Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

3 Jenis ADHD Symptoms

OTHERS  |  PARENTING  |  20 Jan '18

ADHD yang adalah singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder merupakan gangguan pemusatan perhatian atau hiveraktivitas. Penyakit ini biasnya terjadi pada anak-anak dan merupakan penyakit yang berlangsung dalam jangka waktu yang panjang, karena sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan ADHD.

Anak-anak yang menderita penyakit ADHD cenderung lebih sulit berteman, rendah diri, memiliki prestasi di sekolah yang rendah, berprilaku lebih agresif, lebih aktif dalam situasi apapun atau tidak bisa diam, gelisah serta kehilangan pengendalian diri.

ADHD juga menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan dalam berfokus, kurangnya pendengaran, kesulitan dalam memperhatikan, mengingat barang-barang kecil seperti buku atau pensil, serta memiliki suasana hati yang mudah berubah-ubah, seperti terlalu bersemangat, cepat bosan dan mengalami kegelisahan.

ADHD Symptoms atau gejala dari ADHD terbagi dalam tiga kelompok, yaitu kekurangan perhatian, hiperaktif dan impulsif.

  1. Kekurangan perhatian
    ADHD Symptoms yang pertama ialah kekurangan perhatian, penderitanya akan menjadi sulit focus pada saat melakukan suatu pekerjaan, sulit memperhatikan secara detail dan cenderung membuat kesalahan, tidak bisa mendengarkan orang lain saat berbicara atau cenderung memotong pembicaraan orang lain, serta sering kali melupakan kegiatan yang akan ia lakukan sehari-hari.
  2. Hiperaktif
    Hiperaktif merupakan salah satu ADHD Symptoms. ADHD Symtoms ini lebih mudah dikenali pada anak-anak yang sedang duduk di bangku sekolah dasar. Biasanya ditandai dengan tegang dan tidak bisa diam saat duduk, sering lari-lari, kesulitan bersosialisasi dengan temannya serta sering berbicara yang berlebihan. Hiperaktif muncul sebagai perasaan gelisah yang menyebabkan penderitanya menjadi kesulittan untuk melakukan aktivittas tenang dan kesulitan untuk duduk diam.
  3. Impulsif
    ADHD Symptoms yang terakhir yaitu Impulsif. Gejalanya meliiputi seorang penderita tidak bisa sabar dan memiliki waktu sulit menunggu untuk berbicara atau bereaksi. Maksudnya, seorang penderita adhd menjadi kesulitan untuk menunggu orang giliran mereka, tiba-tiba menjawab pada saat oranglain belum selesai menyebutkan pertanyaan, sering mengganggu orang lain serta sering memulai percakapan pada waktu yang kurang tepat.

Banyak yang mengatakan bahwa penyakit ini merupakan penyakit jangka panjang. Namun seiring bertambahnya usia, ADHD Symptoms hiperaktif cenderung berkurang dan banyak anak yang menderita adhd akhirnya bisa menyesuaikan diri dengan sendirinya. 

Meskipun ADHD tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, tetapi ada beberapa metode yang dapat dilakukan agar ADHD Symptoms dapat dikendalikan oleh penderitanya, diantaranya dengan melaukan terapi perilaku, mengkosumsi obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter serta melakukan terapi interaksi sosial.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

 

5802 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories