Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak

OTHERS  |  PARENTING  |  03 May '18


Kecerdasan berbahasa anak memiliki banyak manfaat bagi kehidupannya. Oleh karena itu, stimulasi untuk memperkaya kosakata dan berbahasa anak, hendaknya dilakukan sejak dini. Kosakata yang kaya akan memudahkan anak dalam mengungkapkan perasaannya, menjadi bekal bagi anak dalam kemampuan berpikir, interaksi sosial, begitu pula dalam perkembangan emosinya.

Kemampuan berbahasa anak banyak bergantung pada stimulasi orang dewasa di sekitarnya. Bagaimana cara menstimulasinya? Mari kita perhatikan di bawah ini:

Ajak bicara 

Meskipun masih belum bisa menjawab ucapan kita, teruslah ajak bicara memakai kalimat lengkap seolah-olah dia orang dewasa.

Ceritakan setiap tahapan aktivitas 

Jelaskan apa yang sedang kita lakukan setiap waktu. Misal saat mandi, jelaskan kenapa harus mandi, memakai apa, ini sabun, ini sampo, warnanya apa, dan seterusnya.

Jelaskan detail sebuah kata

Misal ketika melihat sapi, "Itu sapi, warnanya putih, dia makan rumput, bisa menghasilkan susu, bunyinya seperti...."

Bernyanyi dengan anak

Bernyanyi bisa kita gunakan untuk mengenalkan sesuatu yang baru. Misalnya dengan lagu Topi Saya Bundar, Dua Mata Saya, dan lain-lain. Kita bisa mengombinasikan lagu ini dengan kegiatan nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak akan memahami dan mengerti dari lagu yang dinyanyikan.

Membaca buku

Buku dapat mengembangkan imajinasi dan kreativitas. Pilih buku yang kontennya sesuai dengan usia, tidak mudah robek (board book), bergambar dan memiliki warna cerah, serta pastikan isinya bisa menanamkan karakter dan akhlak baik, misalnya seperti Little Abid.

Bicara secara baik dan benar

Tidak perlu bicara cadel kepada bayi. Koreksilah apabila anak bicara tidak jelas. Tentunya dikoreksi secara bertahap agar anak nantinya bisa mengucapkan secara benar.

Kontak mata

Kontak mata merupakan hal penting untuk dilakukan karena merupakan wujud perhatian. Hindari berbicara kepada anak namun kita tidak berkonsentrasi kepadanya. Kontak mata yang baik akan membuat anak merasa diperhatikan dan dihargai.

Perkembangan setiap anak memang berbeda, tapi kita bisa memaksimalkan stimulasi yang diberikan. Sebagai ibu, walaupun kita adalah pribadi yang pendiam, saat menstimulasi mesti "cerewet" demi anak. 

Semoga bermanfaat.

By: Tiya Maulida.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2254 Tiya Maulida

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Stimulasi Bayi Merangkak, Berdiri, dan Merambat

Untuk dapat merangkak, bayi butuh keseimbangan tubuh yang baik. Moms bisa mengikuti beberapa langkah ini untuk menstimulasi si Kecil.

Tips Merawat Bayi Prematur

Moms, yuk simak pengalaman dan tips merawat bayi prematur ala Mom Febby berikut ini. Semoga bermanfaat.

Perlukah Membuat Akun Media Sosial untuk Anak?

Media sosial telah kuat terikat pada kehidupan zaman sekarang. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun turut terlibat.

Membuka Rekening Tabungan Anak, Sejak Kapan?

Pendidikan anak saat ini sangat penting. Biasanya orangtua akan menyiapkan anggaran dengan membuka tabungan. Kapan sebaiknya dimulai?

Tahapan Belajar Bicara Anak

Mom harus memahami tahapan komunikasi anak agar dapat memastikan pertumbuhannya tergolong normal dan baik.

8 Kata Positif yang Sering Saya Ucapkan pada Anak

Mari kita simak apa saja kata-kata yang sering Mom Valent Cindy gunakan untuk Gavin setiap harinya.

Waspada Penyakit Terbaru Screen Dependencies Disorder

Waspadai penyakit terbaru, Screen Dependencies Disorder. Penyakit apa lagi ini? Apa yang orang tua dapat lakukan untuk mencegah ini?