Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Stimulasi Bayi Merangkak, Berdiri, dan Merambat

OTHERS  |  PARENTING  |  04 Sep '18


Untuk dapat merangkak, bayi butuh keseimbangan tubuh yang baik. Oleh karena itu, saya melatih keseimbangan Celine dengan beberapa cara di bawah ini.

Cara Menstimulasi Bayi Merangkak, Berdiri, dan Berjalan Ala Mom Celine

1. Letakkan mainan di sebelah kanan bayi, supaya bayi berbalik arah ke kanan. Setelah berbalik, biarkan bayi bermain mainan dengan miring kanan selama 5 menit. Setelah itu, ambil mainannya tadi dan letakkan di sebelah kiri, biarkan dia main lagi dengan posisi miring kiri selama 5 menit. Setelah itu, ambil mainannya, telentangkan bayi. Pegang mainan di atas badan bayi, biarkan bayi main sambil menghadap ke atas selama 5 menit. Kemudian, tengkurapkan bayi dan letakkan mainan tersebut di depannya.

2. Lalu, kita juga bisa melatih bayi untuk memegang kedua kakinya dalam posisi telentang. 

3. Setelah melatih otot dan keseimbangannya, letakkan bayi di tempat yang cukup luas, boleh di kasur tapi pastikan kasurnya bukan tipe yang membal ke dalam kalau ditekan ya, Moms.
Letakkan mainan beberapa centimeter di depan bayi. Kalau bayi tampak cuek, coba tarik perhatiannya dengan memainkan mainan tersebut di depannya atau bisa juga kita yang ajak bayi main. Cara lainnya bisa dengan menggelindingkan bola kecil ke depan bayi. Lalu kita peragakan cara merangkak saat kita sejajar dan di samping bayi.

4. Supaya bayi cepat merangkak, lebih baik lepaskan bayi di playmat atau kasur. Jangan sering-sering mendudukkannya di kursi, bouncer, dsb. Tidak perlu memakai pelindung lutut juga. Karena bisa menghalangi sensor bayi yang malah memperlambatnya merangkak.

5. Setelah bisa merangkak, kita stimulasi berdiri. Gendong bayi di pangkuan dan posisikan dia berdiri dengan memegang badannya dengan kedua tangan kita. Jika kaki bayi belum kuat jangan dipaksa ya Moms. Coba terus hingga kaki bayi kuat. Jika sudah kuat, letakkan mainan di tempat agak tinggi, misal di headboard ranjang dan bayi diletakkan di ranjang. Jika bayi sudah bisa berdiri untuk mengambil mainannya, ambil mainan itu dan letakkan tepat di bawah kakinya. Ini memancing bayi untuk jongkok dan memperkuat kakinya yang bisa jadi bekal untuk berjalan.

6. Jika sudah lancar berdiri, geser mainan itu beberapa centimeter ke samping saat bayi sedang berdiri. Bayi mungkin belum bisa merambat pada awalnya, namun ulangi terus untuk menggeser mainannya hingga dia bisa merambat.

7. Setelah bisa merambat, kita bisa mulai menuntun bayi untuk berjalan. Caranya, kita duduk di playmat beberapa centimeter di depan bayi. Setelah itu, pegang kedua tangannya dalam posisi bayi sedang berdiri. Semangati bayi untuk melangkah.

8. Supaya cepat berdiri dan berjalan, biarkan bayi telanjang kaki. Jangan pakaikan kaos kaki. Supaya sensor bayi bekerja dengan baik.

Selamat mencoba.

By: Kristiani Chen.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

3133 Kristiani Chen

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Merawat Bayi Prematur

Moms, yuk simak pengalaman dan tips merawat bayi prematur ala Mom Febby berikut ini. Semoga bermanfaat.

Perlukah Membuat Akun Media Sosial untuk Anak?

Media sosial telah kuat terikat pada kehidupan zaman sekarang. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun turut terlibat.

Membuka Rekening Tabungan Anak, Sejak Kapan?

Pendidikan anak saat ini sangat penting. Biasanya orangtua akan menyiapkan anggaran dengan membuka tabungan. Kapan sebaiknya dimulai?

Tahapan Belajar Bicara Anak

Mom harus memahami tahapan komunikasi anak agar dapat memastikan pertumbuhannya tergolong normal dan baik.

Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak

Kecerdasan linguistik anak haruslah diasah sejak dini, hal ini bertujuan untuk mempercepat kemampuan berbicaranya.

8 Kata Positif yang Sering Saya Ucapkan pada Anak

Mari kita simak apa saja kata-kata yang sering Mom Valent Cindy gunakan untuk Gavin setiap harinya.

Waspada Penyakit Terbaru Screen Dependencies Disorder

Waspadai penyakit terbaru, Screen Dependencies Disorder. Penyakit apa lagi ini? Apa yang orang tua dapat lakukan untuk mencegah ini?