Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Sudah Tepatkah Dosis Paracetamol yang Moms Berikan?

HEALTH TIPS  |  12 Jan '19

Paracetamol adalah salah satu obat yang memiliki sifat analgetik dan antipiretik. Analgetik adalah penghilang rasa sakit, sedangkan antipiretik adalah penurun demam. 

Paracetamol sering dijadikan andalan bagi para Moms karena paracetamol termasuk golongan obat bebas, yaitu obat yang memiliki lambang bulat hijau dengan tepi hitam, yang dapat mudah ditemukan selain di apotek. Paracetamol juga memiliki efek samping yang cenderung rendah untuk konsumsi jangka pendeknya.

Tapi, sudah tepatkah dosis paracetamol yang Moms berikan pada si Kecil? 

Biasanya jika mau memberikan obat, Moms pasti melihat petunjuk yang ada di kotak obat kan? Yang perlu Moms ketahui adalah, pemberian dosis obat yang tepat pada bayi dan anak, bahkan dewasa adalah berdasarkan berat badan, bukan berdasarkan umur. Namun sering kali, petunjuk yang ada di kotak obat adalah usia anak. Nah simak cara hitung di bawah ini ya Moms, agar kita mengonsumsi obat tepat sesuai dosis dan cara penggunaannya. 

Untuk contoh ini, saya menggunakan Sanmol drop sirop untuk bayi. Untuk sanmol drop, tertulis kandungan dari paracetamol adalah 60 mg dalam setiap 0,6 ml sirop. Artinya sama saja setiap 0,1 ml mengandung 10 mg paracetamol. (Hasil bagi dari 0,6/6 = 0,1 dan 60/6 = 10). Dosis Paracetamol untuk bayi adalah 10-15 mg/kg Berat Badan. Artinya, dosis paling minimal adalah 10 mg per kg berat badan dan tidak boleh melebihi 15 mg per kg berat badan. Maka jika BB anak Anda adalah 5 kg, perhitungannya menjadi 10 mg x 5 = 50mg. 50 mg adalah dosis sekali minum untuk anak Anda. Maka berapa ml yang diminum? Jika dalam 0,1 ml mengandung 10 mg paracetamol, maka (50 mg x 0,1 ml) / 10mg = 0,5 ml. Maka untuk anak dengan berat badan 5 kg pada umur 3 bulan, pemberian volume paracetamol adalah 0,5 ml.

Bagaimana dengan sirop? Perhitungannya sama saja. Dosis Paracetamol 10-15 mg/kg BB (Sumber: Medscape). Kekuatan Sanmol di sirop adalah setiap 5 ml mengandung 120 mg paracetamol. Atau setiap 1 ml sanmol mengandung 24 mg Paracetamol (sama-sama dibagi 5). Jika anak BB nya adalah 10 kg maka:

10 mg x 10 kg = 100 mg/sekali minum dosis paracetamolnya. Maka,

(100 mg x 1 ml)/24 mg = 4,2 ml.

Paracetamol ini dapat diminum setiap 6 jam sekali ya Moms. Jadi misal anak sudah demam tinggi, harus dipantau demamnya, jika 6 jam setelah pemberian paracetamol masih demam, dapat diberikan kembali sesuai dosis yang benar.

Selamat belajar Moms. Semoga ilmunya dapat dimengerti dan bermanfaat.

 

Semoga bermanfaat.

By: Dina masturah

Copyright by Babyologist

243 Dina masturah

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ingin Hamil? Simak Apa yang Perlu Diperhatikan oleh Moms Penderita Hipertensi

Apakah moms mempunyai riwayat penyakit hipertensi? Yuk, simak beberapa informasi berikut sebelum hamil.

5 Cara Alami Mengatasi Stretch Mark

Menjelang masa kehamilan stretch mark adalah sesuatu yang tidak mungkin terhindari, berikut cara meminimalisirnya!

Gejala Flu Singapura, Flu yang Dapat Menyerang Siapa Saja

Flu Singapura merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh enterovirus A.

Ini Penyebab Sakit Selama Ovulasi

Nyeri ovulasi pada wanita adalah hal yang wajar, namun jika berkepanjangan bisa jadi itu penyakit serius

Ini Faktor Penyebab, Gejala dan Ciri-ciri Tekanan Darah Rendah

Faktor apa saja yang menyebabkan darah rendah? Lalu seperti apa gejala dan ciri-cirinya?

Penting Gak Sih Menjaga Kebersihan Ibu Menyusui?

Menjaga kebersihan seorang ibu menyusui sangat penting agar menghindari bakteri yang akan masuk ke tubuh anak.

Caraku Atasi Keputihan Saat Hamil

Apakah Moms mengalami keputihan ketika hamil? Bagaimana mengatasinya? Yuk, simak tips ala mom Denasi.

Tanda Bayi Cukup ASI

Pastinya semua ibu ingin memeberikan yg terbaik untuk anak nya terlebih lagi yaitu pemberian lewat ASI.

Tips Menjaga Kekebalan Tubuh Anak Saat Musim Hujan

Ketika sedang musim hujan, jangan lupa memperketat kebersihan si Kecil agar tidak terkena berbagai macam penyakit.

Tips Memilih Botol Susu Bayi yang Baik

Apakah Moms sedang melakukan persiapan untuk kehadiran si Kecil? Simak tips memilih botol susu yang baik dan benar.

Faktor Pemicu Risiko Kanker Lambung dan Gejalanya

Penderita kanker lambung sering tidak menyadari gejala-gejalanya karena mirip sakit maag.

Ketika si Kecil Terkena Ruam Popok

Apakah si Kecil sedang terkena ruam popok Moms? Tidak perlu khawatir, yuk simak tips mengatasinya ala mom Samitri.

Temui 8 Tanda Gejala Diabetes Melitus Berikut? Segera Ubah Gaya Hidup

Penyakit diabetes melitus berkembang sangat perlahan jika dibandingkan dengan penyakit kronis lainnya

Yang Wajib Ada dalam Kotak P3K-ku untuk Baby 7 bulan

Baby dibawah satu tahun masih riskan terserang penyakit, karena itu keseshatan sangat penting untuk dijaga.

Gejala Maag Kronis dan Bedanya dengan Maag Biasa

Maag kronis atau gastritis kronis adalah radang lambung yang terjadi berulang dalam waktu yang lama. Apa gejalanya?

3 Sayuran untuk Ibu Hamil dengan Nutrisi Lengkap Paling Bagus

Pastinya setiap ibu ingin memberikan gizi yang terbaik untuk anaknya. Mari konsumsi sayuran dengan nutrisi terlengkap!

Penyebab Kejang Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Apakah si Kecil mengalami kejang Moms? Jangan khawatir, yuk, simak informasi penanganannya berikut ini.

Tips Menyusui Saat Saya Terserang Flu dan Batuk

Bolehkah tetap menyusui saat terserang batuk atau pilek? Tidak ada alasan untuk menghentikan proses menyusui ya Moms.

Segudang Manfaat Minyak Kelapa Murni Untuk Anak

Apakah Moms sudah tahu bahwa minyak kelapa memiliki segudang manfaat? yuk, simak informasi selengkapnya.

Gejala Hepatitis A Awal, Lanjutan dan Parah yang Perlu Diwaspadai

Hepatitis A adalah kondisi peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Apa saja gejalanya?