Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tantangan Mencari Sekolah Dasar Inklusi untuk Anak

GROWTH & DEVELOPMENT  |  MY STORY  |  03 May '19


Usia anak saya, Babam, sudah memasuki tahap untuk Sekolah Dasar. Namun, ia didiagnosa memiliki Gangguan Bahasa Ekspresif (GBE). Sebagai orang tua, tentunya kami menjadi agak kesulitan mencari sekolah yang bisa mengerti kondisi khusus anak saya. Sementara itu, berdasarkan Peraturan Kementerian Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Pendidikan Inklusif, Sekolah Dasar Negeri wajib menerima siswa berkebutuhan khusus.

Sekolah Inklusi adalah sebuah program pada sekolah reguler yang menyatukan antara anak umum dengan anak yang berkebutuhan khusus untuk mengikuti proses belajar mengajar bersama-sama. 

Namun, apakah kurikulum, tenaga pengajar, dan fasilitas sudah siap dengan program yang sudah dicanangkan? Karena pemerintah ingin mendorong semua anak agar dapat mengemban pendidikan dengan layak, tentunya perlu adanya pembenahan untuk mendukung pendidikan yang sinergi.

Kami menyadari untuk mewadahi pendidikan bagi anak, hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan juga karakter anak. Untuk itu kami sebagai orang tua harus lebih siap untuk menyiapkan dana pendidikan agar anak kami mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan kekhususannya.

Pertimbangan kami dalam memilih sekolah inklusi ketika berkeliling mencari sekolah yang dirasa cocok adalah lingkungan pendukung untuk berkembangan anak, mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan rumah atau warga sekitar dan juga lingkungan sekolah.

Lokasi Sekolah

Tentu saja lokasi yang paling dekat dengan rumah, lalu kami perhatikan lagi lokasi parkir antar dan jemputnya; apakah anak diawasi sampai ia benar-benar sampai kepada orang yang menjemputnya?

Kurikulum Sekolah

Kalau untuk Babam, kami tidak menuntut untuk mengikutikurikulum yang ada. Namun kami tanyakan lagi ketika anak berminat dengan pelajaran A tetapi sangat tidak bersemangat dengan pelajaran B apa yang harus dilakukan? bagaimana cara menangani anak dan menstimulasi anak dalam proses kegiatan pembelajaran?

Pemahaman ABK

Sejauh mana sekolah mengerti menganai ABK? Apa saja diagnosa yang diketahui oleh sekolah? Apakah ada psikolognya? Apakah sekolah mengetahui mengenai penanganan tipe ABK? Perlu kita ketahui, diagnosa yang sama belum tentu penanganannnya pun akan sama.

Fasilitas Belajar

Apakah sekolah memiliki lapangan terbuka, kantin, mushola, kamar kecil yang ramah anak-anak? Selain itu apakah ada buku penunjang, dan media belajar yang diperuntukan untuk ABK?

Evaluasi dan Ujian

Bagaimana cara sekolah dalam menilai dan memberikan report hasil belajar anak di sekolah? Observasi apa yang dilakukan sekolah dalam melihat peminatan ABK, dan apa saja goal ekspektasi yang disepakati orang tua untuk dijalankan bersama-sama? Bagaimana cara penyampaian gur dan pihak sekolah kepada siswa/siswi umum mengenai ABK? Selainjutnya ketika ada permasalahan, bagaimana sikap sekolah untuk menangani hal tersebut?

Mulai dari hal diatas tentu saja penjelasan bisa lebih berkembang. Dari awal, kami menjelaskan secara detail tentang diagnosa Babam. Selanjutnya dijelaskan juga kebiasaan dirumah, perilaku, tes IQ, terapi yang dijalankan, buku yang bisa diperjari sekolah mengenai diagnosa yang dimiliki Babam, dokter yang menangani Babam, makanan yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi, hal-hal rigid yang memicu Babam tanrum bagaimana penangananannya, dan tahapan perkembangan Babam kami jelaskan semua kepihak sekolah.

Memang lelah mengulang-ulang ke beberapa sekolah dan tidak sedikit kami menerima kekecewaan karena Babam belum bisa bergabung di beberapa sekolah yang kami datangi. Namun, memang itu semua demi kebaikan bersama, dan kami menyadari kondisi Babam juga tidak bisa dipaksakan. Jadi kami benar-benar mencari sekolah yang sesuai dengan kebutuhan anak kami.

Sekarang memang kami sudah mendapatkan sekolah yang dirasa cocok. Kalau Sekolah Dasar itu sekitar 6 tahun jadi harus dicari yang betul-betul cocok dengan anak. Jangan memaksakan egoisme orang tua saja, tetapi memikirkan masa depan serta kebutuhan anak juga.

Setelah observasi dan diterima, kami sangat senang karena pihak sekolah juga bersemangat untuk memperdalam lagi pendidikan untuk tipe dan kekhususan yang dimiliki Babam. Babam sekolah untuk tahun ajaran 2019/2020 tetapi sudah mencari sekolah di bulan September 2018, observasi dibulan november 2018, dan kini sedang menjalani Persiapan Kelas setiap hari sabtu selam 2 jam. Kami sangat senang ketika selama persiapan kelas Babam selalu bersemangat.

Untuk kelompok bermain, dan taman kanak-kanak sebelumnya Babam bersekolah di Sekolah Inklusi dengan Metode Montessori. Semoga anak-anak bisa mendapatkan sekolah yang cocok dan semoga orang tua selalu semangat mendampingi si Kecil untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik.

Semoga bermanfaat.

By: Mira Utami via Babyologist

 

 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

397 Mira Utami

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kapan Bayi Boleh Diajak Berenang di Kolam Renang Umum?

Setelah pandemi bisa diatasi, apakah Moms and Dads berencana mengajak si Kecil berenang? Simak yang satu ini ya.

Biarkan Anak Belajar Jalan dengan Bertelanjang Kaki

Benarkah membiarkan si Kecil bertelajang kaki ada manfaatnya? Kita simak berikut ini yuk!

Bolehkah Anak Laki Main Masak-Masakan?

Anak laki-laki suka main masak-masakan? Ga usah khawatir Moms, yuk simak cerita berikut ini.

Beri Kesempatan Anak Bermain Sendiri

Tahukah membiarkan anak bermain sendiri memiliki banyak manfaat untuk si kecil?

Tips Agar Anak Mencintai Buku ala Mom Dastan

Bagaimana cara menumbuhkan minat baca pada anak sejak dini?

Membiasakan si Kecil Punya Jam Tidur Malam

Bagaimana cara menerapkan jadwal tidur pada anak agar ia bisa tidur dengan cukup?

6 Bulan si Kecil, Apa ya Milestonesnya?

Wah ga kerasa ya Moms, si kecil sekarang sudah memasuki 6 bulan.

Mitos Atau Fakta? Dua Bayi Berdekatan, Salah Satunya Akan Lambat Tumbuh Gigi

Berdekatan dengan sesama anak yang belum tumbuh gigi bisa menyebabkan anak sulit tumbuh gigi

Mengenal Montessori dan Kurikulumnya

Mama milenial pasti ga asing ya denger metode montessori ini. Apa sih montessori itu?

Stimulasi Berjalan (Part 2)

Batas maksimal usia anak harus bisa berjalan itu 18 bulan, tapi kita ga bisa tunggu sampai 18 bulan tanpa bertindak

Permainan Sederhana untuk si Kecil - Animal Rescue

Yuk bikin mainan untuk si Kecil Moms, selain untuk bersenang-senang mainan yang satu ini bermanfaat untuk motorik anak

Yuk Main Di Playground Banyak Manfaatnya Loh!

Mengajak si Kecil bermain di playground selain membuatnya senang ternyata juga banyak manfaatnya loh Moms

Dampak Gawai/Gadget untuk Perkembangan Anak

Mungkin tidak jarang kita melihat balita duduk di kursi makan bayi restoran dengan memegang ponsel/gawai.

Growth Spurt? Enjoy aja…

Tiba-tiba, gak mau lepas dari pangkuan, maunya mimik terus, seolah lapar tiada henti.

Rekomendasi Mainan Edukasi

Buat yang ada rencana beli mainan untuk si Kecil, yuk simak rekomendasi permainan edukasi berikut ini

Ternyata Ada 9 Jenis Kecerdasan Anak, Apa saja ya?

Semua anak terlahir cerdas, tergantung cara moms menstimulasinya menjadi lebih terasah atau tidak.

Ide Bermain Anak - Find the Alphabet!

Bikin mainan untuk si kecil yuk. Bisa bermain sambil belajar ya moms lewat mainan berikut berikut ini

Ide Bermain untuk si Kecil: Magnet Maze

Yuk manfaatkan baran bekas untuk membuat berbagai mainan si Kecil. Moms bisa buat permainan seperti berikut!

Mengapa si Kecil Suka Duduk W? Dan Apakah Bahayanya?

Kita seringkali melihat beberapa anak sangat nyaman dengan posisi duduk W. Mengapa? Apakah bahayanya?

Sensory Play For Baby: Touch Board

Banyak sekali permainan sensory yang dapat menstimulasi indera-indera si Kecil. Mari coba ide permainan berikut!