Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Syarat Induksi Persalinan

PREGNANCY  |  Trimester 3  |  25 Jan '18

Induksi persalinan adalah salah satu cara yang di lakukan untuk merangsang kontraksi rahim sebelum kontraksi alami terjadi. Hal ini dilakukan apabila dalam proses melahirkan tidak ada tanda-tanda melahirkan, sehingga ibu hamil membutuhkan rangsangan untuk memancing rasa mulas, dengan demikian bisa memudahkan janin keluar secara alami.

Namun induksi persalinan tidaklah dilakukan secara sembarangan karena bisa saja menyebabkan resiko, ada beberapa prosedur dan syarat induksi persalinan.

  1. Usia kehamilan lebih dari 42 minggu
    Apabila usia kehamilan sudah memasuki usia 42 minggu, namun ibu hamil belum juga mendapatkan tanda-tanda kehamilan, maka kemungkinan besar ibu hamil akan dibantu dengan induksi persalinan. Adapun yang menjadi pertimbangan dilakukannya induksi persalinan adalah plasenta pada saat usia kehamilan sudah melebihi 42 minggu, plasenta tidak mampu mencukupi kebutuhan nutrisi dan pernafasan yang baik, sehingga hal itu bisa menyebabkan resiko kematian di dalam rahim.
  2. Riwayat kesehatan ibu hamil
    Kesehatan merupakan syarat induksi persalinan yang penting diperhatikan, sebab apabila ibu hamil mempunyai penyakit seperti ginjal, hipertensi, penyakit jantung, diabetes melitus, preeklamsi, masalah payudara dan eklamsi. Selain itu, bagi ibu hamil yang memiliki kondisi fisik seperti bentuk panggul yang sempit dan memiliki kelainan pada tulang belakang, biasanya akan diberikan induksi berdasarkan riwayat kesehatan ibu.
  3. Kesehatan Janin
    Induksi persalinan dapat dilakukan apabila kondisi kesehatan janin sudah mulai terancam, seperti plasenta previa yang letaknya abnormal sehingga menutupi jalan lahir, adanya kelainan pada pertumbuhan struktur bayi dan terjadinya kematian intrauterine yang disebabkan oleh pertumbuhan janin yang terhambat.

Untuk pemberian induksi persalinan dapat dilakukan dengan 2 cara, pertama dilakukan secara kimia yaitu dengan memberikan obat-obat khusus. Kedua, secara mekanik yaitu dengan memecahkan air ketuban pada saat melahirkan.

Kemudian ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memberikan induksi persalinan, yaitu:

  • Serviks uteri
    Serviks uteri yang sudah matang biasanya ditandai oleh serviks yang sudah menipis dan dapat dilalui dengan jari.
  • Tidak adanya disproporsi sefalovelfik (CPD)
    Yaitu ketidaksesuaian kepala janin dan panggul ibu yang menyebabkan janin tidak bisa keluar lewat vagina.
  • Sebaiknya induksi dilakukan apabila kepala janin sudah mulai turun ke area tempat keluar janin atau sudah mulai masuk kedalam rongga panggul. 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Manfaat Bayam Merah Untuk Ibu Hamil

948 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories