Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tempat Ramai Bisa Jadi Penyebab Keterlambatan Bicara Anak?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  19 Oct '18


Bayi tidak mampu memisahkan suara percakapan dari suara yang berisik sebagai latar belakang. Si Kecil mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk belajar berbicara jika dia menghabiskan banyak waktu di dekat TV atau tempat penitipan bayi yang berisik.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psikologi Perkembangan edisi Maret 2005, bayi tidak mampu mendengarkan kata-kata dengan suara berisik sebagai latar belakangnya, kecuali kata-kata tersebut lebih nyaring daripada suara latar belakang itu.

Newman adalah pemimpin laboratorium pengembangan dan persepsi bahasa di Universitas Maryland. Dia tertarik pada bagaimana anak-anak belajar berbicara dan dampaknya untuk perkembangan otak. Dia kemudian membuat eksperimen yang menarik.

Eksperimen tersebut melibatkan 100 bayi pada usia 5 bulan, 9 bulan, atau 13 bulan. Dia menguji seberapa baik bayi bereaksi terhadap suara wanita yang memanggil mereka atau nama yang tidak dikenal dengan kebisingan sebagai latar belakang.

Bayi-bayi itu mendengarkan lebih lama nama mereka ketika suara tersebut lebih intens daripada suara latar belakang. Bahkan anak-anak yang masih sangat muda pun bisa melakukan hal ini. Tetapi, mereka hanya bisa melakukannya jika suara latar belakang jauh lebih lembut daripada suara panggilan nama mereka.

"Anak-anak berusia 5 bulan dapat memisahkan percakapan dan fokus pada panggilan suara kepada mereka jika latar belakang suaranya berada pada tingkat yang mungkin Anda temukan di restoran romantis dengan percakapan yang lembut dan akrab," kata Newman dalam rilis berita. "Tapi pada usia itu, anak-anak tidak dapat mengisolasi suara latar depan jika tingkat kebisingan hampir dua kali lipat seperti apa yang mungkin Anda dengar di restoran cepat saji yang ramai."

Pada usia 13 bulan, anak-anak jauh lebih baik dalam memisahkan aliran percakapan pada kedua tingkat kebisingan.

Ini berarti bahwa anak-anak yang menghabiskan banyak waktu di tempat yang bising seperti rumah dengan TV selalu menyala, atau pusat penitipan anak yang membiarkan tingkat kebisingan tetap tinggi, mungkin perlu waktu lebih lama untuk belajar berbicara.

"Ini mungkin menunda awal mula kemampuan berbicara," kata Newman. "Mematikan TV atau radio, setidaknya kadang-kadang, akan menjadi langkah awal yang baik. Tidak semua rumah dan pusat penitipan anak sama tingkat kebisingannya, tetapi semua pengasuh harus menyisihkan waktu tenang atau sudut tenang di mana bayi bisa mendapatkan pengalaman bahasa yang mereka butuhkan.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

865 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Dampak Positif Tantrum pada si Kecil

Tantrum ada manfaatnya? Benarkah demikian? Yuk simak yang berikut ini.

Cara Stimulasi Agar Anak Cepat Berjalan

Bagaimana caranya untuk menstimulasi si Kecil agar cepat berjalan? Yuk simak cerita berikut ini!

Manfaat Berenang Untuk si Kecil

Moms, udah kangen ajak si Kecil berenang? Sabar ya, tunggu pandemi berakhir. Simak manfaat berenang berikut ini yuk!

Beberapa Ide Bermain Saat Social Distancing

Saat social distancing seperti sekarang ini, ajak si Kecil germain yuk Moms and Dads!

Tertarik Menyekolahkan Anak di Sekolah Alam? Ini Plus Minusnya!

Sekolah alam tentunya berbeda dengan sekolah formal, mulai dari kurikulum, suasana hingga metode pembelajarannya.

Plus Minus Menggunakan White Noise

Tingkah laku si Kecil memang unik-unik ya, Moms? Kadang mengundang gelak tawa, tapi terkadang juga membuat jengkel.

Apa sih Pengaruh Seorang Ayah terhadap Anak?

Bagi semua orang, merawat anak selalu menjadi tanggung jawab bagi para ibu, karena mereka semua berpikir bahwa laki-laki bekerja mencari nafkah [...]

Tips Mengenalkan Alphabet pada Anak

Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan anak pada alphabet dengan cara. Apa saja itu?

Mengajarkan Kedisiplinan Tidur pada Anak

Adakah cara bagaimana agar anak bisa tidur tenang semalaman dan mungkin bisa tidur dan bangun teratur di jam yang sama?

Bermain dengan Stiker Banyak Manfaatnya Lho

Stiker itu bisa jadi alat bermain dan belajar yang menyenangkan dengan anak-anak lho. Apa saja manfaatnya?

Amankah Batita Bermain Pasir?

Apa hal positif dan risiko membiarkan anak bermain pasir?

Kemandirian Anak Muncul Melalui Metode Montessori

Telah banyak yang mengetahui bahwa metode belajar montessori memiliki beragam banyak manfaat bagi anak.

Main di Rumah VS Main di Luar Rumah

Moms kelompok mana? Suka si Kecil main di dalam rumah atau di luar rumah? Yuk simak cerita Mom Fiko berikut ini

Tips agar Anak Bisa Anteng Saat Bermain atau Dibacakan Buku

Moms si Kecil susah sekali duduk anteng saat main dan membaca? Yuk simak tips ala Mom Wahyu untuk mengatasinya

Komunikasi dengan si Bayi Yuk!

Walau belum bisa bicara & mengerti apa yang kita bicarakan, tapi bayi sudah bisa diajak berkomunikasi lho.

Pentingnya Sosialisasi pada Tumbuh Kembang Anak

Penting bagi anak untuk belajar bersosialisasi agar ia mulai belajar memikirkan orang lain selain diri sendiri.

Simak dan Pelajari Cara agar Bayi Tidak Rewel Waktu Mau Tidur

Mengapa si Kecil menjadi rewel setiap kali waktunya tidur dan bagaimana cara mengatasinya?

Ciri Anak Sehat Tidak Dilihat dari Fisiknya Saja

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga sangat penting bagi pertumbuhan si Kecil loh Moms!

Montessori Play: DIY Membuat Playdough di Rumah

Metode Montessori bisa Moms terapkan di rumah lho, dengan membuat DIY Playdough untuk si Kecil.

Perlukah Memakai Pagar Bayi?

Baby fence lagi happening banget ya Moms. Tapi, sebenarnya seberapa perlu sih penggunaan pagar bayi ini?