Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Tahapan Proses Melahirkan Normal

PILLAR POST 2  |  PREGNANCY  |  Trimester 3  |  12 May '18

Masa kehamilan adalah perjalanan berat yang dialami wanita sebelum ia menjadi seorang ibu, perjuangan 9 bulan harus dilaluinya untuk melahirkan bayi. Namun tahapan persalinan normal yang dialami tiap ibu hamil tentu berbeda-beda. Ada yang sudah dipersiapkan dan ada yang belum, atau mungkin ada juga yang tidak mengetahui proses tahapan persalinan sama sekali. Sebelum akhirnya Anda bertemu dengan buah hati sebaiknya Anda mengetahui beberapa tahap proses melahirkan normal yang akan dialami ibu hamil.

Tahap pertama dalam proses persalinan normal ketika ibu hamil mulai mengalami kontraksi. Perubahan ini akan terlihat pada ukuran leher rahim yang dikenal dengan istilah pembukaan. Tahapan selanjutnya adalan proses mendorong tubuh bayi agar berhasil keluar dengan selamat dan yang terakhir tahapan ketiga, yaitu keluarnya plasenta bersama tubuh bayi atau keluarnya plasenta beberapa menit setelah bayi dilahirkan.

Tahap Petama Fase Awal Proses Melahirkan Normal

  • Pada tahapan pertama yang terjadi adalah leher rahim yang mulai membuka, kontraksi yang terjadi dalam perut akan ringan dan berlangsung selama 30-90 detik. Dan semakin lama kontraksi akan semakin teratur setiap 5 menit.
  • Seiring dengan berjalannya waktu, leher rahim sedikt demi sedikit akan mulai terbuka. Biasanya ada lendir yang mirip dengan keputihan akan bercampur dengan darah dan keluar dari vagina.
  • Pembukaan Leher rahim mencapai 4 hingga 6 jam, namun bisa saja berbeda tergantung dari setiap orang. Jika baru kehamilan pertama, maka fase ini umumnya akan memakan waktu 6-12 jam.

Tahap Pertama Fase Aktif Proses Melahirkan Normal

  • Mulai kram kaki, merasa mual dan tekanan pada punggung, jika air ketuban belum pecah maka akan terjadi di fase ini.
  • Leher rahim akan melebar lebih cepat dan kontraksi mencapai 6-9 kali lebih sering, lebih lama dan lebih kuat.
  • Intensitas rasa sakit dibagian perut akan meningkat hingga tak mampu menahannya, fase ini biasanya berlangsung 4 hingga 8 jam.

Pada tahap ini Anda tidak lagi merasakan kontraksi berlebih seperti pada fase aktif karena akan lebih banyak waktu untuk beristirahat. Bayi perlahan-lahan posisinya akan turun ke jalan lahir, namun jangan terlalu tergesa-gesa biarlah rasa ingin mengejan datang secara alami agar tidak menyakitkan. Setelah beberapa saat akan terlihat tonjolan kepala bayi diantara vagina dan anus, tidak lama kulit kepala bayi akan keluar.

Tahap Ketiga Proses Persalinan Normal

Pada tahap ketiga, Anda harus menunggu hingga plasenta keluar dari mulut rahim. Biasanya keluar sekitar 5-10 menit setelah bayi lahir. Pada fase ini Anda bisa memberikan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) kepada sang bayi. Kemudian setelah plasenta berhasil dikeluarkan, langkah selanjutnya adalah sang ibu diberi obat bius lokal untuk mengurangi rasa nyeri karena perawat akan menjahit robekan jalan lahir bayi.

Itulah sedikit penjelasan tahapan persalinan normal yang umumnya dilalui oleh ibu hamil. Pastikan Mom mengetahui proses tahapan tersebut agar dapat menjadi lebih siap ketika menjalani proses persalinan.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

BACA JUGA: Tidak Adanya Tanda-tanda Kehamilan, Apakah Normal?

1231 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories