Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tes BIO E Karena Dideteksi Alergi

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  31 Oct '19


Setahun yang lalu, si sulung diduga 'alergian' oleh dokter anak (DSA) karena batuk yang tak kunjung sembuh. DSA memberikan obat racikan untuk batuk, kemudian si sulung sembuh tapi dua minggu atau sebulan kemudian batuk lagi. Ciri-ciri batuknya itu SELALU mengganggu tidur dan kalau bangun tidur batuknya TIDAK BERHENTI bisa sampai 15 menit. Batuknya sejenis batuk kering tetapi terdengar ada dahak di dalam. Kalau di aktivitas sehari-hari, batuknya tidak terlalu mengganggu si sulung.

Akhirnya, saya putuskan ke dokter Telinga Hidung Tenggorokan (THT) untuk konsultasi masalah alergi. Dokter THT kemudian menyarankan tes BIO E.

Apa itu bio E?

Bio E itu tes alergi yang memakai gelombang elektromagnetik, tidak ada pengambilan darah ataupun meletakkan alat ke kulit. Si sulung didudukkan dan dihadapkan dengan alat yang mendeteksi gelombang, kemudian dokter akan mengambil satu persatu botol kaca yang berisi berbagai macam sample, seperti: pisang, kaporit, debu, dll. Botol kaca ini akan didekatkan ke anak dan gelombang eloktromagnetik tadi. Nanti alatnya akan bergerak, gerakannya akan menunjukkan reaksi tubuh anak terhadap sample itu, positif alergi atau tidak. Tesnya tidak lama, paling hanya 5 menit.

Lebih lanjut, bio E ini ada juga sesi terapinya. Terapi ini akan meringankan atau juga lama kelamaan akan menghilangkan reaksi alergi dari dalam tubuh. Dan terapi ini butuh komitmen, tidak hanya sekali dua kali terapi ya.

Tetapi kekurangan dari tes bio E ini tidak ada ukuran alerginya, contoh:anak saya dideteksi alergi pisang tetapi setiap makan pisang tidak apa-apa. Nah sebenernya itu berarti alergi ringan saja (tidak dikhawatirkan menimbulkan gejala alergi). Anak saya juga dideteksi alergi coklat dan ternyata ketika imun anak saya lemah, setiap makan coklat atau minum susu coklat anak saya PASTI akan batuk pada malam harinya yang artinya tubuhnya rentan terhadap coklat.

Kalau menurut dokter THT, si sulung termasuk 'kuat' alerginya karena memang ada turunan yang sangat kuat (dari saya, dari ayah saya dan dari mertua perempuan saya). Tetapi menurut beliau si sulung masih belum disarankan untuk terapi. Mengapa?

1) Karena masih anak-anak dan imunnya memang masih lebih rentan. 

2) Karena reaksinya tidak terlalu berlebihan, seperti batuk disertai rashes yang gatal atau sesak napas.

3) Intinya, saran dokter adalah rumah harus bersih dan makanan dijaga. (Saran ini nampaknya mudah tetapi berat jugaaaaaa dilaksanakan apalagi bagian jaga makan)

Nah, bio E ini masih pro dan kontra juga sih di dunia kedokteran. Kenapa saya bilang begitu, karena saya ke dokter THT yang lain kemudian menunjukkan hasil tes Bio E si sulung kepada beliau kemudian beliau bilang boleh saja sih tes tapi tidak usah sampai ikut sesi terapi segala. Kenapa? Karena sudah keturunan, sudah bawaan dari keluarga, dan reaksinya pasti on off tergantung daya tahan tubuh, jadi tidak usah diambil pusing menurut beliau.

Terus kebetulan juga, ayah saya yang sudah tes bio E, membawa hasilnya saat general check up di Kuala Lumpur, dokternya tertawa melihat hasilnya (hasil tes ayah saya banyak banget positifnya). Dokternya comment "That means you suffer a lot." Terus ditanya sama mamaku, beliau tahu tidak tentang bio E ini dan beliau bilang tidak familiar.

Kalau saya jujur saja setelah tes bio E jadi lebih lega, karena awalnya si sulung hanya diduga alergi oleh DSA. Sekarang memang sudah bener masalah anak saya itu alergi. Jadi tahu pengobatan (obat batuk alergi dan batuk bukan alergi beda loh) dan pencegahannya.

Anyway, si sulung tes bio E pada bulan Oktober 2018, biaya tes pada saat itu 400 ribu rupiah, diluar biaya dokter. Semoga informasi ini membantu Moms yang ada rencana melakukan tes bio E.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

228 Livinia Alawiyin

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Awas!! Jangan Asal Memilih Hand Sanitizer untuk Si Kecil

Pandemi Corona ini membuat kita lebih sadar akan kebersihan terutama kebersihan tangan dan area wajah.

Tiga Anjuran Yang Perlu Dilakukan Apabila Ibu Menyusui Berpuasa

Bagi para Busui yang berpuasa, simak tips berikut ini yuk.

Perhatikan Hal-Hal Berikut Saat Busui Ingin Berpuasa

Buat para Busui yang sedang berpuasa, tips berikut ini wajib disimak ya!

Apa itu HEPA 13?

Ada perbedaan signifikan antara filter HEPA yang dibuat oleh merek air purifier yang berbeda.

5 Makanan Cegah si Kecil Konstipasi

Bakteri Lactobacillus reuteri (Lr), misalnya, dapat mencegah gangguan saluran cerna pada anak.

Cegah Abses dengan Rawat Gigi dan Mulut Sejak Dini

Kebersihan gigi dan mulut perlu dirawat sejak dini agar tidak menyebabkan penyakit. Berikut ini beberapa tips merawat gigi si Kecil.

5 Tips Mencegah Virus di Rumah Moms

Moms, simak lima tips mencegah virus yang bisa Moms lakukan di rumah berikut ini.

Manfaat yang Saya Rasakan Setelah Pijat Pasca Persalinan

Moms apa adakah di sini yang setelah melewati proses persalinan, tepatnya saat dalam masa nifas moms melakukan pijat?

Tips Menjaga Tubuh Moms Tetap Fit di Musim Hujan

Curah hujan yang tinggi di awal tahun ini tentu jadi tantangan tersendiri buat Moms dan Moms to be ya.

Resolusi 2020: Menjadi Mama Milenial yang Sehat

Hi moms, umur saya sudah mau memasuki kepala 3 dan saya makin concern with the term of 'getting older'.

Efek Domino Cacar Air di Keluarga Kecilku

Saya terkena cacar air untuk yang kedua kalinya dan itu menular ke kedua anak saya

Pengalamanku Mengalami Nyeri pada Punggung Bekas Suntikan Pasca Operasi Caesar

Kali ini aku mau share pengalamanku mengalami nyeri punggung pasca operasi caesar ya moms

Mitos Pantangan Makanan pasca Persalinan

Apa saja makanan yang dipantang setelah melahirkan? Lalu bagaimana faktanya?

Ternyata Aku Terkena Infeksi Mulut Rahim/Servisitis

Beberapa hari terakhir, aku memang sering mengalami keputihan pada saat sebelum dan sesudah haid.

Jangan Sepelekan Perubahan Hormon!

Baru-baru ini saya mengalami perubahan hormon yang luar biasa menyakitkan buat saya.

Bahayakah Keputihan pada Wanita?

Keputihan biasa dialami oleh hampir setiap wanita, namun bahayakah keputihan pada wanita?

Tips Mencegah Ruam Popok pada Bayi

Penyebab ruam popok biasanya dikarenakan penggunaan popok yang terlalu lama. Bagaimana mencegahnya?

Pengalamanku dengan Kardiomiopati Postpartum Pasca Melahirkan Anak Kembar

Aku di vonis Kardiomiopati Postpartum atau lemahnya otot jantung pasca melahirkan.

Penyebab, Cara Mencegah dan Mengobati Bintitan pada Anak

Apa sebenarnya penyebab dari bintitan dan bagaimana cara mengatasinya?

Kanker yang Diderita Mertuaku Dikarenakan oleh KB?!

Bermula dari mengeluhkan sakit mata biasa tp semakin hari semakin membesar