Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Cerdas Pilih Bantal untuk Bayi

BRANDS  |  GROWTH & DEVELOPMENT  |  21 Nov '19


Bantal merupakan perlengkapan bayi yang sering kita berikan untuk si Kecil. Namun, tahukah Moms bahwa memberikan dan menggunakan bantal yang tidak tepat malah akan membahayakan si Kecil? Memberi dan menggunakan bantal yang tidak tepat pada si Kecil bisa mengakibatkan beberapa hal seperti gumoh, mudah tersedak, alergi, sindrom kepala peyang (flat head syndrome), hingga berisiko mengalami sindrom kematian mendadak atau SIDS.

Namun, di sisi lain penggunaan bantal pada bayi juga bisa bermanfaat untuk tumbuh kembangnya, terutama pada bagian kepala. Salah satu manfaat menggunakan bantal bayi adalah dapat mencegah terjadinya sindrom kepala peyang. Seperti yang kita ketahui, pada kondisi tertentu kepala peyang dapat membahayakan kesehatan si Kecil.

Lalu, bagaimana cara memilih bantal yang tepat untuk si Kecil?

Pilih Bantal yang Fungsional

Tips yang pertama, pilihlah bantal yang fungsional atau bantal yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil. Misalnya, jika kepala si Kecil menunjukkan tanda-tanda kepala peyang maka pilihlah bantal anti peyang. Bantal anti peyang biasanya memiliki desain cekungan untuk mengurangi tekanan pada kepala bayi.  Menurut dokter anak asal Perancis, Manuel Maidenberg, bantal anti peyang ini tidak hanya dapat mencegah terjadinya sindrom kepala peyang, tetapi juga dapat membantu memperbaiki bentuk kepala yang memiliki gejala kepala peyang. 

Pilih Sesuai Usia

Kedua, Moms juga harus menyesuaikan bantal dengan usia si Kecil. Jika si Kecil sudah mulai aktif menggerakkan tubuhnya, maka sebaiknya orang tua memberikan bantal dengan fitur non-slip. Bantal dengan fitur non-slip dapat menjaga kepala si Kecil agar tetap aman ketika menggunakan bantal

Selain itu, ukuran bantal pun harus diperhatikan dan disesuaikan dengan usia si Kecil. Gantilah bantal ketika ukuran badan, terutama leher dan kepala si Kecil berubah. Penggunaan bantal yang sesuai dengan ukuran tubuh, kepala, dan usia si Kecil dapat membantu si Kecil menjadi lebih nyaman.

Perhatikan Isian Bantal

Percaya atau tidak, isi bantal juga dapat mempengaruhi kesehatan si Kecil. Contohnya, bantal dengan isian butiran atau beads berisiko membuat bayi tersedak ketika bantal mengalami kebocoran. Salah satu isian atau bahan bantal yang aman digunakan untuk bayi adalah latex. Bantal dengan bahan latex dapat mencegah si Kecil dari alergi karena tungau, bakteri, dan jamur tidak bisa berkembang pada bahan ini. Seperti yang kita ketahui bahwa tungau, bakteri, dan jamur tidak hanya dapat memicu alergi pada si Kecil, tapi juga dapat mengganggu sistem pernapasannya.

Bahan Bantal yang Lembut

Tak hanya isian bantal, bagian luar bantal dan sarung bantal juga harus diperhatikan. Sebab, bagian ini lah yang bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Carilah bahan yang lembut seperti serat katun organik. Hindari bantal yang berbulu karena dapat memicu alergi. Moms juga sebaiknya menghindari lapisan bantal berbahan polyester, karena bisa memicu iritasi pada kulit bayi yang sensitif.

Bahan Hypoallergenic

Bantal dengan sarung yang lembut saja tidak cukup karena kulit bayi tetap rentan terhadap alergi. Salah satu cara mengurangi timbulnya alergi pada anak adalah dengan menggunakan bantal bayi dengan bahan hypoallergenic. Umumnya, bayi memiliki kulit yang sensitif sehingga orang tua harus memastikan bahwa segala sesuatu yang bersentuhan dengan bayi tidak akan membuat kulitnya iritasi dan kemerahan.

