Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tambah Kecerdasan Anak Dengan Senam Otak

HEALTH TIPS  |  16 May '18

Banyak orang tua yang rela menghabiskan berapapun biaya untuk menambah keberhasilan tumbuh kembang anak mereka. Untuk membesarkan anak menjadi cerdas dan pintar tentu membutuhkan sebuah pengorbanan dan kerja keras. Orang tua terutama Moms harus memberikan asupan gizi dan membiasakan akan dengan hal positif tertentu untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Ada banyak cara untuk membantu kecerdasan anak, diantaranya adalah senam otak anak atau yang dikenal dengan brain gym.

Sejarah senam otak awalnya dimulai sebagai cara penyembuhan penyakit otak pada anak. Macam penyakit tu antara lain adalah ADD, hiperaktif, sulit konsentrasi, depresi, atau kerusakan otak. Dengan melakukan senam otak ini diharapkan anak yang memiliki masalah diatas dapat memperbaiki kualitas otaknya dan menjadi solusi. Namun, dalam perkembangannya senam otak ini mulai digunakan oleh berbagai kalangan. Mulai anak-anak sampai orang dewasa. Yang melakukannya juga tidak hanya yang mempunyai masalah otak saja, senam otak ini juga bisa dilakukan untuk menambah kecerdasan dan kepintaran anak pada umumnya.

Berikut ini adalah hal yang mempengaruhi kecerdasan anak yang harus orang tua ketahui :

Seperti yang pernah ditulis dalam mom.me. ada sebanyak 6 faktor yang mempengaruhi kecerdasan otak pada anak, antara lain adalah :

  • Makanan yang dikonsumsi anak 
    Hal ini penting karena makanan yang dikonsumsi adalah faktor penting dalam kecerdasan anak. Orang tua dapat mengontrol makanan apa yang dimakan oleh anak. Jangan sampai menimbulkan masalah kesehatan hingga membuat perkembangan otak anak menjadi terganggu.
  • Tidur 
    Saat anak tidur segala aktifitas tubuh akan melemah dan membuat tubuh mempersiapkan tenaga untuk yang akan datang. Apabila kebutuhan tidur kurang terpenuhi oleh anak akibatnya adalah otak tidak dapat berkembang baik dan kecerdasan dapat terganggu.
  • Kegiatan fisik yang seimbang 
    Pada usia anak, identik dengan gerakan aktif yang dilakukan anak secara berlebihan. Dalam aktivitas bermain misalnya, anak yang tidak akan berhenti bermain sebelum diberi peringatan oleh orang tua. Jadi, pastikan anak anda bermain dan bergerak dengan wajar-wajar saja. Jangan biarkan anak bermain terlalu lama dan berat. Ada kalanya anak harus istirahat daripada harus selalu bermain fisik. Untuk solusi ini jangan melarang anak untuk bebas bermain. Tetapi berilah anak permainan yang tidak membutuhkan tenaga lebih. Tapi keaktifan fisik anak juga penting, biasanya anak pada usia sekolah sudah mendapatkannya di sekolah.
  • Trauma yang dialami anak
    Dalam kehidupannya anak akan mengalami rasa takut karena mungkin sesuatu itu pernah memberi rasa yang menakutkan atau menyakitkan di waktu lampau. Penting bagi orang tua untuk mengetahui apa dan bagaimana trauma itu bisa dialami anaknya. Hal yang menjadi indikasi adalah berubahnya pola tidur. Makan, perubahan perilaku, atau kesulitan dalam pergaulan sehari-hari. Cara yang paling efektif untuk masalah ini adalah dengan lebih dekat dengan anak dan dampingi serta jangan lupa untuk membuka komunikasi yang positif dengan anak anda. ingat, jangan menghakimi. Hal ini akan menyebabkan anak semakin merasa takut untuk mau berbagi cerita. Konsultasikan kepada pihak yang lebih mengerti jika kelakuan anak sudah diluar batas wajar, karena jika hal ini dibiarkan maka akan menghambat tumbuh kembang anak sehingga akan memperlambat proses belajar anak dengan lingkungannya. Dukung anak anda agar terbebas dari trauma agar menjadi anak yang normal dan cerdas.
  • Hubungan yang harmonis antara orang tua. 
    Anak yang tinggal pada lingkungan yang nyaman akan berbeda dengan anak yang dibesarkan dalam lingkungan bermasalah. Orang tua sudah sewajarnya membantu tumbuh kembang anak dengan memberikan afeksi dan materi. Hal yang sering terjadi adalah adanya masalah antara orang tua yang membuat anak tidak mendapatkan kasih sayang yang maksimal. Anak yang tinggal dalam lingkungan yang kurang harmonis menyebabkan iya menjadi anak yang takut, dan kurang percaya diri. Ia akan susah mengekspresikan cinta dan kasih sayang, hal ini akan berakibat pada proses belajar dan menghambat kecerdasan otak.
  • Kesempatan belajar anak 
    Upayakan untuk memberi ruang belajar anak seluas-luasnya. Ajarkan anak membaca dan menulis pada usia yang memungkinkan. Biasakan pada anak untuk menyukai pembelajaran. Untuk itu, biasanya ada orang tua yang mengirim anaknya pada les privat atau les konvensional. Bukan hanya untuk kepentingan pendidikan saja, kesempatan belajar ini juga meliputi apa yang disukai anak dan bagaimana ia mampu menguasai hal yang ia sukai ini. Misalnya saja les piano, manari, berenang, dan lain sebagainya.

