Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Jaga Badan Pasca Persalinan

MOM STYLE  |  MY STORY  |  22 Oct '19


Pasca persalinan, hormon tubuh berlonjakan dan membuat kita menghasilkan lebih banyak keringat. Aromanya bisa saja kurang sedap. Buat Mommies yang melahirkan secara normal, vagina yang terus mengeluarkan darah nifas membanjir bikin nggak nyaman, lembab, dan amis-amis gimana gitu deh. Sama juga dengan yang melahirkan secara bedah sesar, bekas jahitan juga harus dirawat baik-baik dan dengan cara yang benar supaya tidak menimbulkan infeksi.

Katanya, kalo seorang perempuan lagi hamil, ia akan "mengeluarkan" aura terang dan indah. Wajahnya akan senantiasa terlihat cantik dan bersinar-sinar. Pembawaannya juga selalu ceria dan hepi (kalo lagi nggak kena moodswing khas bumil sih, hehe).

Beda dengan ibu yang baru melahirkan. Auranya keruh kayak kopi tubruk. Mukanya kusut karena kebanyakan begadang, jalannya terhuyung-huyung karena bekas jahitan di perineum ataupun di perut masih basah dan terasa sakit.

Maka, banyak cara dilakukan untuk mengembalikan sinar indah seorang wanita pasca melahirkan. Salah satunya adalah perawatan tubuh yang seperti ibu saya bilang. Dari yang simpel-simpel sampe yang ribet, bahkan plus mitos-mitos ajaibnya.

Waktu saya baru melahirkan dulu, ibu saya udah wanti-wanti: perut kudu diolesin ramuan tapel supaya garis-garis (bekas parut) bisa hilang. Terus harus dililit sama gurita dilapis stagen supaya perut cepet mengecil dan kulitnya nggak kendor. Harus rajin minum jamu peluruh darah nifas. Abis itu nggak boleh mandi kesiangan, subuh buta udah kudu mandi biar seger, wangi, dan katanya ASI akan mengalir deras. Juga, nggak boleh tidur sebelum tengah hari.

Faktanya waktu masih di rumah sakit, saya sempat dipesenin sama dokter kandungan, "Perutnya nggak usah dipakein stagen ya bu. Nggak perlu. Nanti rahim akan menyusut dengan sendirinya dan perut akan otomatis mengecil lagi. Stagen hanya akan bikin ibu sesak dan susah bergerak".

Dan saya setuju sama sang dokter. Pada kenyataannya, pemakaian stagen dan gurita baik pada ibu maupun bayi baru lahir kebanyakan hanya bentuk kebiasaan turun-temurun. Pakai stagen atau tidak, rahim akan menyusut dengan sendirinya (apalagi jika ibu menyusui secara aktif), maka perut pun akan mengecil. Kalo si emak rajin work out, pasti bakal lebih kenceng lagi.

Beberapa salon kecantikan menyediakan paket perawatan fullbody pasca persalinan. Meliputi massage, lulur, berendam rempah, sampai ratus vagina (biar rapet lagi kaya perawan hehehe). Ongkosnya bervariasi tergantung paketnya apa dan salonnya apa. Kalo saya dulu, karena susah ninggalin bayi di rumah hanya untuk pergi ke salon, saya manggil tukang pijet ke rumah. Tukang pijet tradisional. Rasanya badan saya yang tadinya patah-patah, bisa disambungin lagi dengan sempurna.

Ibu saya punya tips oke buat yang mau perawatan di rumah. Mandi pake air daun sirih! Saya sudah coba. Caranya, ambil beberapa lembar daun sirih terus direbus. Air rebusannya dicampur air dingin biar jadi anget, terus dipake deh buat mandi. Penggunaan air sirih juga efektif untuk merawat jahitan di vagina Mommies. Sebab, sirih memiliki kandungan antiseptik alami, oke banget buat perawatan luka. Tinggal pake air rendaman sirih buat membasuh kemaluan sehabis buang air. Cobain aja deh, it felt like heaven! Anget, nyaman dan jadi wangiii.

Urusan wangi-wangian teratasi, tapi mata masih sepet nih kalo lagi ngaca, gara-gara selulit dan stretchmark. Mengatasinya bisa dengan me-massage kulit dengan arah memutar searah jarum jam, menggunakan krim khusus. Saya sempat beli krim anti-stretchmark. Tapi cuma saya oleskan seadanya, nggak pake massage ringan gitu.

