Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Sudah Siapkah Moms Menyambut Buah Hati?

MY STORY  |  PREGNANCY  |  02 Oct '18


Fase kehamilan merupakan fase-fase menyenangkan untuk Moms. Mulai dari mengetahui testpack positif, mendengarkan suara detak jantung janin, merasakan tendangan-tendangan kecil dari dalam perut, menyiapkan peralatan-peralatan untuk bayi, sampai menyiapkan nama untuk sang buah hati merupakan momen-momen yang priceless. Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk sang buah hati, selain baju-baju bayi, Moms juga harus mempersiapkan mental untuk kelancaran proses persalinan. Mari bersama-sama kita melihat bagaimana menit-menit pertama bayi ketika sudah dilahirkan.

Menit-menit Pertama Bayi

Kejadian pertama

Setelah bayi keluar dari rahim ibu, mungkin hal pertama yang ada di pikiran Moms adalah ‘apakah bayiku lahir selamat dan sehat?’. Tenang Moms, petugas kesehatan (dokter, bidan atau perawat) yang membantu persalinan akan memastikan bayi selamat. Segera setelah bayi lahir, mulut dan hidung bayi penuh dengan air (cairan amnion). Petugas kesehatan akan melakukan suction (menyedot) cairan tersebut untuk memudahkan bayi bernapas. Setelah itu, mereka akan memotong tali pusar bayi. Sekarang, bayi akan siap untuk hidup di luar perut Moms.

Transisi pertama

Segera setelah terdengar suara bayi menangis keras dan tali pusar sudah terpotong, bayi akan memulai fase penting dalam kehidupannya, yaitu menghirup udara luar dan sudah tidak berada di dalam kehangatan perut Moms lagi. Beberapa bayi akan lahir langsung dengan tangisan yang kencang, lalu seluruh badan berubah menjadi berwarna merah muda. Tapi ada sebagian bayi yang memerlukan perawatan khusus atau bantuan oksigen untuk bernapas.

Pertemuan pertama

Siapkah Moms bertemu dengan buah hati untuk pertama kalinya? Setelah masa-masa genting terlewati (bayi sudah bernafas normal dan badan berwarna merah muda), tenaga kesehatan akan melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Apa itu IMD? Menurut Kementerian Kesehatan, IMD adalah memberikan ASI segera setelah bayi dilahirkan, biasanya dibutuhkan waktu 30 menit – 1 jam pasca bayi dilahirkan. Bayi akan diletakkan di perut Moms. Ikatan Doker Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa IMD merupakan langkah yang baik untuk memudahkan bayi dan Moms dalam memulai proses menyusui.

Proses IMD dimulai segera setelah bayi lahir dan telah diputuskan bayi tidak memerlukan resusitasi. Bayi akan diletakkan di atas perut Moms (jika melahirkan secara caesar, bayi akan diletakkan di dada). Bayi akan dikeringkan mulai dari muka, kepala, dan bagian tubuh lainnya kecuali kedua tangannya. Kedua telapak tangan bayi dan juga dada Moms tidak boleh dikeringkan karena pada telapak tangan bayi dan dada Moms mempunyai bau yang sama (bau amnion) yang akan membantu bayi mencari puting mama. Umumnya pada 30-45 menit pertama, bayi hanya akan diam di dada mama, yaitu untuk menenangkan dirinya setelah proses kelahiran. Tahapan ini juga memberikan ketenangan bagi sang ibu. Selanjutnya, bayi akan bergerak mendekati puting Moms. Dalam prosesnya, bayi akan memijat perut dan payudara Moms. Pada akhirnya bayi akan mencapai areola dan puting untuk kemudian memulai proses menyusu. 

Hal yang penting dalam proses IMD adalah terjadinya kontak kulit (skin-to-skin contact) antara bayi dan Moms. Bayi mendapatkan bakteri-bakteri baik dari dada Moms yang bermanfaat bagi pencernaannya yang masih rentan. Selain itu, manfaat besar dari kontak kulit ini adalah meningkatkan rasa percaya diri Moms sehingga dapat melancarkan ASI. Oleh sebab itu, IMD harus dilakukan lebih dari 60 menit agar Moms dan bayi bisa mendapatkan kesempatan kontak kulit yang optimal dan melakukan proses menyusu sesegera mungkin pada saat refleks menghisap bayi muncul.

Seusai tindakan inisiasi menyusu dini ini, baru tindakan asuhan keperawatan seperti menimbang, pemeriksaan antropometri lainnya, penyuntikan vitamin K1, dan pengolesan salep pada mata bayi dapat dilakukan.

Feeling pertama

Bayangkan momen-momen pertama saat Moms bertemu dengan buah hati, kira-kira apa yang ia rasakan setelah bertemu dengan Anda? Dengan memberikan kehangatan melalui sentuhan Moms, bayi akan merasakan ketenangan dan kehangatan seperti masih berada di perut Moms.

Sangat menyenangkan ya, membayangkan kejadian-kejadian itu semua. Semoga kehamilan Moms lancar sampai nanti bertemu sang buah hati ya!

Semoga bermanfaat.

By: Norma Pertiwi

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

437 Norma Pertiwi

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Begini Efeknya Kalau Menunda KB

Moms ada yang berencana KB tapi terus tertunda? Wajib simak cerita yang satu ini!

Jangan Sepelekan Pemeriksaan USG Saat Kehamilan, Ini Alasannya!

USG di masa kehamilan itu penting loh Moms! Yuk, simak ulasan berikut ini.

Ceritaku Hamil Kembar dan Mengalami Preeklampsia

Dibalik kelucuan memiliki bayi kembar, ternyata ada hal-hal yang perlu diwaspadai, salah satunya preeklampsia.

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?