Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tips Ampuh Atasi Demam Anak

HEALTH TIPS  |  12 Mar '18


Suhu tubuh Si Kecil memiliki peran penting dalam kesehatan mereka. Meningkatnya suhu tubuh merupakan manifestasi dari reaksi protektif terhadap infeksi. Namun, kenaikan suhu tidak selalu dikaitkan dengan penyakit, apalagi jika anak berumur kurang dari satu tahun. Penting untuk Moms ketahui, bahwa sistem termoregulasi anak masih belum sempurna. Karena itu, anak bisa dengan mudah mengubah suhu tubuh mereka, tergantung dari aktivitas dan jumlah pakaian yang di gunakan. Maka dari itu, suhu tubuh Si Kecil akan dengan mudah berubah menjadi panas atau bahkan menjadi sangat dingin.

Ritme harian suhu mulai terbentuk sekitar usia tiga tahun. Anak-anak yang masih berusia 0-1 tahun biasanya memiliki ciri khas. Mereka mungkin memiliki suhu dalam fluktuasi dari 36,5 menjadi 37,4. Dan kondisi ini masih terbilang normal bahkan bukan indikasi terjadinya masalah yang serius. Hal ini biasanya terjadi jika menangis, menjerit, cemas, sembelit, tumbuh gigi, berputar, terlalu panas, melanggar rezim minum dan terpapar sinar matahari, setelah gerakan intens merangkak, berlari dan melompat.

Anak-anak bereaksi terhadap kenaikan suhu dengan berbagai cara, seringkali bergantung pada penyebab demam. Tanda-tanda utama kenaikan suhu adalah kekeringan bibir dan lidah, haus, gelisah dan beberapa hal lainnya.

Apa yang harus dilakukan ketika suhu tubuh Si Kecil naik?

Pertama-tama, jangan panik dan hubungi dokter. Jika suhu tubuh masih berada di angka 38-38,5 derajat dan anak merasa cukup baik, maka hal ini bukanlah masalah yang serius. Segera hubungi dokter atau ambulans jika:

  1. Demam pada bayi di bawah usia 3 bulan;
  2. Suhu tubuh di atas 39-39,5 pada anak sampai usia satu tahun;
  3. Kejang atau kecenderungan untuk hal itu;
  4. Ketegangan otot leher
  5. Nafas berat
  6. Terus menangis atau lesu, sikap apatis anak
  7. Penolakan untuk  makan dan minum lebih dari 6 jam
  8. Diare dan muntah
  9. Perubahan warna urine
  10. Ruam kulit
  11. Kurang efe antipiretik

Metode merawat Si Kecil ketika demam adalah

  1. Biarkan ia beristirahat karena tubuhnya sedang berusaha melawan penyakit yang memang dapat menghabiskan banyak energi.
  2. Kompres dengan air hangat
  3. Berikanlah ASI

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

519 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.

Ini 4 Gejala Penyakit Kanker Payudara yang Dapat Langsung Moms Kenali

Kanker payudara adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh ketidaknormalan pertumbuhan sel-sel di payudara.