Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tekstur MPASI si Kecil, Apakah Mempengaruhi Kemampuan Bicara?

10 Sep '21


Si Kecil sebenarnya sudah mulai belajar berbicara sejak usia 2-3 bulan. Pada usia tersebut, si Kecil sudah mengeluarkan suara yang lebih bernada. Kemudian, di usia 4 bulan Ia akan mulai cerewet dengan celotehannya. Kemudian, memasuki usia 6-7 bulan si Kecil sudah mulai bisa menggunakan lidah dan bibir secara bersamaan. Usia tersebut merupakan permulaan anak mulai berbicara. Bahkan, ketika selesai berbicara dengan acak, Ia sudah dapat diam sejenak untuk menunggu respon dari Moms ataupun Dads yang sedang mengajaknya berbincang. Setiap harinya, Ia akan menyerap kata-kata yang biasa di dengar dari orang lain. Hingga usia 18 bulan, si Kecil sudah bisa menggunakan 2 hingga 4 kata dalam satu kalimat. Apakah Mom juga memiliki pengalaman yang sama? Jika kemampuan berbicara si Kecil sangat lambat, Mom tidak perlu merasa khawatir karena setiap anak memiliki tingkat perkembangan yang berbeda-beda. Selama si Kecil masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan, pastikan untuk selalu kontrol dengan dokter dan memberikan nutrisi yang baik untuknya.

Semakin bertambahnya usia si Kecil, maka level makanan untuk MPASInya juga kian beragam. Tidak hanya jenis makanan, tekstur makanan padat yang diberikan kepada si Kecil juga ternyata mempengaruhi kemampuan berbicara si Kecil. Menurut ahli, makanan bukan hanya sekedar nutrisi untuk si Kecil, tetapi juga bentuk proses belajar untuknya. Bentuk makanan yang bertekstur akan membantu si Kecil untuk melatih otot-otot mulutnya, sehingga proses berbicara semakin mudah. Lalu, bagaimana bentuk tekstur yang tepat untuk si Kecil sesuai dengan usianya?
- Usia 6 bulan :  Usia ini merupakan masa awal MPASI si Kecil, sehingga tektur makanan harus sangat halus. Selain itu, makanan juga tidak boleh terlal kental atupun cair. Hal ini bertujian untuk mencegah kemungkinan tersedak pada si Kecil. Dalam sehari, frekuensi makan si Kecil di bulan awal MPASinya biasanya sebanayk 1-2 kali, dengan porsi makan 2-3 sendok.
- Usia 7-8 bulan : Jika di awal masa MPASI si Kecil bertekstur halus dan cair, maka memasuki usia 7 bulan tekstur makanannya sudah diperbolehkan untuk naik level. Moms dapat memberikan makanan yang diblender sedikit kasar hingga Ia berusia 8 bulan. Biasanya si Kecil akan menolak, tetapi Moms dapat memberikannya secara bertahap ya. Usahakan untuk tidak memaksa si Kecil supaya Ia tidak trauma. Namun, pastikan untuk tidak mengulang tekstur sebelumnya karena dapat menyebabkan Ia kesulitan untuk beradaptasi lagi nantinya.
- Usia 9-10 bulan : Nah, ketika menginjak usia 9 bulan Moms dapat memberikan si Kecil makanan dengan tekstur yang lebih kasar. Moms dapat memblender makanannya dengan tekstur yang kasar ataupun mencacahnya saja. Frekuensi waktu makannya pun tentu bertambah, yaitu 3-4 kali sehari. Karena si Kecil sudah mulai aktif beraktivitas, maka energi yang Ia keluarkan juga semakin banyak. Moms dapat memperkenalkan finger food untuk menambah asupan nutrisinya. Finger food dapat diberikan sebagai makanan selingan atau cemilan sebanyak 1-2 kali dalam sehari.
- Usia 11 Bulan :  Memasuki usia 11 bulan, Moms dapat memperkenalkan makanan dengan tekstur yang kasar untuknya. Tetapi, teskturnya harus tetap diperhatikan ya Moms. Jika ingin memberikan nasi pada si Kecil, maka usahakan untuk menyediakan nasi yang masih lembek. Supaya, si Kecil tidak terlalu kesulitan untuk mengunyah makanan. Untuk frekuensi makannya masih sama seperti yang sebelumnya ya Moms, yaitu 3-4 kali sehari,
- Usia 1 Tahun : Setelah berusia 1 tahun, si Kecil sekarang sudah bisa menikmat tekstur makanan yang sama dengan Moms dan Dads. Hanya saja, si Kecil belum terbiasa makan dengan hati-hati jadi Moms perlu untuk selalu memperhatikannya ya supaya Ia tidak tersedak. Nah, dalam masa ini hindari pemberian makanan dengan penambahan bumbu-bumbu yang tajam ya Moms, karena pencernaanya masih sangat sensitif, misalnya cabe dan lada.

Untuk mempermudah Moms dalam menyajikan makanan si Kecil sesuai dengan teksturnya, Moms dapat menghaluskan makanan dengan bantuan blender. Nutribaby+ dari Babymoov dapat menjadi solusi yang tepat untuk menyesuaikan tekstur MPASI si Kecil. Dengan 3 level kecepatan blender yang dapat disesuaikan, akan lebih memudahkan Moms untuk menyajikan MPASI sesuai dengan usia si Kecil. Moms juga dapat menggunakan wadah kaldu yang tersedia sebagai tambahan untuk menu MPASI si Kecil dan memasak nasi.Tidak hanya untuk menyesuaikan tekstur, Moms juga dapat membuat ASI booster dan smoothies untuk keluarga tercinta. Wadah steamer Nutribaby+ juga memiliki kapasitas yang lebih besar, sehingga Moms dapat membuat MPASI daam porsi yang banyak untuk dikonsumsi si Kecil pada jadwal makan selanjutnya.  Selain itu, Moms juga tidak perlu repot untuk menggunakan peralatan masak lainnya ketika mempersiapkan makanan si Kecil, karena Nutribaby+ juga dilengkapi dengan fungsi steamer, defroster, warmer dan sterilizer yang dapat dimanfaatkan untuk menyajikan makanan sehat bagi seluruh anggota keluarga.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

48 Babymoov Indonesia

Comments

BACA JUGA:

LATEST POSTS

Moms, MPASI dengan Multigrain Juga Banyak Manfaatnya!

Memasuki usia 6 bulan, asupan ASI untuk si Kecil sudah tidak cukup lagi untuk memenuhi nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Si Kecil [...]

Yuk, Kenali Penyebab dan Faktor Pemicu Kambuhnya Eksim!

Tahukah Moms, jumlah penderita eksim mencapai 1 hingga 3% dari populasi di seluruh dunia? Jumlah ini membuktikan bahwa masalah kulit eksim [...]

Mengapa rambut Bayi Tipis dan Sulit Tumbuh Moms?

Semua Moms pasti menginginkan supaya rambut si Kecil tumbuh sehat dan lebat. Sebaliknya, jika rambut si Kecil terlihat sangat tipis dan kulit [...]

Mengapa Bayi Membutuhkan Bantal Peyang?

Tidur merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk menjaga perkembangan dan pertumbuhan si Kecil yang optimal. Oleh karena itu, Parents [...]

Yuk Parents, Jaga Nutrisi ASIP dan MPASI dengan Tips Berikut!

ASI merupakan satu-satunya makanan yang dapat memenuhi nutrisi si Kecil di usia 6 bulan pertamanya. ASI berperan untuk mendukung tumbuh kembang [...]

Jerawat Batu : Penyebab dan Cara Mengatasinya

Setiap orang pasti mengharapkan kulit yang sehat serta terhindar dari masalah kulit. Salah satu masalah kulit yang sering dialami pada bagian [...]

Kualitas Tidur Bayi Ternyata Mempengaruhi Perkembangan Otaknya

Sama halnya seperti asupan makanan, tidur juga menjadi salah satu hal yang sangat penting dan berpengaruh terhadap tumbuh kembang si Kecil. [...]

Tips Memilih Perlengkapan MPASI yang Tepat untuk si Kecil!

Pemberian ASI Eksklusif pada bayi dilakukan hingga usia 6 bulan. Hal ini disebabkan, pada usia enam bulan si Kecil mengalami periode pertumbuhan [...]

Ketahui Penyebab Cradle Cap dan Cara Mengatasinya!

Cradle Cap atau kerak pada kulit kepala si Kecil kerap terjadi di awal kelahirannya. Cradle Cap disebut juga sebagi dermatitis seboroik. [...]

Bolehkah Memandikan si Kecil Setelah Imunisasi?

Moms pasti sudah tahu bahwa imunisasi dapat membantu sistem imun si Kecil untuk memproduksi antibodi khusus dalam melawan jenis-jenis penyakit [...]

Yuk, Ketahui Manfaat Finger Food Untuk si Kecil!

Memasuki masa MPASI biasanya bertepatan juga dengan dimulainya pertumbuhan gigi si Kecil. Karena itu, si Kecil mulai memiliki keinginan untuk [...]

Yuk, Kenali kandungan SLS dan Pengaruhnya Bagi Kesehatan!

Apakah Anda pernah membaca kandungan SLS atau Soodium Lauryl Sulfate pada produk skincare yang Anda miliki? Jika pernah, maka Anda perlu untuk [...]

Pentingnya Mengajarkan si Kecil Berenang Sejak Dini

Semua Parents pasti menginginkan yang terbaik untuk si Kecil, apalagi di masa golden age. Karena, masa ini adalah momen krusial bagi pertumbuhan [...]

Cegah Iritasi dan Ruam pada Kepala si Kecil dengan Bantal Antibacterial

Ketebalan kulit bayi tidak lebih dari setengah ketebalan kulit orang dewasa. Hal ini menjadi salah satu penyebab mengapa kulit si Kecil sangat [...]

Atasi Dampak Buruk Udara Kering Bagi Kesehatan

Belakangan ini, kondisi cuaca tidak menentu dan terkadang teriknya matahari menyebabkan suhu ruangan menjadi panas. Supaya tetap nyaman dan [...]

Yuk, Kenali Fakta dan Mitos Seputar Rambut!

Rambut yang tumbuh pada kulit kepala pada dasarnya berfungsi untuk melindungi kulit kepala dari sengatan sinar matahari. Tak hanya itu, rambut [...]

Mengapa si Kecil Harus Menggunakan Sunscreen Saat Berjemur?

Tahukah Mom bahwa menjemur si Kecil di bawah sinar matahari memberi dampak positif terhadap kesehatan dan pertumbuhannya? Berikut merupakan [...]

Alasan Mengapa Perlu Menggunakan Air Humidifier di Rumah

Menggunakan humidifier mungkin terdengar sepele. Namun, dengan memilikinya di rumah dan rutin menggunakannya akan membuat perubahan besar. [...]

Tips Memandikan si Kecil Saat Demam

Demam merupakan gejala dari gangguan kesehatan tertentu, seperti infeksi ataupun diare. Demam menandakan bahwa tubuh si Kecil sedang berusaha [...]

Kulit Berjerawat : Bolehkah Menggunakan Scrub?

Salah satu perawatan kulit yang harus dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan kulit adalah dengan menggunakan scrub. Baik scrub untuk badan [...]