Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Memberikan Obat pada Bayi

BABY  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  03 Oct '19


Di cuaca yang seperti ini banyak sekali penyakit yang berdatangan ya Moms, termasuk anak saya yang baru saja sembuh dari batuknya. Awalnya, saya hanya memberikan obat salep dan kutus-kutus ke badannya, namun ternyata tidak ada perubahan sehingga akhirnya saya pun memutuskan membawanya ke dokter. Ini adalah hal yang sangat ingin saya hindari, yaitu meminumkan obat pada bayi. Wah, sungguh menguras pikiran saya bagaimana cara meminumkan obat pada anak tanpa drama ya. DSA saya pun memberikan tips meminumkan obat pada bayi agar obat tertelan oleh anak. Berikut tipsnya, semoga juga ampuh dipraktikkan pada anak Moms.

Tips Memberikan Obat pada Bayi

1. Gendong dan tenangkan bayi
Ketika ingin memberikan obat pada bayi, kita harus memperhatikan moodnya ya Moms. Kebetulan anak saya berumur 6 bulan dan setiap saya mengeluarkan obat dan pipetnya, dia seakan mengerti dan kemudian menangis. Jika seperti ini, jangan paksakan untuk meminum obat ya Moms, tapi gendong dan tenangkanlah dia dulu. Bisa dengan keluar rumah sambil melihat keadaan lingkungan sekitar. Jika sudah tenang, berikanlah obat tersebut dan pastikan obat jangan sampai masuk ke saluran pernapasan bayi yang bisa mengakibatkan dia tersedak.

2. Takar obat dengan tepat sesuai petunjuk dokter
Ini penting sekali ya Moms untuk memberikan obat sesuai petunjuk dokter, bukan dengan takaran kira-kira karena fisik dan pencernaan bayi belum berkembang dengan sempurna. Jika kita memberikan takaran tidak sesuai petunjuk, maka sama saja nantinya akan memberikan efek yang tidak baik untuk kesehatannya.

3. Masukkan obat di sela-sela antara pipi dalam dan gusi bawah bayi
Karena saya meminumkan anak saya obat sirup dengan pipet, maka saya memasukkannya di bagian sebelah kiri dalam. Biasakan untuk tidak memaksakan masuk ke dalam mulut bayi ya Moms, karena pasti akan terjadi perlawanan dan bayi tentunya akan menangis kemudian memuntahkan obat tersebut. Berikanlah sedikit demi sedikit ketika pertama kali meminumkan untuk melihat reaksi anak dan untuk menghindari masuk ke saluran pernafasan ataupun tersedak.

4. Menutup / memencet hidung
Banyak ibu-ibu zaman dahulu yang menggunakan cara seperti ini. Jika bayi Moms melawan, hal ini bisa dilakukan terlebih biasanya jika obat yang diberikan dirasa pahit atau bau. Yang perlu diingat dan diperhatikan adalah tidak memencet hidung terlalu keras dan terlalu lama ya Moms. Sesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

5. Berikan air putih setelah meminumkan obat
Jika bayi Moms sudah memasuki 6 bulan, bisa diberikan air putih hangat untuk menghilangkan rasa obat di dalam mulutnya. Hal ini juga sebagai cara agar obat dapat turun langsung ke dalam tubuhnya.

Sekian tips dari saya Moms. Yang terpenting lagi, jangan lupa menjaga kebersihan tangan Moms dengan mencuci tangan sebelum memberikan obat pada anak ya Moms agar kotoran dan bakteri tidak ikut berpindah ke bayi Moms.

Selamat mencoba Moms dan tetap jaga kesehatan ya!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

440 Eda Elian

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Jangan Abaikan Payudara Sakit dan Keras Saat Menyusui, Bisa Jadi Ini Sebabnya!

Jangan Abaikan Payudara Sakit dan Keras Saat Menyusui, Bisa Jadi Ini Sebabnya!

Mengajak Anak Imunisasi Ketika Pandemi

Banyak orang tua yang merasa gelisah untuk mengajak si Kecil imunisasi di kala pandemi. Simak cerita berikut ini yuk.

Imunisasi Anak Sangatlah Penting Di Masa Pandemi COVID-19 Ini, Mengapa ?

Di masa pandemi ini, perlukah untuk tetap memenuhi imunisasi si Kecil? Simak berikut ini.

Ada Sinus Preaurikular Di Telinga Anak, Haruskah Khawatir?

Apa itu sinus preaurikular? Mari simak berikut ini.

Baby Sakit? Jangan Panik Dulu! Siapkan P3K!

Pertolongan pertama pada saat baby sakit bukan panik ya mom! Jadi gimana dong? Yuk simak berikut ini.

Lindungi si Kecil dari Gigitan Nyamuk yuk Moms

Saat musim penghujan seperti ini, perkembangan nyamuk pasti akan sangat meningkat.

Jurus Ampuh Mengatasi Sembelit pada Bayi

Bagi Mom yang mempunyai bayi, salah satu hal yang kerap dikhawatirkan adalah saat bayi terkena sembelit.

Vonis TBC di Usia si Kecil 1 Tahun

Moms kali ini saya akan sharing tentang pengalaman dengan TBC yang dialami oleh keponakan saya.

Kenali Gejala Penyakit Roseola Infantum atau 'Gabaken' pada Bayi

Penyebab penyakit yang disebabkan oleh virus ini sebenarnya tidak berbahaya, namun gejalanya mirip dengan campak.

Jaundice/Kuning pada Bayi Baru Lahir

Si Kecil terkena kuning? Yuk simak cara mengatasinya ala Mom Annisa

Sirkumsisi (Sunat) pada Bayi Perempuan

Pada bulan ke-6 kehamilan, Obgyn sudah menginfokan bahwa bayi yang ada di kandungan berjenis kelamin perempuan.

Kenali Bahaya Stunting dan Pencegahannya

Stunting (Stunted Growth and Development) adalah perawakan kecil pada anak-anak di usia 1000 hari awal kehidupannya.

Bayi Tertidur Terus? Waspadai Bayi Kuning!

Ternyata bayi tertidur terus bisa menjadi salah satu gejala bahwa bayi kuning loh Moms

Mengurangi Gumoh pada si Kecil

Si kecil sering gumoh setiap minum ASI? Yuk cari tahu cara mengatasinya

TTN, Gangguan Pernafasan yang Menyebabkan Bayiku Dirawat di PERINA

Setiap Ibu pasti mau melahirkan anak yang sehat, IMD, & rooming in. Aku pun menantikan saat menunggu kelahiran si Kecil.

Si Kecil Selalu Muntah Sehabis Minum? Coba Lakukan Ini Moms!

Memiliki bayi memang perlu penjagaan yang sangat baik, seperti saat kita memberikan asupan kepada si Kecil.

Perlukah Membersihkan Mulut Bayi Setiap Hari?

Moms disini, mulai usia berapa membersihkan lidah dan mulut si kecil?

Hal yang Perlu Dilakukan saat Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

Semakin bertambahnya usia bayi makin aktif, sebagai orangtua kita harus extra hati-hati & waspada dalam menjaganya.

Babyku Jadi Korban Mitos 'Kopi Antisipasi Kejang'

Hai Moms! Pernah denger istilah jaman dulu "ANAK DIKASIH KOPI UNTUK ANTISIPASI KEJANG"?

Bedakan Kulit Anak Terkena Herpes atau Serangan Tomcat!

Tomcat dan herpes sekilas kedua hal ini tampak sama di kulit, namun jika diamati keduanya berbeda