Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Terlambat Bicara karena TV dan Gadget?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  MY STORY  |  PARENTING  |  27 Nov '18

Di era modern ini penggunaan TV dan gadget tidak lepas dari kehidupan sehari hari, bahkan para batita pun sudah terbiasa menggunakannya. Namun justru keberadaan TV dan gadget menjadi benda pertama yang disalahkan saat anak terlambat bicara, benarkah demikian?

Pengalaman saya membesarkan kedua anak lelaki saya dengan TV dan juga gadget menghasilkan sikap berbeda dari keduanya. Terus terang keberadaan TV dan gadget membantu saya yang sehari-harinya lebih sering seorang diri mengasuh mereka. Keduanya sudah mulai kenal TV sejak mulai bisa duduk sendiri, seringkali video lagu lagu yang ditonton.

Hasilnya, anak pertama saya di usia 18 bulan sudah dapat berkomunikasi dengan lancar, bahkan bernyanyi banyak lagu dengan lancar kecuali pengucapan huruf S dan R yang masih cadel. Sedangkan anak kedua saya di usia yang sama baru dapat mengucapkan beberapa kata, namun justru kemampuan motoriknya yang berkembang pesat dibanding kakaknya, sudah dapat berlari, melompat, meronce balok, juga mencapit pompom. 

Jadi, bila TV dan gadget yang disalahkan, saya rasa tidak sepenuhnya benar.  Hanya memang saya tidak pernah membiarkan mereka menonton tanpa didampingi, dalam artian saya selalu menjelaskan pada mereka sama persis seperti ketika saya membacakan cerita dari buku bergambar pada mereka, bedanya di TV ada suara dan gerakan.

Saat mereka melihat gambar peternakan dengan ayam, kuda, dan domba tak ada salahnya bila mereka dapat merasakan pengalaman berbeda saat melihatnya di TV dengan perbandingan ukurannya, mempelajari bagaimana cara hewan tersebut bergerak dan juga bersuara. Saya yakin sebagian besar masyarakat yang tinggal di kota tidak memiliki kesempatan melihat langsung binatang tersebut setiap harinya.

Semoga Bermanfaat.

By: Selina Tjandradipura

Copyright by Babyologist

1704 Selina Tjandradipura Send Message to Writer

Related Stories