Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tanda Bayi Kurang ASI

FEEDING  |  05 Mar '18


Setiap Ibu pasti akan lebih memilih untuk memberikan ASI ekslusif dibandingkan dengan susu formula. Pasalnya, ASI ekslusif memiliki peran yang sangat penting untuk perkembangan dan pertumbuhan bayi. Namun dalam praktiknya, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh Ibu menyusui atau pun si buah hati. Salah satu tantangannya adalah minimnya produktivitas ASI ataupun si buah hati belum bisa menyusui. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengetahui dan memahami tanda-tanda bayi kurang ASI. Berikut ini adalah beberapa tanda-tandanya:

  • Menurunnya berat badan bayi. 
    Pada umumnya, setiap bayi yang baru dilahirkan akan kehilangan sekitar 5-10% berat badannya. Namun dengan bantuan ASI, berat badan yang hilang tersebut akan kembali dalam kurun waktu  5-10 hari. Terkadang, tidak semua Ibu memproduksi ASI secara lancar, begitu pula tak sedikit bayi yang tidak mampu menghisap ASI dengan baik. Situasi seperti ini harus diwaspadai, karena jika dalam kurun waktu 5-10 hari berat badan bayi tidak kunjung naik bahkan cenderung mengalami penurunan, harus segera diperiksakan ke dokter.
  • Kurangnya frekuensi buang air kecil 
    Jarang membuang air kecil juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur bahwa bayi kekurangan asupan ASI. Bayi yang mengalami kekurangan ASI tidak akan menghabiskan lebih dari 5 popok dalam satu hari. Sedangkan bayi yang telah mencukupi asupan ASI, cenderung akan lebih sering mengeluarkan air kecil hingga menghabiskan lebih dari 8 popok setiap harinya.  
  • Warna urin cenderung gelap kemerahan Bayi yang mendapatkan cukup ASI akan memiliki warna urin yang pucat dan cenderung bening. Namun, warna urin pada bayi yang kurang ASI akan terihat lebih gelap kemerahan seperti jus apel merah. Kondisi tersebut disebabkan oleh dehidrasi yang terjadi pada bayi. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan dan harus segera dikonsultasikan ke dokter.
  • Bayi terlihat lemas dan lebih rewel. 
    Bayi yang kekurangan ASI akan lebih rewel dan terlihat sangat lemas. Bayi yang cukup ASI akan lebih ceria dibandingkan dengan bayi yang kurang ASI. Bayi yang kekurangan ASI akan mudah tertidur saat menyusui dan ketika posisinya dipindahkan akan menangis.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1591 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Cara Memerah ASI Dengan Baik Dan Benar

Tidak semua moms dapat memerah ASI menggunakan breastpump, salah satu alternatif adalah memerah dengan tangan. Berikut ini adalah cara memerah [...]

Bagaimanakah Rasa ASI?

Rasa dari ASI akan hilang setelah 8 jam. Apa yang menyebabkan kondisi ini terjadi? Mari cari tahu jawabannya berikut ini.

Teknik Menyusui Yang Sering Digunakan

Kunci sukses dalam memberikan ASI terletak dalam ketepatan teknik menyusui. Oleh karena itu, mempelajari teknik menyusui sangatlah penting. Yuk, [...]

Bahaya Menyusui Saat Hamil

Salah satu pantangan yang wajib dihindari oleh setiap Ibu hamil adalah menyusui ketika hamil. Kenapa ya? Yuk, temukan jawabannya berikut ini.