Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tanda-tanda Keterlambatan Berbahasa pada Anak

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  09 Oct '18


Anak-anak belajar bahasa dalam tempo yang berbeda-beda. Meskipun demikian, sebagian besar mengikuti garis waktu yang umum. Jika si Kecil tampaknya tidak memenuhi tanda-tanda perkembangan berbahasa dalam beberapa minggu sejak seharusnya, Moms bisa berkonsultasi dengan dokter.

Jika si Kecil mengalami keterlambatan berbahasa dalam beberapa cara, mengenali dan menangani masalah sejak dini sangatlah penting untuk mengembangkan bahasa dan keterampilan kognitif lainnya dalam jangka panjang.

Perlu Moms ingat bahwa pengembangan bahasa sangat luas dan si Kecil mungkin mengalami hambatan kecil di sepanjang jalan. Misalnya saja, ia mungkin mengulang kata beberapa kali di tengah kalimat sebagai cara untuk memusatkan perhatian saat dia merumuskan sisa pikirannya. Hal tersebut tidak sama dengan fenomena gagap.

Perlu diingat pula jika si Kecil lahir secara prematur, dia mungkin menunjukkan keterlambatan beberapa minggu atau bulan. Anak yang lahir prematur biasanya akan mengejar ketertinggalan sekitar umur 2 tahun.

Kapan Saatnya Memeriksakan Anak ke Dokter?

Secara umum, percayai naluri Moms. Bagaimanapun juga, Moms tahu apa yang terbaik untuk si Kecil. Diskusikan dengan dokter anak jika si Kecil menunjukkan tanda-tanda ini:

Umur 12 bulan:

  1. Tidak berkata “mama” atau “papa”
  2. Tidak menggunakan gerak tubuh seperti melambai, menggelengkan kepala, atau menunjuk
  3. Tidak berlatih menggunakan setidaknya beberapa konsonan
  4. Tidak mengerti dan menanggapi kata-kata seperti “tidak” dan “dadah!”
  5. Tidak menunjuk hal-hal yang membuatnya tertarik seperti burung atau pesawat terbang di angkasa
  6. Tidak mengucapkan sepatah kata pun saat berusia 15 bulan
  7. Tidak mengoceh seperti sedang berbicara

Umur 18 bulan:

  1. Tidak menunjuk setidaknya satu bagian anggota tubuh ketika ditanya
  2. Tidak berkomunikasi dengan Moms dengan cara apa pun ketika si Kecil membutuhkan bantuan atau menunjuk ke apa yang dia inginkan
  3. Tidak mengatakan setidaknya enam kata

Antara 19 dan 24 bulan:

  • Tidak memiliki kosakata yang berkembang pesat (sekitar satu kata baru setiap minggu)

Umur 24 bulan:

  1. Tidak merespons petunjuk sederhana
  2. Tidak bermain dengan boneka atau dirinya sendiri (misalnya, menyikat rambut atau memberi makan bonekanya)
  3. Tidak meniru tindakan atau kata-kata orang lain
  4. Tidak dapat menunjuk pada gambar yang disebutkan dalam buku
  5. Tidak bisa menggabungkan dua kata bersama
  6. Tidak tahu fungsi dari benda-benda rumah tangga biasa, seperti misalnya sikat gigi atau garpu

Umur 25 bulan:

  1. Tidak menggunakan kalimat sederhana yang terdiri dari dua hingga empat kata
  2. Tidak bisa menyebutkan beberapa bagian tubuh
  3. Memiliki kesulitan menyelesaikan lagu anak-anak
  4. Tidak mengajukan pertanyaan sederhana

Umur 30 bulan:

  • Tidak bisa dimengerti oleh siapa pun di keluarganya

Umur 3 tahun:

  1. Tidak menggunakan kata ganti apa pun (aku, kamu, dia)
  2. Tidak bisa dimengerti oleh orang asing hampir setiap saat
  3. Tidak dapat berbicara dalam frasa pendek
  4. Tidak bisa mengerti instruksi singkat
  5. Tidak tertarik berinteraksi dengan anak-anak lain
  6. Memiliki kesulitan ekstrem untuk memisahkan diri dari orang tua
  7. Memiliki logat yang sangat tidak jelas
  8. Masih sering gagap (memiliki kesulitan besar menghasilkan suara atau kata) dan memiliki wajah meringis

Umur 4 tahun:

  1. Belum menguasai sebagian besar konsonan tunggal
  2. Tidak mengerti konsep “sama” dan “berbeda”
  3. Tidak menggunakan kata ganti “aku” dan “kamu” dengan benar

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

931 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Dampak Positif Tantrum pada si Kecil

Tantrum ada manfaatnya? Benarkah demikian? Yuk simak yang berikut ini.

Cara Stimulasi Agar Anak Cepat Berjalan

Bagaimana caranya untuk menstimulasi si Kecil agar cepat berjalan? Yuk simak cerita berikut ini!

Manfaat Berenang Untuk si Kecil

Moms, udah kangen ajak si Kecil berenang? Sabar ya, tunggu pandemi berakhir. Simak manfaat berenang berikut ini yuk!

Beberapa Ide Bermain Saat Social Distancing

Saat social distancing seperti sekarang ini, ajak si Kecil germain yuk Moms and Dads!

Tertarik Menyekolahkan Anak di Sekolah Alam? Ini Plus Minusnya!

Sekolah alam tentunya berbeda dengan sekolah formal, mulai dari kurikulum, suasana hingga metode pembelajarannya.

Plus Minus Menggunakan White Noise

Tingkah laku si Kecil memang unik-unik ya, Moms? Kadang mengundang gelak tawa, tapi terkadang juga membuat jengkel.

Apa sih Pengaruh Seorang Ayah terhadap Anak?

Bagi semua orang, merawat anak selalu menjadi tanggung jawab bagi para ibu, karena mereka semua berpikir bahwa laki-laki bekerja mencari nafkah [...]

Tips Mengenalkan Alphabet pada Anak

Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan anak pada alphabet dengan cara. Apa saja itu?

Mengajarkan Kedisiplinan Tidur pada Anak

Adakah cara bagaimana agar anak bisa tidur tenang semalaman dan mungkin bisa tidur dan bangun teratur di jam yang sama?

Bermain dengan Stiker Banyak Manfaatnya Lho

Stiker itu bisa jadi alat bermain dan belajar yang menyenangkan dengan anak-anak lho. Apa saja manfaatnya?

Amankah Batita Bermain Pasir?

Apa hal positif dan risiko membiarkan anak bermain pasir?

Kemandirian Anak Muncul Melalui Metode Montessori

Telah banyak yang mengetahui bahwa metode belajar montessori memiliki beragam banyak manfaat bagi anak.

Main di Rumah VS Main di Luar Rumah

Moms kelompok mana? Suka si Kecil main di dalam rumah atau di luar rumah? Yuk simak cerita Mom Fiko berikut ini

Tips agar Anak Bisa Anteng Saat Bermain atau Dibacakan Buku

Moms si Kecil susah sekali duduk anteng saat main dan membaca? Yuk simak tips ala Mom Wahyu untuk mengatasinya

Komunikasi dengan si Bayi Yuk!

Walau belum bisa bicara & mengerti apa yang kita bicarakan, tapi bayi sudah bisa diajak berkomunikasi lho.

Pentingnya Sosialisasi pada Tumbuh Kembang Anak

Penting bagi anak untuk belajar bersosialisasi agar ia mulai belajar memikirkan orang lain selain diri sendiri.

Simak dan Pelajari Cara agar Bayi Tidak Rewel Waktu Mau Tidur

Mengapa si Kecil menjadi rewel setiap kali waktunya tidur dan bagaimana cara mengatasinya?

Ciri Anak Sehat Tidak Dilihat dari Fisiknya Saja

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga sangat penting bagi pertumbuhan si Kecil loh Moms!

Montessori Play: DIY Membuat Playdough di Rumah

Metode Montessori bisa Moms terapkan di rumah lho, dengan membuat DIY Playdough untuk si Kecil.

Perlukah Memakai Pagar Bayi?

Baby fence lagi happening banget ya Moms. Tapi, sebenarnya seberapa perlu sih penggunaan pagar bayi ini?