Saat ini senam otak sudah diakui sebagai cara belajar yang baik, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Manfaat Senam otak untuk Kecerdasan anak adalah sebagai berikut :

  • Anak akan belajar dengan santai tanpa mengalami stress. Biasanya anak mengeluhkan kesulitan belajar yang membuatnya malas belajar. Dengan senam otak ini anak akan diajak untuk belajar yang terasa ringan.
  • Waktu senam ini sangat cepat, tetapi memiliki khasiat yang luar biasa. Jadi, tak banayk waktu yang terkuras untuk hal ini. Kapanpun dan dimanapun akan mudah dilakukan.
  • Tak memerlukan bahan atau tempat khusus, karena yang dibutuhkan hanya anak dan orang tua.
  • Dapat dilakukan di dalam keadaan apapun, baik saat belajar, bersantai, atau bekerja.
  • Sress dan emosi anak berkurang dan pikiran menjadi lebih jernih.
  • Daya ingat anak menjadi meningkat seiring waktu, dan menambah kemampuan bahasa.
  • Suasana belajar akan lebih menarik bagi anak dang membuatnya ketagihan belajar.
  • Anak bersemangat dan mau mencoba hal baru. Karena mereka akan menganggap senam ini sebagai permainan yang mengasyikkan.
  • Prestasi belajar anak akan meningkat.

Lalu, bagaimanakah contoh senam otak yang sesuai untuk anak-anak?.

Gerakan di bawah ini adalah cara yang sederhana, hanya membutuhkan gerakan tangan saja.

  • Lekatkan setiap ujung jari anak di depan dada, kemudian dimulai dari jempol diayuhkan kekiri dan ke kanan seperti gerakan mengayuh sepeda. Teruskan gerakan tersebut pada setiap jari hingga ke kelingking. Bantu anak untuk melakukannya dengan tempo yang semakin cepat.
  • Bentuklah pistol pada jari kanan anak, dengan ujung jadi diletakkan diatas telapak tangan kiri. Bentuk secara bergantian pistol pada tangan kanan dan kiri lakukan dengan cara yang semakin cepat. Hal ini bisa dilakukan sambil bernyanyi, atau membuat pertadingan antara anak-anak siapa yang paling bisa bertahan paling lama.
  • Letakkan tangan kanan anak pada atas kepala dengan menepuk-nepuknya dengan pelan. Lalu letakkan tangan kiri diatas perut dengan gerakan memutar. Lakukan berulang dengan posisi bergantian antara tangan kanan dan kiri. Usahakan untuk melakukan gerakan semakin cepat.
  • Cara yang selanjutnya adalah dengan cara menunjuk jari kedepan dengan gerakan jari kanan membentuk pola lingkaran dan yang kiri membentuk segitiga. Lakukan secara bergantian antara tangan kanan dan kiri membuat pola yang sebaliknya. Cara ini juga bisa dilakukan dengan bernyanyi lagu anak-anak.
  • Cara kelima ini bisa dilakukan dengan cara duduk, jadi sangat cocok digunakan dikelas. Gerakannya adalah dengan meletakkan tangan kanan dan kiri di atas paha. Gerakkan secara bersamaan dengan tangan kanan menepuk-nepuk dan tangan kiri menggosok. Lakukan dengan bergantian dan dengan waktu perpindahan yang semakin cepat.

Senam otak juga digunakan untuk menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri, ada beberapa gerakan untuk penyeimbangan inin diantaranya adalah :

  • Silahkan meminta anak untuk berdiri dan membuka kaki selebar bahu. Gerakan selanjutnya adalah mengangkat lutut dan menekuk tangan hingga menbuat siku tangan kanan menyentuh tangan kiri. Anak dapat memiringkan sedikit badan mereka. Lakukan cara ini berkali-kali secara bergantian, maka penggunaan otak kanan dan kiri dapat lebih seimbang dan anak akan dapat menerima hal yang baru dengan mudah. hal ini tuga bisa dijadukan latihan pernapasan dan keseimbangan tubuh anak.
  • Cara kedua adalah dengan menggambar simbol delapan tidur atau infiniti dengan ujung jari di udara atau bisa di kertas. Gambarlah dari arah yang dominan menurut anda kemudian balik kearah yang kurang dominan. Selain itu anda bisa mencoba menulis dengan tangan kiri jika yang dominan adalah tangan kanan, dan sebaliknya. Dengan melatih tubuh bagian kiri ini akan menghidupkan semangat kreatifitan yang merupakan tugas otak bagian kanan. Lakukan ini kurang lebih 30 detik saja setiap hari bersama buah hati anda. gerakan menggunakan tangan yang kurang dominan juga membantu fokus dan konsentrasi pada anak.
  • Gerakan yang satu ini selain bisa menyeimbangkan otak ia mampu memperkuat konsentrasi dan keseimbangan tubuh. Caranya adalah berdiri tegak dan nyaman. Usahakan anak dalam keadaan tenang agar otot-otot menjadi rileks. Kemudian silangkan tangan di depan dada dan juga menyilangkan pergelangan kaki. Diam beberapa saat sampai anak tenang dan rileks. Bisa berlangsung selama 1 menit dengan mememjamkan mata. Cara ini ampuh diterapkan kepada anak yang ingin belajar dengan membutuhakn konsentrasi dan relaksasi.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

 

BACA JUGA: Imunisasi Wajib Anak 2 Tahun

41 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories