Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Membantu Anak Bersosialisasi

PARENTING  |  18 Oct '18

Eegan awalnya merupakan anak yang tidak suka dengan orang baru, Moms. Bahkan dulu kalau ketemu omanya yang jarang datang, Eegan akan menangis dan tidak mau mendekat. Sebisa mungkin Eegan menolak orang-orang asing yang mencoba berinteraksi dengan dirinya. Hal ini membuat beberapa hal menjadi susah, seperti saat harus mengajaknya ke rumah orang, ke pesta, ke gereja, dll. Hal ini berlangsung hingga Eegan berusia satu tahun. Tapi sejak usianya setahun, hal ini semakin membaik dan kini Eegan sudah tidak menangis saat orang lain berinteraksi dan sudah berani maju di depan orang banyak. 

Beberapa tips yang saya terapkan ke Eegan

  • Jangan salahkan anak
    Hal paling tidak menyenangkan ketika berhadapan dengan anak yang seperti ini adalah mendengarkan pendapat orang. Komentar yang paling sering saya dapat adalah “kurang diajak ketemu orang sih ya?”. Sebenarnya tidak juga lho, Eegan selalu dibawa ketemu orang bahkan ke gereja setiap Minggu. Tapi people have to know, memang anak itu berbeda-beda. Some kids just need more time. Jangan sampai komentar ini membuat kita tidak mendukung anak kita dan menyalahkannya ya Moms. Kita tetap harus back up anak kita, membelanya di depan orang banyak dan berkata “tidak, memang dia harus PDKT dulu baru mau. Kalau sudah beberapa waktu mau, kok”. 
  • Paksakan perlahan-lahan
    Kenapa paksakan? Karena jika tidak, anak tidak akan belajar. Tapi perlahan. Jadi seperti Eegan, saya mulai dengan Sekolah Minggu. And it took berbulan-bulan lho sampai akhirnya Eegan biasa dan tidak menangis lagi saat di kerumunan. Tapi tetap saya lakukan setiap Minggu sampai ia biasa dan sekarang sudah mau maju di depan anak-anak. Dia juga sudah mau digendong oleh beberapa orang. Saya bahkan tetap paksakan Eegan untuk menyalami orang satu per satu di gereja sambil menuntunnya. Ketika ia menangis saat diajak salaman, saya tetap ulurkan tangan Eegan menyalami walau ia sambil menolak. So, no reason untuk menuruti keinginannya yang tak beralasan. (Of course karena ini dengan orang yang dikenal ya).
  • Selalu jelaskan
    Saat Eegan menangis, yang saya lakukan adalah menjelaskan situasi dan kondisinya dengan perlahan tapi tegas. I would say, “It’s okay Eegan, no crying. They are friends. I don’t like if you’re like this. Be nice. If you’re not nice, you won’t have friends. Learn to be nice!” 
  • Perkembangan usia
    Menurut saya, perkembangan usia juga menolong. Semakin anak besar, mereka mulai semakin mengerti untuk berinteraksi dengan orang lain, yang dikenal oleh papa dan mama.

Semoga bermanfaat.

By: Marlisa Tenggara

687 Marlisa Tenggara Send Message to Writer

Related Stories