THE DAILY

Apakah Ibu Hamil Boleh Menerima Imunisasi Difteri? Apakah Ibu Hamil Boleh Menerima Imunisasi Difteri?
22 Jun '18

Cara Membersihkan Kotoran pada Telinga Bayi dan Anak Cara Membersihkan Kotoran pada Telinga Bayi dan Anak
22 Jun '18

Apakah Ada Jenis Vaksin Palsu? Apakah Ada Jenis Vaksin Palsu?
22 Jun '18

Waspada Fimosis Pada Anak Laki-laki Waspada Fimosis Pada Anak Laki-laki
22 Jun '18

Seperti Apa Imunisasi TT Itu? Seperti Apa Imunisasi TT Itu?
22 Jun '18

Benda Kecil yang Sering Tertelan Anak Benda Kecil yang Sering Tertelan Anak
22 Jun '18

MPASI Puding Mangga untuk Si Kecil MPASI Puding Mangga untuk Si Kecil
22 Jun '18

Stroller Pilihan Mom Dinda Stroller Pilihan Mom Dinda
22 Jun '18

Hati-Hati Memberikan Obat Dengan Sendok Makan, Kenapa? Hati-Hati Memberikan Obat Dengan Sendok Makan, Kenapa?
22 Jun '18

Kagetan pada Bayi, Kok Bisa? Kagetan pada Bayi, Kok Bisa?
22 Jun '18

Perkedel Daging Kacang Merah Perkedel Daging Kacang Merah
22 Jun '18

Tips Untuk Ibu Menyusui ala Mom Nina Tips Untuk Ibu Menyusui ala Mom Nina
21 Jun '18

Efek Samping Vaksin Rubella Efek Samping Vaksin Rubella
21 Jun '18

Baby-O-Review Mother's Corn Baby-O-Review Mother's Corn
21 Jun '18

Harga dari Vaksin MMR Harga dari Vaksin MMR
21 Jun '18

Kapankah Imunisasi BCG yang Paling Tepat? Kapankah Imunisasi BCG yang Paling Tepat?
21 Jun '18

Tips Agar Proses Persalinan Normal Berjalan Lancar Tips Agar Proses Persalinan Normal Berjalan Lancar
21 Jun '18

4 Kriteria Obat Demam yang Aman untuk Ibu Menyusui 4 Kriteria Obat Demam yang Aman untuk Ibu Menyusui
21 Jun '18

Bahaya Varicella pada Ibu Hamil Bahaya Varicella pada Ibu Hamil
21 Jun '18

Bintik Merah pada Ibu Hamil Tanpa Demam Bintik Merah pada Ibu Hamil Tanpa Demam
21 Jun '18

Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Ibu Menyusui Minum Obat Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Ibu Menyusui Minum Obat
21 Jun '18

Perlindungan Polio untuk Bayi Perlindungan Polio untuk Bayi
21 Jun '18

Pelajari Mekanisme Persalinan Normal Sebelum Melahirkan Pelajari Mekanisme Persalinan Normal Sebelum Melahirkan
21 Jun '18

Pentingnya Pemberian Imunisasi IPV pada Anak Pentingnya Pemberian Imunisasi IPV pada Anak
21 Jun '18

4 Cara Mempercepat Pembukaan Kelahiran 4 Cara Mempercepat Pembukaan Kelahiran
21 Jun '18

Teknik dan Tempat Ideal Menyimpan ASI Teknik dan Tempat Ideal Menyimpan ASI
21 Jun '18

Manfaat dan Aturan Pemberian Vaksin HB 0 pada Anak Manfaat dan Aturan Pemberian Vaksin HB 0 pada Anak
21 Jun '18

Cara Mempercepat Pembukaan Persalinan Secara Alami Cara Mempercepat Pembukaan Persalinan Secara Alami
21 Jun '18

Pentingnya Imunisasi Hib Guna Mencegah Penyakit Berbahaya Pada Anak Pentingnya Imunisasi Hib Guna Mencegah Penyakit Berbahaya Pada Anak
20 Jun '18

Kenapa Imunisasi PCV Dibutuhkan? Kenapa Imunisasi PCV Dibutuhkan?
20 Jun '18

READ MORE

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

3 Jenis ADHD Symptoms

OTHERS  |  PARENTING  |  20 Jan '18

ADHD yang adalah singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder merupakan gangguan pemusatan perhatian atau hiveraktivitas. Penyakit ini biasnya terjadi pada anak-anak dan merupakan penyakit yang berlangsung dalam jangka waktu yang panjang, karena sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan ADHD.

Anak-anak yang menderita penyakit ADHD cenderung lebih sulit berteman, rendah diri, memiliki prestasi di sekolah yang rendah, berprilaku lebih agresif, lebih aktif dalam situasi apapun atau tidak bisa diam, gelisah serta kehilangan pengendalian diri.

ADHD juga menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan dalam berfokus, kurangnya pendengaran, kesulitan dalam memperhatikan, mengingat barang-barang kecil seperti buku atau pensil, serta memiliki suasana hati yang mudah berubah-ubah, seperti terlalu bersemangat, cepat bosan dan mengalami kegelisahan.

ADHD Symptoms atau gejala dari ADHD terbagi dalam tiga kelompok, yaitu kekurangan perhatian, hiperaktif dan impulsif.

  1. Kekurangan perhatian
    ADHD Symptoms yang pertama ialah kekurangan perhatian, penderitanya akan menjadi sulit focus pada saat melakukan suatu pekerjaan, sulit memperhatikan secara detail dan cenderung membuat kesalahan, tidak bisa mendengarkan orang lain saat berbicara atau cenderung memotong pembicaraan orang lain, serta sering kali melupakan kegiatan yang akan ia lakukan sehari-hari.
  2. Hiperaktif
    Hiperaktif merupakan salah satu ADHD Symptoms. ADHD Symtoms ini lebih mudah dikenali pada anak-anak yang sedang duduk di bangku sekolah dasar. Biasanya ditandai dengan tegang dan tidak bisa diam saat duduk, sering lari-lari, kesulitan bersosialisasi dengan temannya serta sering berbicara yang berlebihan. Hiperaktif muncul sebagai perasaan gelisah yang menyebabkan penderitanya menjadi kesulittan untuk melakukan aktivittas tenang dan kesulitan untuk duduk diam.
  3. Impulsif
    ADHD Symptoms yang terakhir yaitu Impulsif. Gejalanya meliiputi seorang penderita tidak bisa sabar dan memiliki waktu sulit menunggu untuk berbicara atau bereaksi. Maksudnya, seorang penderita adhd menjadi kesulitan untuk menunggu orang giliran mereka, tiba-tiba menjawab pada saat oranglain belum selesai menyebutkan pertanyaan, sering mengganggu orang lain serta sering memulai percakapan pada waktu yang kurang tepat.

Banyak yang mengatakan bahwa penyakit ini merupakan penyakit jangka panjang. Namun seiring bertambahnya usia, ADHD Symptoms hiperaktif cenderung berkurang dan banyak anak yang menderita adhd akhirnya bisa menyesuaikan diri dengan sendirinya. 

Meskipun ADHD tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, tetapi ada beberapa metode yang dapat dilakukan agar ADHD Symptoms dapat dikendalikan oleh penderitanya, diantaranya dengan melaukan terapi perilaku, mengkosumsi obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter serta melakukan terapi interaksi sosial.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

 

BACA JUGA: Pentingnya Mengenali Ciri-Ciri Bayi Autis

3599 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories