Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Taplus Anak, Pilihan Tabungan untuk si Kecil

MY STORY  |  OTHERS  |  24 Sep '19


Sebagai orang tua pastinya kita ingin masa depan anak-anak terjamin. Salah satunya adalah dengan menabung. Menabung bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya menabung di celengan atau menabung di bank. Pastinya jenis-jenis tabungan di bank juga berbagai macam. Apakah Moms sudah memiliki pilihan jenis tabungan untuk si Kecil?

Banyaknya pilihan jenis tabungan untuk si Kecil terkadang membuat orang tua bingung memilihnya. Pastinya semua jenis tabungan tersebut memiliki tujuan yang berbeda-beda ya Moms. Ada yang untuk perencanaan sekolah, tabungan biasa, dan lain sebagainya. Nah sejak Arfa bayi, saya sudah memilihkan satu jenis tabungan, yaitu Taplus Anak dari Bank Negara Indonesia (BNI).

Apa saja sih persyaratannya?

• Mengisi formulir data anak dan formulir persetujuan orang tua.
• Membawa KTP asli orang tua dan akte kelahiran/paspor/kartu pelajar/kartu keluarga.
• Usia anak 0-17 tahun.

Syarat-syaratnya mudah banget ya Moms. Lalu, membuka rekening tabungan artinya butuh tanda tangan ya Moms. Bagaimana jika si Kecil belum bisa tanda tangan? Nah, kebijakannya adalah walaupun tabungan ini atas nama si Kecil, namun kuasanya tetap bisa dilimpahkan ke salah satu orang tua. Seperti yang saya lakukan, tetap saya yang menandatangani buku tabungan si Kecil. Nantinya di buku tabungan tersebut ada keterangan bahwa 'DITANDATANGANI OLEH ORANG TUA'.

Kriteria tabungannya seperti apa sih?

1. Buku tabungan dan kartu debit (ATM) atas nama anak. Hal ini akan menumbuhkan rasa bangga pada si Kecil bahwa ternyata mereka juga bisa memiliki tabungan dan kartu debit seperti orang tuanya. Nama rekeningnya bukan berupa nama gabungan orang tua dan anak ya Moms. Benar-benar hanya nama anak saja. Untuk kartu debitnya memiliki masa berlaku selama 5 tahun.

2. Kartu debit design bebas. Artinya si Kecil bisa memilih sendiri kartu debitnya mau menggunakan gambar apa. Bisa menggunakan foto diri sendiri atau bahkan karakter kesukaan si Kecil. Wow, dijamin si Kecil semakin semangat menabung. Boleh ganti design kartu debitnya gak? Tentu saja bisa. Moms bisa menggantinya setelah masa kartu debitnya berakhir atau ketika kartu debitnya harus diganti karena suatu alasan.

3. Bebas biaya pengelolaan rekening. Ini poin paling penting ya Moms. Jadi tidak ada istilahnya rekening tidak aktif jika tidak ditabung dalam jangka waktu yang lama. Si Kecil bebas mau menabung kapan pun tanpa perlu khawatir terpotong biaya.

4. Konversi otomatis setelah 17 tahun. Jika si Kecil sudah menginjak usia 17 tahun, maka rekening ini akan otomatis berubah menjadi taplus muda tanpa harus mengganti nomor rekeningnya/membuka tabungan baru lagi. Artinya kuasa atas rekening tabungan ini sepenuhnya berpindah kepada si anak.

5. Batas transaksi belanja/penarikan maksimal Rp. 500.000 per hari. Nominal yang sudah cukup untuk transaksi belanja anak-anak ya Moms. Ini juga bertujuan untuk mengendalikan pengeluaran.

6. Notifikasi transaksi berupa SMS ke nomor HP orang tua yang terdaftar. Nah, semua transaksi rekening tabungan ini akan diberitahukan ke orang tua yang bersangkutan melalui SMS. Jadi Moms tetap bisa mengawasi dan mengontrol keluar masuknya dana di tabungan si Kecil.

Biaya yang dikeluarkan?

• Biaya materai, Rp.6.000 per lembar.
• Biaya pembuatan kartu debit design bebas, Rp. 25.000.
• Setoran awal, Rp. 100.000.

Murah banget kan Moms?

Walaupun saat ini Arfa masih belum mengerti tentang tabungan, kelak tabungan ini akan saya serahkan padanya. Apalagi untuk Moms yang anaknya sudah memasuki usia sekolah, pasti seru tuh mengajak si Kecil belajar menabung di bank. Selain itu Moms bisa memberikan experience kepada si Kecil bagaimana cara bertransaksi menggunakan kartu debit. Kelak ketika si Kecil dewasa dan belajar hidup mandiri, mereka tidak akan canggung lagi dengan dunia perbankan.

Yuk share tentang tabungan pilihan untuk si Kecil.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

185 Zurrahmi ulya

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kontrak Pra-Nikah, Sudah Tau Moms?

Kontrak pra-nikah atau yang juga biasa disebut sebagai prenup, sebetulnya apa ya? Mari simak bersama berikut ini.

Masa Pandemi Jadi Sering Ribut Dengan Pasangan? Ini Penyebabnya

Kenapa ya selama masa karantina mandiri ini jadi sering ribut dengan suami? Coba simak yang satu ini.

Ratus Pasca Persalinan, Yes or No?

Moms pernah mendengar istilah ratus? Yuk simak cerita berikut ini.

Pandemic Membuatku Jadi Makin Mesra

Simak tips semakin mesra selama pandemi berikut ini yuk Moms and Dads!

Cerita Lebaran Tahun Kedua Fiersa

Meskipun Lebaran tahun ini berbeda, tapi tetap merupakan momen yang perlu dirayakan. Yuk simak cerita berikut ini.

Ini Cara Kami Mewujudkan Pernikahan Sehat Di Masa Pandemi

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keharmonisan rumah tangga di saat pandemi ini.

Lakukan 4 Hal Ini Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Selama Pandemi

Moms and Dads, selama pandemi ini jaga keharmonisan rumah tangga yuk. Simak bersama yang berikut ini.

Inspirasi Nursery Room

Para bumil sedang mencari inspirasi untuk mendekor kamar si Kecil? Bisa lihat yang satu ini ya.

Menjaga Kesehatan Pernikahan Selama Di Rumah Aja

Selama di rumah aja, apa yang Moms and Dads lakukan untuk menjaga kesehatan rumah tangga? Baca cerita berikut ini ya.

Komunikasi Suami Istri Saat WFH

Apabila suami istri sedang tegang, apa yang sebaiknya dilakukan? Simak cerita berikut ini ya.

Daddies Cook on Vals Day with Nutribaby+

Babymoov menyelenggarakan acara Daddies cook on Valentines Day!

Tips Sederhana untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengurangi sampah bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang sederhana ya Moms, apa sajakah itu?

Yang Perlu Dipersiapkan saat Jadi Mama Muda di Perantauan

Apa saja yang harus dipersiapkan saat memutuskan untuk tinggal sendiri alias jauh dari keluarga?

Membereskan Baju dengan Menggunakan Konmari Method

Gerah banget ga sih Moms, tiap buka lemari liat baju anak awut2an. Perlu ngumpulin niat yang banyak buat rapihin semua.

Habis Melahirkan, Tetapkan Aturan Berikut

Jangan sungkan untuk menerapkan aturan aturan ya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan

Tips Menghempaskan Mom Shaming!

Yuk ikuti tips berikut ini untuk mengatasi mom shaming

Bahaya Baby Blues

Ternyata 80% Ibu yang baru melahirkan mengalami dan merasakan yang namanya Baby Blues

Tips Menghadapi Mom Shaming dan Baby Shaming

Moms pasti pernah mengalami Mom shaming ataupun Baby shaming, "Kok anaknya nangis mulu, ASI kamu pasti dikit tuh!"

Pentingnya Bahasa Cinta dalam Pernikahan

Pernikahan merupakan sebuah ikatan antara dua orang yang memerlukan kerja sama antara keduanya.

Hindari Kalimat Ini jika Bertemu Ibu Baru

Menjadi seorang ibu tentu tidaklah mudah. Terlebih bagi seorang ibu baru.