya kepada calon nanny
    agar kita bisa mengetahui alasan kenapa nanny tersebut berhenti dari tempat sebelumnya seperti apakah tidak betah atau ada urusan urgent lainnya dan alasan-alasan lainnya).
  • Coba kenali biodata nanny tersebut
    umur, apakah sudah ada suami dan anak. Apakah nanny harus sering cuti untuk keperluan keluarganya? Buatlah kesepakatan dengan nanny kapan dan dalam kondisi seperti apa cuti akan diperbolehkan. Misalnya, cuti saat weekend, atau cuti tidak mendadak kecuali dalam kondisi urgent.
  • Jelaskan kondisi anak kita kepada nanny.
    Setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda, begitu pula kebutuhan dan penanganan yang diberikan kepada setiap anak pasti berbeda-beda. Ada baiknya sebelum meng-hire nanny, kita menjelaskan secara detail karakter anak yang akan nanny jaga.
  • Setiap rumah punya aturan masing-masing.
    Jelaskan apa saja ekspektasi kita terhadap nanny, apa saja tugas dan tanggungjawab serta hak nanny selama bekerja dengan kita. Jam berapa hingga jam berapa mereka harus bekerja fokus mengurus anak, kapan waktu beristirahat.
  • Tanyakan kepada nanny apakah ia memiliki larangan makan makanan tertentu atau riwayat sakit tertentu.
  • Beritahukan kepada nanny dari awal apabila mom menggunakan baby monitor.
    Jangan sampai nanny merasa tersinggung karena merasa diawasi secara diam-diam.
  • Terakhir, ciptakan suasana kerja yang nyaman bagi kedua belah pihak. Kita sebagai working mom membutuhkan jasa nanny untuk merawat anak kita saat kita sedang bekerja. Nanny yang nyaman bekerja dengan kita, pasti akan merawat anak kita dengan lebih baik dan sungguh-sungguh.

 Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat ya mom.

By: Aurelia Melisa 

BACA JUGA: Kekhawatiran Persalinan Dengan Riwayat Mata Minus

1189 Aurelia Melisa Send Message to Writer

Related Stories