DAILY FEED

Review Nuby Sure Grip Miracle Mat Suction Plate Review Nuby Sure Grip Miracle Mat Suction Plate
24 Apr '19

SCOORA Bine, Kasur Bayi yang Multifungsi SCOORA Bine, Kasur Bayi yang Multifungsi
22 Apr '19

Kandungan Cottonseed Oil pada Produk Naif untuk Kulit Sehat Bayiku Kandungan Cottonseed Oil pada Produk Naif untuk Kulit Sehat Bayiku
24 Apr '19

Penting! Ini Daftar Imunisasi Bayi 4 Bulan Penting! Ini Daftar Imunisasi Bayi 4 Bulan
24 Apr '19

Smart Shopping for Kids Clothings Smart Shopping for Kids Clothings
22 Apr '19

Brownies Kukus Tanpa Mixer ala Mom Shaka (18 M+) Brownies Kukus Tanpa Mixer ala Mom Shaka (18 M+)
24 Apr '19

Sup Makaroni, Menu Alternatif Saat si Kecil Bosan Sup Makaroni, Menu Alternatif Saat si Kecil Bosan
24 Apr '19

Mengapa Kandungan Cottonseed Oil pada Produk Skincare Baik bagi Kulit? Mengapa Kandungan Cottonseed Oil pada Produk Skincare Baik bagi Kulit?
24 Apr '19

Tips Mengatasi LDR yang Tak Terduga Tips Mengatasi LDR yang Tak Terduga
16 Apr '19

Jangan Biarkan Bayi Minum Susu Sambil Tiduran! Jangan Biarkan Bayi Minum Susu Sambil Tiduran!
24 Apr '19

Pigeon PP Bottle VS PPSU Bottle by Mom Nihayatul Husna Pigeon PP Bottle VS PPSU Bottle by Mom Nihayatul Husna
24 Apr '19

Tips Aman Terbang Bersama Baby dan Toddler Tips Aman Terbang Bersama Baby dan Toddler
24 Apr '19

Bekal Praktis dengan OmieBox Bekal Praktis dengan OmieBox
13 Apr '19

Mengajak si Kecil Travelling di Alam Bebas, Bisa Gak Ya? Mengajak si Kecil Travelling di Alam Bebas, Bisa Gak Ya?
24 Apr '19

Penyebab ASI Keluar Sedikit dan Solusi Mengatasinya Penyebab ASI Keluar Sedikit dan Solusi Mengatasinya
24 Apr '19

Review Naïf Care Woman by Kartika Wulan Sari Review Naïf Care Woman by Kartika Wulan Sari
24 Apr '19

Menyusui si Kecil saat Traveling dengan Nursing Apron Baby Loop Menyusui si Kecil saat Traveling dengan Nursing Apron Baby Loop
12 Apr '19

Resep Menu Sarapan Simpel ala Mommy Arka Resep Menu Sarapan Simpel ala Mommy Arka
24 Apr '19

Montessori Play: DIY Membuat Playdough di Rumah Montessori Play: DIY Membuat Playdough di Rumah
24 Apr '19

Perlukah Memakai Pagar Bayi? Perlukah Memakai Pagar Bayi?
24 Apr '19

Jangan Salah Memilih Selimut! Jangan Salah Memilih Selimut!
11 Apr '19

Review Dooglee Wedge Pillow by Mom Ivone Review Dooglee Wedge Pillow by Mom Ivone
23 Apr '19

Pengalaman Melawan Penyakit Asma si Kecil Pengalaman Melawan Penyakit Asma si Kecil
23 Apr '19

Review Mamibot by Mom Febby Review Mamibot by Mom Febby
23 Apr '19

Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Serum Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Serum
09 Apr '19

Pengaruh Gadget terhadap Kemampuan Bicara Anak Pengaruh Gadget terhadap Kemampuan Bicara Anak
23 Apr '19

Cottonseed Oil: Skincare yang Kaya Khasiat Cottonseed Oil: Skincare yang Kaya Khasiat
23 Apr '19

Mau Meningkatkan Produksi ASI? Banyak Konsumsi Protein! Mau Meningkatkan Produksi ASI? Banyak Konsumsi Protein!
23 Apr '19

Atasi Sakit Flu Tanpa Obat Atasi Sakit Flu Tanpa Obat
23 Apr '19

Cottonseed Oil dan Berbagai Manfaatnya Cottonseed Oil dan Berbagai Manfaatnya
23 Apr '19