Belakangan saya baru tau, krim stretchmark yang dipake setelah melahirkan sebenarnya agak percuma. Jaringan parut sudah terbentuk, dan krim hanya bisa membuatnya terlihat samar, tidak menghilangkan. Akan jauh lebih efektif kalo krim itu mulai dioleskan saat masih hamil, saat usia kandungan memasuki bulan keempat atau kelima, dilanjut hingga beberapa bulan setelah persalinan. Pokoknya saat Mommies merasa perut sudah mulai besar dan kulit mulai melar, mulailah gunakan krim anti-selulit atau anti-stretchmark. Krim akan membuat jaringan kulit menjadi lebih elastis dan nggak kaget menghadapi proses membuncitnya perut karena hamil. So, kemungkinan terjadinya stretchmark akan lebih kecil.

Stretchmark nggak ada hubungannya sama garuk-menggaruk ya, hehe. Saya dilarang keras menggaruk perut sama ibu, budhe, sampe bos saya waktu itu. Katanya nanti bekas garukan akan membekas di kulit dan jadi timbul garis-garis yang nggak bisa ilang – which is called stretchmark :). Padahal stretchmark itu terjadi karena terpecahnya jaringan kulit karena melar secara drastis. So kalo memang nggak dipakein krim atau bentuk perawatan apapun, mau digaruk ataupun nggak, stretchmark pasti muncul.

Maka, kalau saat hamil perut terasa gatal, garuk aja sampe puas. Tapi jangan lupa potong kuku dulu sebelum menggaruk ya moms.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

559 Rahayu Pratiwi

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Seks Saat Hamil: Boleh Nggak, Sih?

Ibu hamil dan suami sering bertanya-tanya boleh tidak melakukan sex saat hamil dan konsekuensi yang

Manfaat Lain dari Baby Oil

Siapa sih yang gak tau baby oil? Untuk kita2 para Moms pasti barang satu ini udah gak asing ya.

Perut Bergelambir & Terbelah Pasca Melahirkan

Perut Moms bergelambir pasca melahirkan? Bagaimana cara mengatasinya?

Pentingnya Tetap Memperhatikan Diri Meski Sibuk Bekerja & Mengurus Anak

Sebagai Ibu, tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga. Tapi bagaimana dengan diri kita sendiri?

Bahayakah Ibu Setelah Melahirkan Menggunakan Gurita atau Korset?

Pasca melahirkan, banyak Moms mencari alternatif agar bentuk tubuhnya terjaga & bisa seperti sebelum hamil.

Me Time ala Single Parent Seperti Saya

Me time penting ya Moms, tapi jika sudah punya anak akan lebih sulit dilakukan. Berikut me time simpel ala Mom Wandha

Bolehkan Waxing Setelah Melakukan Treatment IPL (Intense Pulsed Light)?

Setelah menghilangkan rambut di beberapa bagian tubuh dengan teknik IPL, bolehkah selanjutnya dengan teknik waxing?

Stretch Mark Bisa Dicegah

Sebelum stretch marks mengganggu penampilan, Moms bisa mencegah munculnya stretch marks dengan tips berikut ini

Seberapa Penting Skincare Itu?

Seberapa penting sih menggunakan skincare berbahan dasar alami? Yuk simak cerita Mom Wandha

Tips Menjaga Kulit agar Tetap Awet Muda

Para Moms pasti ingin memiliki kulit yang sehat dan juga awet muda kan? Saya ada beberapa tips nih untuk Moms semua!

Teh Embun sebagai Hair Tonic

Untuk mengatasi kerontokan rambut pasca melahirkan, teh embun ini bisa jadi hair tonic alami lho Moms.

Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

Mari kita simak bagaimana cara Mom Novi bisa turun 22 kg setelah 4 bulan pasca melahirkan.

Bengkung, Kain Tradisional yang Dicintai Mancanegara

Tak hanya si Kecil yang perlu dirawat, tubuh sendiri juga perlu diperhatikan pasca melahirkan.

Tips Menjadi Modern Working Mom

Tips menjadi modern Moms yang dapat membagi waktu untuk keluarga dan pekerjaan dengan baik versi Mom Marliana

Menjadi Working Mom, Kenapa Tidak?

Setiap Moma pastinya mau menghabiskan waktunya berproses bersama Si Kecil. Namun, bagaimana jika anda adalah seorang working moms?

Suka Duka Menjadi Working Mom

Tentu menjadi Working Mom tidaklah mudah, mari kita simak suka duka Mom Nurul sebagai seorang dokter sekaligus ibu.

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi?

Bolehkah ibu menyusui minum kopi? Bagi coffee lovers, mungkin anda memiliki pertanyaan yang sama. Mari simak jawabannya berikut ini.

Perlukah Essential Oils untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Essential oils yang belakangan ini sering disebut dimana-mana, betulkah memiliki manfaat yang baik untuk ibu hamil dan menyusui?