Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Suami Jadi Tak Humoris? Jangan-Jangan Baby Blues

MY STORY  |  OTHERS  |  25 Sep '19


Baby blues selalu menjadi perbincangan hangat di dunia parenting. Sebetulnya tentu saja tidak ada yang menginginkan hal ini terjadi. Tapi apa boleh buat jika memang terjadi secara alami atau dikarenakan faktor psikis.

Pasca melahirkan kami terpaksa LDR dari bayi, karena dia terlahir prematur sehingga harus dipantau secara intensitif di ruang Neonatologi. Sepulang dari rumah sakit kami terus menerima pertanyaan bagaimana kondisi bayi dan kapan dia pulang. Kami yang saat itu dalam kondisi capek dan berduka semakin bingung dan kesal bagaimana harus menghadapi keadaan.

43 hari berlalu, akhirnya anak diperbolehkan pulang. Sebagai orang tua baru, tentu kami menyambutnya dengan haru dan suka cita. Tapi apakah semuanya sudah selesai? Ternyata belum Moms.

Suamiku Baby Blues

Lucunya, sampai anak pulang saya tidak merasa baby blues. Tidak ada sedikit pun kesal, benci pada anak. Walaupun memang capek begadang tapi tak sedikit pun berlebihan sampai tidak ingin melihat bayi.

Berhubung anak kami prematur jadi ia harus screening organ. Nah, itulah awal mula baby blues. Tapi tidak seperti pada umumnya, saat itu malah suami yang terkena baby blues.

Sempat kesal, suami jadi tidak humoris. Hobi nontonnya semakin menjadi dan tidak terlihat support istri menyusui. Padahal, saat-saat seperti itu istri membutuhkan sekali dukungan. Akhirnya, saya seringkali menangis saat begadang karena kurang merasa diperhatikan.

Marah? Awalnya iya, tapi setelah membaca banyak artikel saya sadar bahwa suami terkena baby blues. Dia terlihat sesekali murung, tidak humoris dan sibuk dengan dunianya. 

Sebagai seorang istri saya harus memulai meluruskan keadaan. Maka dari itu saya selalu izinkan dia jika ingin me-time ke bioskop atau 'ngopi' dengan teman-temannya. Dengan catatan tidak sampai larut malam.

Seiring waktu suami tidak murung lagi dan bisa bersikap seperti biasanya. Jika ada hal genting tentang anak diusahakan menyelesaikannya bersama-sama dengan baik.

Intinya, baby blues bisa dialami suami. Maka dari itu mari menjadi pasangan yang cepat tanggap dan bisa memberi solusi. Setelah itu suami juga jangan lupa kembali memperhatikan istrinya. Karena ibu senang, keluarga juga senang!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

178 Laela Marlina

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Manfaat Air Purifier untuk Pencegahan Virus

Partikel udara kotor ternyata dapat mempercepat penyebaran virus. Air purifier efektif untuk membantu menghilangkan partikel udara kotor.

Waspadai Banjir Bersama si Kecil Saat Musim Hujan

Salah satu masalah besar yang tidak bisa dihindari saat musim hujan adalah bencana banjir.

Tidak Hanya Melembabkan Udara, Berikut Manfaat Humidifier Lainnya

Humidifier tidak hanya berguna untuk melembapkan udara lho Moms, masih banyak manfaat yang bisa didapat dari humidifier

Pentingnya Mengatur Kelembapan Ruangan

Udara yang panas dan penggunaan AC yang sering menyebabkan kulit kering. Maka dari itu Moms perlu alat yang satu ini

Perlukah Air Humidifier untuk si Kecil?

Apa saja sih manfaat yang dapat dirasakan setelah menggunakan air humidifier bagi kesehatan si Kecil dan keluarga?

Ruangan Ber-AC Membuat Kulit Kering? Yuk Moms Pakai Humidifier!

Penggunaan AC setiap hari bisa membuat kulit kering, tapi tenang Moms ada solusinya untuk mengatasi kulit kering

Tidak Hanya Ibu, Ternyata Ayah Juga Rentan Mengalami Baby Blues

Baby blues yang biasa kita tau dapat menyerang seorang Ibu baru, tapi ternyata suami saya juga mengalaminya

Syndrome Baby Blues yang Dialami oleh Suamiku

Baby blues pada ayah berbeda dengan baby blues yang terjadi pada ibu akibat perubahan hormon pada wanita.

Baby Blues yang Terjadi pada Suamiku

Saat si Kecil lahir, tentu saya banyak sekali melihat perubahan yang terjadi dalam diri suami saya.

Ketika Suami Baby Blues, Ini Cara Saya Menanganinya

Aku ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana awal suamiku terkena baby blues dan bagaimana aku menyikapinya.

Cerita Syndrom Baby Blues yang Menimpa Suamiku

Lain anak, lain cerita. Saat anak kedua kami lahir, justru suami sayalah yang mengalami sindrom baby blues.

Baby Blues yang Dialami Ayah saat Kelahiran Anak Keduaku

Halo moms, sedikit cerita, saya ibu dari dua orang anak dimana umur saya dan suami berbeda 4 tahun.

Mengalami Baby Blues secara Bersamaan, Aku dan Suamiku Menjadi Semakin Mesra

Setelah menikah, saya memilih meninggalkan comfort zone saya di rumah orangtua, untuk ikut dengan suami

Waspada Pre-Baby Blues pada Suami!

Sepuluh tahun saya berpacaran dan akhirnya sampai di jenjang pernikahan.

Tipsku agar Daddy Blues Tidak Berujung Depresi

Memiliki anak adalah life changing moment bagi para pasangan. Mereka memiliki title baru, sebagai "orang tua".

Aku Tidak Baik-baik Saja

Ada perasaan takut ketika aku hanya sendirian di rumah bersama bayiku. Bayiku berusia dua minggu saat itu.

Mari Kita Pahami Kondisi Psikis Ibu yang Baru saja Melahirkan

Menjadi seorang Ibu merupakan suatu hal yang menurut saya ajaib

Pengalaman Baby Blues Dan Beberapa Faktor Penyebabnya

Baby blues pernah dirasakan sebagian besar ibu. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan baby blues

Cemburu Sama Anak Akibat Baby Blues

Sempurna: lahiran normal, pembukaan cepat, ASI lancar, keluarga besar siap membantu, tapi tetap alami baby blues?

Takut Mencari Informasi Karena Baby Blues

Saya pun tersadar mencari informasi itu penting, membantu saya menemukan solusi dan tidak panik dalam mengurus newborn