Tidak Mudah Kempes dan Berubah Bentuk

Terakhir, hindari membeli bantal yang mudah kempes dan berubah bentuk. Untuk menghindari bantal yang mudah kempes dan berubah bentuk, pilihlah bantal yang tidak terlalu empuk tetapi tidak juga keras. Salah satu contoh bantal yang tidak terlalu empuk dan tidak keras adalah bantal yang terbuat dari latex. Bantal yang terbuat dari latex dapat menyangga kepala si Kecil sehingga aman digunakan saat tidur.

Itulah beberapa tips memilih bantal bayi. Selain memilih bantal yang tepat, pastikan juga bayi selalu dalam pengawasan ketika menggunakan bantal untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Referensi: Pop MamaAlo DokterAlo Dokter

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

6136 Babymoov Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Moms, Ini Tanda-tanda si Kecil Tumbuh Bahagia

Keinginan orang tua yang paling mendasar adalah melihat anak-anak mereka grow happy. Mungkin, sudah banyak hal yang Moms & Dads berikan, namun [...]

7 Kegiatan Stimulasi di Rumah untuk si Kecil

Selama di rumah aja, apakah Moms dan si Kecil merasa bosan? Coba aktivitas ini di situs Morinaga Multiple Intelligence Play Plan yuk!

Tips Menyikat Gigi yang Menyenangkan untuk si Kecil

Ternyata memilih sikat gigi untuk si Kecil tidak boleh sembarangan. Berikut tips memilihnya!

Tips Memilih Stroller yang Tepat untuk si Kecil

Mencari stroller yang ringan tapi kuat memang sedikit menantang, tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Nutrisi Penting untuk Perkembangan Otak si Kecil

Selain untuk menambah berat badan si Kecil, lemak juga bermanfaat untuk perkembangan otaknya.

Dr. Brown's Milestone Straw Cup

Ketika memasuki usia 12 bulan, si Kecil mulai dilatih untuk minum menggunakan cups.

Susu Bisa Bikin Anak Lebih Cerdas? Mitos Atau Fakta?

Benarkah susu bisa bikin si Kecil jadi lebih pintar? Yuk temukan jawabannya di sini!

Dr. Brown' Pacifier Range

Ketika lahir, bayi terbiasa mengisap jari. Kebiasaan ini dilakukan untuk menenangkan bayi.

Manfaat Penggunaan Teether untuk si Kecil

Selain media gigit-gigit bayi, teether juga memiliki peranan lain dalam tumbuh kembang si Kecil.

Baby Swing or Baby Bouncer?

Baby Swing atau Baby Bouncer, yang manakah terbaik untuk buah hati Anda?

Tips Menjaga Kualitas Tidur si Kecil

Lapar dapat membuat si kecil terbangun dari tidur sehingga kualitas tidurnya menjadi kurang maksimal.

Meredakan Nyeri Tumbuh Gigi dengan Dr. Brown's Learning Loop Teether

Dr. Brown’s menghadirkan Learning Loop teether yang terdiri dari 4 tekstur, bentuk, dan warna yang berbeda.

Manfaat Penggunaan Teether

Pada masa pertumbuhan gigi, gusi bayi akan terasa gatal dan nyeri karena desakan gigi yang akan muncul.

Kenali Bentuk Bulb Pacifier yang Disukai si Kecil

Ada 2 bentuk bulb yang sering kita temui pada pacifier, yaitu pacifier yang memiliki dot bulat dan pipih.

Tips Memilih Botol Minum untuk si Kecil

Masa MPASI biasanya merupakan masa dimana orang tua mengenalkan minuman selain susu kepada anak.

Pacifier Apa yang si Kecil Sukai?

Dr. Brown’s memiliki beberapa varian Pacifier yang dapat Moms pilih sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Dr. Brown's Advantage Pacifier

Dr. Brown’s terus berinovasi untuk memberikan kenyamanan pada bayi dengan menghadirkan Advantage Pacifier.

Apa itu Flat Head? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Flat head syndrome atau kepala peyang adalah kondisi dimana kepala bayi tidak simetris.

Dr. Brown’s Flexees Friends Teether Octopus

Dr. Brown’s kembali menghadirkan salah satu varian terbaru Teether series: Flexees Friends Teether Octopus.

Pengaruh Polusi Udara Terhadap Tingkat Kecerdasan dan Kesehatan Mental

Tingginya tingkat polusi udara dapat menyebabkan penurunan kemampuan berhitung dan berkomunikasi.