Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Sudah Vaksin MR, tapi kok Masih Terkena Rubella?

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  07 Dec '18

Moms benar atau tidak kalau kita suka berpikir bahka jika anak sudah divaksin, maka semua akan aman. Namun, ternyata tidak juga lho Moms, anak saya pada saat umur 1 tahun sudah vaksin MR tapi di umur 1 tahun 4 bulan ini dia tekena rubella. Kok bisa yah? Bisa Moms, jadi ternyata walaupun sudah vaksin MR masih ada kemungkinan tubuh terkena penyakit campak dan rubella, tetapi penyakitnya akan jauh lebih ringan dan tidak berbahaya. Berbeda dengan yang tidak vaksin MR, penangannya akan lebih lama dan lebih berbahaya.

Bagaimana saya bisa mengetahui kalau anak saya terkena penyakit rubella?

Jadi awalnya Kafa itu memang demam tinggi, tapi saya pikir itu hanya demam biasa, hanya gejala mau batuk atau pilek, di hari ke-2 demam sudah turun sampai akhirnya di hari ke-3 demam naik dan muncul bercak merah di badannya. Hari ke-4 demamnya masih tinggi, akhirnya saya memutuskan untuk membawa dia ke dokter. Dan benar dugaan awal saya, Kafa terkena rubella. Akhirnya dokter meresepkan 2 obat yang harus dihabiskan dan dokter juga bilang kalau penyakitnya tidak akan terlalu parah karena sudah vaksin, bercak merah akan hilang sendiri hingga hari ke-8 hingga 10.

Pada hari ke-8 bercak merah lama-lama menghilang dari pipi hingga badan. Tapi dokter mewaspadai Kafa untuk tidak dekat-dekat dengan ibu hamil, karena dampaknya akan sangat fatal untuk ibu hamil di trimester 1.

Bagaimana cara penularan rubella?

Rubella adalah penyakit infeksi virus akut, sangat mudah menular yang biasanya berupa penyakit ringan pada anak. Penyebab penyakit ini karena adanya virus Rubella dengan cara penularannya adalah melalui saluran pernapasan pada saat batuk atau bersin. Cara penularan terhadap ibu hamil adalah menulari janin melalui plasenta. Ibu hamil terinfeksi di usia kehamilan di bawah 12 minggu memiliki risiko tertular ke janin hingga 80-90 persen.

Lebih bad news-nya, saya saat ini sedang hamil di trimester 1 dan akhirnya selama 10 hari saya harus berjauhan dengan anak saya. Dalam arti saya tidak bisa main bareng ataupun tidur satu kasur hingga anak saya benar-benar sembuh total.

Semoga bermanfaat.

By: Nihayatul husna

Copyright by Babyologist

55 Nihayatul husna Send Message to Writer

Related Stories