Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tanda Perkembangan dan Penyebab Gangguan Motorik Halus Bayi Hingga 1 Tahun

BABY  |  GROWTH & DEVELOPMENT  |  MY STORY  |  25 Jul '19


Perkembangan bayi baru lahir hingga usia satu tahun sangat penting untuk dicermati karena masih dalam fase keemasan. Tumbuh kembang anak pada fase ini sangat cepat dan karena tubuhnya masih belum optimal untuk melakukan aktivitas orang dewasa, setiap gangguan atau kelainan yang terjadi jika dideteksi lebih dini akan lebih mungkin disembuhkan daripada jika tidak terdeteksi hingga dewasa. Oleh karena itu, tanda-tanda gangguan perkembangan pada anak perlu orang tua ketahui dan waspadai.

Gangguan perkembangan motorik merupakan satu dari empat gangguan perkembangan anak yang harus diwaspadai. Tiga lainnya adalah gangguan perkembangan sosial-emosional, gangguan perkembangan bicara dan bahasa, serta gangguan perkembangan kognitif.

Gerakan motorik terdiri dari dua jenis yaitu gerakan motorik kasar dan gerakan motorik halus. Gerakan motorik kasar berhubungan dengan penggunaan otot-otot besar di tubuh untuk melakukan pekerjaan fisik seperti berjalan, berlari, dan meloncat. Sementara itu, gerakan motorik halus menggunakan otot-otot kecil serta koordinasi mata-tangan. Gerakan-gerakan yang tergolong dalam gerakan motorik halus contohnya menggenggam, menggambar, dan menulis.

Artikel ini hanya akan membahas tentang gangguan gerakan motorik halus, penyebabnya, dan penanganan yang biasa diberikan.

Bayi baru lahir hingga satu tahun biasanya sudah dapat melakukan gerakan-gerakan motorik halus sebagai berikut:

Saat berusia 0-3 bulan

- Tangan dalam posisi mengepal

- Gerakan lengan acak dan tidak terkontrol

Mulai memegang benda di tangan

- Mengikuti gerakan seseorang dengan mata

- Mengayunkan seluruh lengan ke sasaran (mainan atau orang)

- Menyaksikan gerakan tangannya sendiri dan membawa tangan ke mulut

Saat berusia 3-6 bulan

- Mencapai mainan menggunakan kedua lengan

- Mulai mentransfer objek dari satu tangan ke tangan lain

- Memegang kedua tangan bersama

- Mulai memperhatikan benda yang letaknya beberapa meter dari posisinya

Saat berusia 6-9 bulan

- Mulai mengambil dan memegang benda

- Menggunakan genggaman menyapu untuk memindahkan objek dengan jari

- Mencari satu objek sambil memegang yang lain

- Menyentuh benda-benda dengan menggunakan jari telunjuk

- Membawa benda ke mulut

Mulai memegang botol

- Meremas benda dengan kepalan tangan

- Memainkan tangan sendiri

Saat berusia 9-12 bulan

- Mulai memberi makan diri sendiri finger foods

- Membalik beberapa halaman dalam sebuah buku sekaligus

- Mulai memasukkan benda-benda kecil ke dalam cangkir atau wadah

- Mengembangkan kemampuan pincer grasp (menggunakan jari telunjuk dan ibu jari untuk mengambil objek)

- Mentransfer objek di antara tangan (mulai belajar keterampilan melintasi garis tengah tubuh)

- Meraih krayon dengan genggaman mengepal

- Dapat memegang dua benda kecil di satu tangan

Mulai menunjukkan preferensi tangan dominan

Apabila si Kecil tidak menunjukkan atau sulit melakukan aktivitas-aktivitas motorik halus sesuai tonggaknya, belum tentu juga dia mengalami gangguan perkembangan motorik halus. Karena setiap individu itu unik, si Kecil mungkin saja hanya terlambat sebentar dalam menguasai kemampuan motorik halus tersebut. Namun, apabila terdapat lebih dari satu tanda bahwa dia tidak mampu melakukan gerak motorik halus sampai batas tenggat waktu, penyebabnya mungkin sebagai berikut:

Kurangnya stimulasi dari lingkungan seperti apabila tidak dapat menggenggam dengan baik maka harus dilatih dengan cara diberi mainan genggam dan didorong untuk menggenggam mainan-mainan lainnya

- Kelainan genetik/keturunan seperti sindrom Down

- Masalah perkembangan seperti autisme

- Keterlambatan kognitif

- Masalah visual/penglihatan, karena bayi tidak akan dapat melakukan beberapa aktivitas seperti meraih benda apabila tidak bisa melihatnya dengan jelas

- Gangguan neuromuskuler (saraf dan otot) seperti distrofi otot atau cerebral palsu

- Penurunan kekuatan jari, lengan, dan inti (ditandai dengan menurunnya keahlian motorik halus padahal sebelumnya sudah mampu melampaui tonggak perkembangan)

Anak yang terdiagnosis gangguan perkembangan motorik halus dapat diobeati dengan cara terapi. Untuk beberapa orang, baik terapi kognitif maupun terapi integrasi sensorik dapat membantu mereka menjalani aktivitas sehari-hari. Masalah dengan harga diri juga dapat muncul pada anak-anak. Ini dapat mengarah pada kemungkinan depresi berat atau gangguan mental serius lainnya. Oleh karena itu, konseling sering dimasukkan sebagai salah satu bagian dari perawatan gangguan perkembangan.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

313 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Fase Oral pada Bayi

Si Kecil mulai sering mengemut jari? Mungkin dia memasuki fase oral. Yuk, kita simak berikut ini.

Cara Stimulasi Bayi Tengkurap

Bagaimana caranya menstimulasi si Kecil agar ia tengkurap? Yuk simak berikut ini.

Baby Walker, Yes or No?

Penggunaan baby walker sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang tua muda. Simak cerita berikut ini yuk.

Ribet dengan Waktu Tidur si Kecil? Bisa Diatur kok Moms

Saya sering mendengar orang-orang mengatakan kalau pas jadi ibu nanti harus siap-siap begadang.

Jenis Buku untuk Bayi 0-12 Bulan

Membiasakan anak membaca buku sejak dini dapat membuat anak mencintai buku dan memiliki hobi membaca.

Milestone Anakku di Usia 8 Bulan

Hai moms, tidak terasa ya? Seperti baru kemarin melahirkan, ternyata udah gede aja anaknya.

Drama Tumbuh Gigi Fiersa Berujung Kerumut

Kata orang tua dulu, saat bayi jatuh sakit berarti ada mau tambah kepandaiannya.

Tips Mempersiapkan Si Kecil Berenang untuk Pertama Kalinya

Berenang merupakan aktivitas yang bukan saja menyenangkan, namun memiliki banyak manfaat.

Milestone Rubi Di Usia 8 Bulan

Apa saja perkembangan anak usia 8 bulan? Yuk simak pengalaman Mom Hermawati berikut ini

Manfaat dan Tips Membedong Bayi Newborn

Membedong bayi tidak selamanya berdampak negatif loh Moms

Cara Mudah Stimulasi Bayi Usia 3-6 Bulan

Semakin bertambah usia bayi, semakin bertambah juga aktivitas yg dapat ia lakukan ya Moms.

Perkembangan Owen Diusia 8 Bulan

Apa yang harus dicapai bayi pada usia 8 bulan?

Bagaimana Cara Menyiasati Jadwal Siang-Malam Newborn yang Terbalik?

Pernah satu kali Stacy baru bisa tidur jam 4 pagi, jam 6 pagi, bahkan pernah Stacy betul-betul membuka mata semalaman.

10 Milestone Fiersa Usia 5 Bulan

Pertumbuhan & perkembangan setiap anak pasti berbeda termasuk Fiersa. Seperti apa milestonenya?

Umur 6 Bulan Sudah Bisa BAB dan BAK Di Toilet?

Umur 6 bulan sudah bisa pup & pipis di toilet? Yuk simak cerita Mom Fenny melakukan toilet training

PLAYMAT: Pentingkah atau Tidak?

Kali ini saya ingin share tentang Playmat. Menurut Moms perlu gak ya membeli Playmat? Lalu apa kegunaannya?

Sensory Activity Favorit Owen untuk Usia 7.5 mo

Dunia anak untuk Owen sebagian besar masih bermain. Buat permainan yang menarik & bermanfaat bagi perkembangan otaknya.

Tips Stimulasi Otak Baby di 1000 Hari Pertama Usianya

Kita semua ingin anak kita tumbuh dan berkembang serta memiliki peluang terbaik yang tersedia bagi mereka.

Potty Training di Usia 6 Bulan

Setelah setengah bulan lebih MPASI, saya mulai potty training ke Vonn. Usia Vonn sekarang 6 bulan 11 hari.

Mengapa Bayiku Senang Memasukkan Benda ke Mulutnya?

Bayi senang mengeksplorasi. Bagi bayi belajar adalah pengalaman indera yang harus dimanfaatkan.