Berhubungan saat Hamil Tua Menimbulkan Kontraksi? Berhubungan saat Hamil Tua Menimbulkan Kontraksi?
23 Apr '19

Apa sih Cottonseed Oil Itu dan Apa Khasiatnya pada Produk Skincare? Apa sih Cottonseed Oil Itu dan Apa Khasiatnya pada Produk Skincare?
23 Apr '19

Resep MPASI 9 M+: Macaroni Soup with Beef and Cheese Resep MPASI 9 M+: Macaroni Soup with Beef and Cheese
23 Apr '19

Sulitkah Working Moms Berkomunikasi dengan Pre-toddler? Sulitkah Working Moms Berkomunikasi dengan Pre-toddler?
23 Apr '19

Mengenal Cottonseed Oil dan Manfaatnya untuk Kulit Mengenal Cottonseed Oil dan Manfaatnya untuk Kulit
23 Apr '19

Aku Mengenalkan Protein Hewani Terlebih Dahulu ketika Awal MPASI Aku Mengenalkan Protein Hewani Terlebih Dahulu ketika Awal MPASI
23 Apr '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Testosteron Dapat Tunda Perkembangan Bicara Anak Laki-laki?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  17 Oct '18

Anak laki-laki cenderung berbicara lebih lambat daripada anak perempuan. Mereka juga memperoleh keterampilan bahasa pada tingkat yang lebih lambat daripada anak perempuan. Sebuah penelitian baru mempublikasikan kemungkinan alasan fenomena ini.

Dalam sebuah penelitian yang beru diterbitkan, peneliti mengumpulkan darah tali pusat dari hampir 900 bayi yang baru lahir di Australia. Mereka meneliti hormon testosteron yang ada pada tali pusat tersebut. Anak-anak yang baru lahir terpapar testoteron 10 kali lebih intensif sebelum kelahiran, dibandingkan dengan anak perempuan. Hormon seks, seperti testosteron, diketahui memainkan peran kunci dalam membentuk bagaimana otak berkembang.

“Keterlambatan bahasa terjadi pada sekitar 12% anak-anak, mayoritas dari mereka adalah anak laki-laki. Selama bertahun-tahun, penyebab yang mungkin telah menjadi misteri” kata peneliti Andrew J. O. Whitehouse, PhD, profesor di Telethon Institute for Child Health Research di University of Western Australia di Perth.

"Apa yang kami temukan adalah bahwa paparan peningkatan kadar testosteron, khususnya pada laki-laki, mungkin menjadi salah satu alasan keterlambatan bahasa," Whitehouse mengatakan kepada WebMD. “Ini benar-benar penemuan biologis pertama, semacam faktor risiko biologis, untuk keterlambatan bahasa.”

Efek Testosteron

Studi ini mengikuti anak-anak selama tiga tahun pertama kehidupan, memeriksa tahap pengembangan setiap tahun.

Mereka menemukan bahwa anak laki-laki berusia 3 tahun dengan kadar testosteron tertinggi di tali pusatnya memiliki kemungkinan 2 kali lebih besar terdiagnosis mengalami keterlambatan bahasa, dibandingkan dengan anak laki-laki dengan tingkat testosteron terendah.

Hal yang sebaliknya berlaku untuk anak perempuan. Pada anak perempuan, testosteron yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko keterlambatan bahasa yang lebih rendah.

Para ahli mengatakan penelitian hanya menunjukkan bahwa testosteron yang lebih tinggi selama periode baru lahir dapat dikaitkan dengan keterlambatan bahasa dan bukan karena keterlambatan dalam perkembangan bicara.

Saran untuk Orangtua dari Anak yang Mengalami Keterlambatan Berbicara

“Kami memiliki harapan perkembangan tertentu untuk anak laki-laki dan perempuan,: kata Diane R. Paul, PhD. Paul adalah pemimpin masalah klinis dalam patologi wicara-bahasa untuk American Speech-Language-Hearing Association di Rockville, Maryland, Amerika Serikat.

Paul mengatakan bahwa tonggak perkembangan yang dianut para dokter itu konservatif dan sudah memperhitungkan perbedaan jenis kelamin. Dia mengatakan bahwa orangtua harus peduli jika anak-anak tidak memenuhi perkembangan yang harus mereka capai sesuai umur mereka.

“Semakin awal anak mendapat bantuan, semakin baik. Intervensi dini benar-benar merupakan kunci untuk mencegah masalah di masa datang seperti membaca, menulis, dan perilaku,” kata Paul.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

679 Babyologist Indonesia Send Message to Writer

Related Stories