Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Testosteron Dapat Tunda Perkembangan Bicara Anak Laki-laki?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  17 Oct '18


Anak laki-laki cenderung berbicara lebih lambat daripada anak perempuan. Mereka juga memperoleh keterampilan bahasa pada tingkat yang lebih lambat daripada anak perempuan. Sebuah penelitian baru mempublikasikan kemungkinan alasan fenomena ini.

Dalam sebuah penelitian yang beru diterbitkan, peneliti mengumpulkan darah tali pusat dari hampir 900 bayi yang baru lahir di Australia. Mereka meneliti hormon testosteron yang ada pada tali pusat tersebut. Anak-anak yang baru lahir terpapar testoteron 10 kali lebih intensif sebelum kelahiran, dibandingkan dengan anak perempuan. Hormon seks, seperti testosteron, diketahui memainkan peran kunci dalam membentuk bagaimana otak berkembang.

“Keterlambatan bahasa terjadi pada sekitar 12% anak-anak, mayoritas dari mereka adalah anak laki-laki. Selama bertahun-tahun, penyebab yang mungkin telah menjadi misteri” kata peneliti Andrew J. O. Whitehouse, PhD, profesor di Telethon Institute for Child Health Research di University of Western Australia di Perth.

"Apa yang kami temukan adalah bahwa paparan peningkatan kadar testosteron, khususnya pada laki-laki, mungkin menjadi salah satu alasan keterlambatan bahasa," Whitehouse mengatakan kepada WebMD. “Ini benar-benar penemuan biologis pertama, semacam faktor risiko biologis, untuk keterlambatan bahasa.”

Efek Testosteron

Studi ini mengikuti anak-anak selama tiga tahun pertama kehidupan, memeriksa tahap pengembangan setiap tahun.

Mereka menemukan bahwa anak laki-laki berusia 3 tahun dengan kadar testosteron tertinggi di tali pusatnya memiliki kemungkinan 2 kali lebih besar terdiagnosis mengalami keterlambatan bahasa, dibandingkan dengan anak laki-laki dengan tingkat testosteron terendah.

Hal yang sebaliknya berlaku untuk anak perempuan. Pada anak perempuan, testosteron yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko keterlambatan bahasa yang lebih rendah.

Para ahli mengatakan penelitian hanya menunjukkan bahwa testosteron yang lebih tinggi selama periode baru lahir dapat dikaitkan dengan keterlambatan bahasa dan bukan karena keterlambatan dalam perkembangan bicara.

Saran untuk Orangtua dari Anak yang Mengalami Keterlambatan Berbicara

“Kami memiliki harapan perkembangan tertentu untuk anak laki-laki dan perempuan,: kata Diane R. Paul, PhD. Paul adalah pemimpin masalah klinis dalam patologi wicara-bahasa untuk American Speech-Language-Hearing Association di Rockville, Maryland, Amerika Serikat.

Paul mengatakan bahwa tonggak perkembangan yang dianut para dokter itu konservatif dan sudah memperhitungkan perbedaan jenis kelamin. Dia mengatakan bahwa orangtua harus peduli jika anak-anak tidak memenuhi perkembangan yang harus mereka capai sesuai umur mereka.

“Semakin awal anak mendapat bantuan, semakin baik. Intervensi dini benar-benar merupakan kunci untuk mencegah masalah di masa datang seperti membaca, menulis, dan perilaku,” kata Paul.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

960 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Dampak Positif Tantrum pada si Kecil

Tantrum ada manfaatnya? Benarkah demikian? Yuk simak yang berikut ini.

Cara Stimulasi Agar Anak Cepat Berjalan

Bagaimana caranya untuk menstimulasi si Kecil agar cepat berjalan? Yuk simak cerita berikut ini!

Manfaat Berenang Untuk si Kecil

Moms, udah kangen ajak si Kecil berenang? Sabar ya, tunggu pandemi berakhir. Simak manfaat berenang berikut ini yuk!

Beberapa Ide Bermain Saat Social Distancing

Saat social distancing seperti sekarang ini, ajak si Kecil germain yuk Moms and Dads!

Tertarik Menyekolahkan Anak di Sekolah Alam? Ini Plus Minusnya!

Sekolah alam tentunya berbeda dengan sekolah formal, mulai dari kurikulum, suasana hingga metode pembelajarannya.

Plus Minus Menggunakan White Noise

Tingkah laku si Kecil memang unik-unik ya, Moms? Kadang mengundang gelak tawa, tapi terkadang juga membuat jengkel.

Apa sih Pengaruh Seorang Ayah terhadap Anak?

Bagi semua orang, merawat anak selalu menjadi tanggung jawab bagi para ibu, karena mereka semua berpikir bahwa laki-laki bekerja mencari nafkah [...]

Tips Mengenalkan Alphabet pada Anak

Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan anak pada alphabet dengan cara. Apa saja itu?

Mengajarkan Kedisiplinan Tidur pada Anak

Adakah cara bagaimana agar anak bisa tidur tenang semalaman dan mungkin bisa tidur dan bangun teratur di jam yang sama?

Bermain dengan Stiker Banyak Manfaatnya Lho

Stiker itu bisa jadi alat bermain dan belajar yang menyenangkan dengan anak-anak lho. Apa saja manfaatnya?

Amankah Batita Bermain Pasir?

Apa hal positif dan risiko membiarkan anak bermain pasir?

Kemandirian Anak Muncul Melalui Metode Montessori

Telah banyak yang mengetahui bahwa metode belajar montessori memiliki beragam banyak manfaat bagi anak.

Main di Rumah VS Main di Luar Rumah

Moms kelompok mana? Suka si Kecil main di dalam rumah atau di luar rumah? Yuk simak cerita Mom Fiko berikut ini

Tips agar Anak Bisa Anteng Saat Bermain atau Dibacakan Buku

Moms si Kecil susah sekali duduk anteng saat main dan membaca? Yuk simak tips ala Mom Wahyu untuk mengatasinya

Komunikasi dengan si Bayi Yuk!

Walau belum bisa bicara & mengerti apa yang kita bicarakan, tapi bayi sudah bisa diajak berkomunikasi lho.

Pentingnya Sosialisasi pada Tumbuh Kembang Anak

Penting bagi anak untuk belajar bersosialisasi agar ia mulai belajar memikirkan orang lain selain diri sendiri.

Simak dan Pelajari Cara agar Bayi Tidak Rewel Waktu Mau Tidur

Mengapa si Kecil menjadi rewel setiap kali waktunya tidur dan bagaimana cara mengatasinya?

Ciri Anak Sehat Tidak Dilihat dari Fisiknya Saja

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga sangat penting bagi pertumbuhan si Kecil loh Moms!

Montessori Play: DIY Membuat Playdough di Rumah

Metode Montessori bisa Moms terapkan di rumah lho, dengan membuat DIY Playdough untuk si Kecil.

Perlukah Memakai Pagar Bayi?

Baby fence lagi happening banget ya Moms. Tapi, sebenarnya seberapa perlu sih penggunaan pagar bayi ini?