Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Stop MengASIhi karena Hal Tak Terduga

BABY  |  FEEDING  |  MY STORY  |  TODDLER  |  28 Oct '19


Saya sangat bersyukur diberikan anugrah bisa mengASIhi baby gian sampai dengan usia menginjak 21 bulan, yah lebih tepatnya 20 bulan 1 minggu. Sejak saat itu gian sudah tidak nen lagi. Kejadiannya benar-benar tidak terduga. Sebelumnya saya sudah membaca sharing mom lain di babyologist tentang cara menyapih, karena saya pikir akan sangat sulit untuk menyapih gian.

Walaupun saya bekerja, setiap hari baby gian minum ASI yang sudah saya siapkan dan tiap
malam selalu direct breastfeeding. Saya bertekad untuk menyapihnya di usia 2 tahun. Sesekali
mencoba untuk mengecek ketertarikan gian terhadap nen, masih tetap sama. Jika tidak dikasih pasti nangis sejadi-jadinya. Walaupun saya sudah sounding berulang-ulang bahwa gian sudah besar, ga nen lagi yah dan pada saat itu juga pasti langsung menangis.

Kejadian tak terduga yang saya alami pada waktu menyusui gian di malam hari yang menjadi
kebiasaannya sambil menunggu tidur. ASI saya memang sudah tidak sebanyak dulu, hanya
cukup untuk mengASIhi di malam hari dan saat itu saya merasa PD saya sakit, lalu saya bisikan gian bahwa nen nya sakit, ayo dilepas tapi semakin saya suruh lepas semakin kuat gigitannya dan saya pun berteriak. Gian buka mata dilepas nen nya dan kembali tidur (krn memang sudah ngantuk ).

Saya langsung periksa kondisi PD karena rasanya sakit dan pedih, mulai dari bagian
atas PD saya lihat aman dan pada waktu bagian bawah saya lihat itu sudah terluka (sampai
berdarah dan seperti tersayat) saya sendiri sampai ngilu melihat PD saya. Selama saya
mengASIhi jujur baru kali ini gian menggigit PD, meskipun gian anak laki-laki namun bila
menyusui selalu lembut, PD saya tidak pernah terluka sebelumnya. Sampai keesokan harinya
pun saya liat lukanya masih belum menutup.

Saya berpikir wah nanti malam gian pasti minta nen dan benar saja menjelang tidur gian minta nen tapi saya bicara sejujurnya kalau “nen mami sakit, harus diobati dulu (gian sudah mengerti kalau sakit harus minum obat), jd gian nen besok lagi yah tunggu nen sembuh. Sekarang gian minum air putih dulu yah” Gian menggangguk dengan raut wajah sedih, malam itu gian tidur uring-uringan, gelisah sepanjang malam karena tidak tahu harus melakukan apa lagi selain nen.

Jadi gian main dengan bantal gulingnya atau bonekanya. Akhirnya tertidur juga. Hal ini terus
berlanjut sampai dengan 5 hari ke depan. Kemudian saya berpikir apa sekalian saya sapih saja
yah, karena ada kesempatan sudah tidak mengASIhi selama sakit 5 hari ini.

Akhirnya saya bertekad untuk menyapih saja, namun pada hari ke-10 gian menangis di tengah
malam lalu berusaha membangunkan saya untuk minta nen, saya berusaha mengacuhkan
namun tangisannya semakin kencang, akhirnya saya kasih gian untuk nen, tapi sepertinya ASI
sudah sedikit dan gian malah jadi gelisah dengan menghentakkan kakinya beberapa kali.
Kemudian saya menawarkan untuk minum air putih tapi gian tidak mau (mungkin kesal karena
tidak ada ASI), akhirnya nen dilepas juga dan gian kembali tertidur.

Sekarang gian masih selalu ingat sama nen, hanya saja ekspresinya sudah berbeda. Kadang
beberapa kali mengucapkan “nini” (= nen ), sambil tertawa dan bercanda. Dan syukurnya sampai saat ini, gian sudah berhasil disapih dan bisa tidur sepanjang malam tanpa terbangun. Saya merasa bangga memiliki anak seperti gian, karena hal menakutkan yang saya bayangkan dalam menyapih tidak terjadi pada gian. Terima kasih untuk semua dukungan mommy dan teman-teman, saya bersyukur dan berterima kasih boleh mengenal kalian melalui babyologist.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

433 Fenni jahja

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Manfaat Buah Alpukat untuk Tumbuh Kembang si Kecil

Sudahkah Moms menyajikan buah Alpukat untuk si kecil sebagai makanan pendamping ASI?

Perlengkapan Inti untuk MPASI si Kecil

Supaya tidak melebihi budget, kita bisa mempersiapkan perlengkapan MPASI si kecil yg inti saja

Jumlah Kebutuhan Air Putih untuk si Kecil

Air putih menjadi salah satu hal yang dapat memaksimalkan pertumbuhan & perkembangan tubuh si Kecil

Manfaat Menyapih Secara Bertahap

Ternyata menyapih dengan cara bertahap dapat memberikan banyak manfaat untuk Moms dan si Kecil loh

Makaroni Salmon Carbonara (MPASI 11 M+)

Jaga mood makan anak dengan memberi menu MPASI yang bervariasi yuk Moms.

Bola-Bola Tempe Keju untuk Bekal si Kecil ke Sekolah

Ketika anak sudah makin besar, kita sebagai mamanya harus pandai-pandai membuat menu variatif agar ia tidak bosan.

Jadwal Makan Ketat + Susu Kalori Tinggi untuk Menambah Berat Badan

Susu kalori tinggi umumnya diberikan kepada anak bayi atau balita yang mempunyai berat badan kurang.

Umur Berapa Anak Boleh Minum Susu UHT?

Baiknya anak dibolehkan minum susu UHT saat umur berapa ya? Yuk simak cerita Mom Natalia berikut ini